Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
S2. "Pikirkanlah."


__ADS_3

Yolanda mendatangi Ana dengan berlinang air mata. Ana benar-benar prihatin melihatnya, apa Yola ingin deddynya menangani Akbar untuk Yola? Akbar tidak berhak melakukan hal seperti ini pada Yola.


"Dosa dan karma apa yang telah kulakukan, Na? Kenapa aku harus bertemu dengan pria semacam itu?!"


"Lalu apakah Akbar bersedia mengakhiri hubungannya denganmu? Apa kau ingin aku bicara dengannya?"


"Tidak perlu. Lebih baik biarkan saja ini berakhir seperti ini saja."


Ana penasaran. Tapi dia ingin Yola menjawab dengan jujur. "Kau mencintai Akbar, kan?"


Pertanyaan itu sontak membuat Yola terdiam sedih teringat berbagai kata-kata dan perbuatan kasar Akbar terhadapnya. Yola sontak menyangkal dan menangis makin sedih. Prihatin, Ana langsung merangkulnya dan membiarkan Yola menangis dalam pelukannya. Sayangnya dia tidak tahu kalau Akbar sendiri juga menderita.


_______


Taro baru pulang dan mendapati kekasihnya sudah menunggunya di kamar. Tadi dia mendapat telepon dari lokasi syuting yang mencari-cari keberadaan Kiky. Dia pergi ke mana seharian? Judi lagi? (Ya ampun ternyata kekasih Taro pejudi, padahal cewek lho plus Kiky temannya Yera heuy dunia memang sempit.)


Kiky membenarkannya dengan kesal. Dia capek nungguin uang yang lama datangnya, makanya dia pergi ke tempat itu. Berusaha bersabar, Taro berusaha menasehatinya untuk berhenti, judi tidak pernah membuat siapapun jadi kaya.


Kiky sudah punya karir yang bagus, andai saja dia tidak menghabiskannya dengan asal-asalan atau ingin menjadi kaya dengan jalan pintas, dia tidak akan bangkrut.


Kiky tidak terima diomeli. Lebih baik dia pergi saja ke orang lain yang lebih bisa mengurusnya. Taro mendadak panik dan langsung memeluknya erat sambil meminta maaf dan menyatakan cintanya, dia janji akan memenuhi janjinya dan mengurus Kiky. Lalu terjadilah hal semacam itu. (Iiiih! Aku nggak nyaman banget ngelihat adegan mereka. skip aja.)


Dari percakapan mereka, jelas Taro memang sengaja mendekati Yola. Sayangnya biarpun dia mengetahui rahasianya Yola dan bisa saja memanfaatkan itu untuk keuntungannya sendiri, tapi Yola juga mengetahui rahasianya terkait informasi harga yang dia kirim ke Jome. Dan sekarang Yola mengawasi segala gerak-geriknya, posisinya bahkan terancam sekarang.


Tapi dia meyakinkan Kiky untuk tidak khawatir. Dia pasti akan menemukan cara lain. Kiky lakukan saja apapun yang dia inginkan. Kiky tersenyum manis dan berkata kalau dia mempercayai Taro, tapi jelas dia sebenarnya kesal banget. (Hadeh, Taro, Taro, jelas-jelas dia cuma dimanfaatin sama Kiky.)


...*****...


Yola menangis menatap kedua anaknya. Dia benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Tante Jessie terburu-buru datang dengan cemas dan Yola langsung menangis dalam pelukannya.

__ADS_1


"Tante, apa yang harus kulakukan dengan pria ini. Semakin aku mengusirnya, kenapa dia malah semakin dekat? Semakin dekat dia, semakin aku terluka."


Tante Jessie prihatin. Karma apa yang menimpa Yola ini? Tapi... "Kau sebenarnya membencinya sekaligus mencintainya, kan?"


Yola sontak menyangkal keras. "Aku tidak mencintainya! Aku membencinya! Aku membencinya! Aku membencinya!"


Cemas, tante Jessie sontak menariknya ke dalam pelukannya dan berusaha menenangkannya.


...******...


Keesokan harinya, Taro bermulut manis pada deddy Jack tentang Yolanda yang menurutnya akan menjadi perhatian banyak orang sebagai pengusaha baru berbakat.


Tapi tiba-tiba dia terang-terangan mengklaim bahwa dia suka sama Yola. Deddy Jack seperti biasanya, sangat mempercayai Taro dan suka dengan keterusterangannya. Dia tidak akan menghalangi mereka, tapi dia juga tidak akan memaksa. Taro pasti belum mengatakannya pada Yola kan? Deddy Jack hanya akan mendoakan semoga cintanya Taro diterima sama Yola.


Saat Yola menyerahkan laporannya, deddy Jack tiba-tiba tanya apakah Yola suka bekerja di sini. Yola berkata lumayan, dan ada Taro yang membantu pekerjaannya juga.


"Sepertinya Taro tertarik padamu. Dia mengaku sendiri pada deddy."


"Bahwa dia tertarik padamu. Yola, kau harus memberinya kesempatan. Sepertinya dia orang baik." Ujar deddy Jack. Yola jelas tak senang mendengarnya, tapi dia tidak mengatakan apapun melawan deddynya.


Tak lama kemudian, Yola pun mengonfrontasi Taro. Dia yakin Taro mau memerasnya, apa yang Taro inginkan? Taro menyangkal dan langsung menyatakan cintanya, mengklaim kalau dia hanya ingin Yola memberi mereka berdua kesempatan untuk menjalin hubungan.


"Kurasa aku sudah memperjelasnya, jangan melewati batas."


"Aku tahu, tapi aku tidak bisa menghentikan hatiku. Dan lagi, menurutku jika kita berkencan, itu akan menguntungkanmu juga."


"Maksudnya?"


Taro mengklaim kalau dia bisa membantu Yola menghalangi tuan Akbar dari hidupmu. Dia tidak tahu hubungan apa yang mereka miliki. Tapi yang pasti, dia yakin kalau Yola tidak ingin deddymu mengetahui masalah ini. Makanya lebih baik mereka pacaran saja agar Akbar tidak akan datang dan mengganggu Yola lagi.

__ADS_1


"Aku tidak akan memaksamu. Cobalah pikirkan tawaranku ini. Jika tuan Akbar tahu bahwa kau tidak bisa diganggu lagi, maka kau akan baik-baik saja."


"Sepertinya kau lupa bahwa aku pernah mengabaikan kesalahanmu satu kali."


"Kesalahanku terlalu kecil dibandingkan masalahmu dengan tuan Akbar." Sindir Taro. "Pikirkanlah."


》Bersambung......


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐

__ADS_1


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2