Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 59 Sonya Vs Muna


__ADS_3

Usia kandungan Sonya kini menginjak 4 bulan,di rumah pastinya di temani oleh Alif juga bunda Soja dan Shinta.


Sonya menginginkan kehamilannya ada yang menemaninya di rumah.


Diruang tamu


"Mah perut mamah tambah besar?ternyata adek Alif di dalam ya mah?" tanya Alif


"Iya sayang,nanti beberapa bulan bakalan besar lagi. Kamu sabar ya Alif." jawab Sonya mengelus perutnya dan juga mengelus di rambut Alif.


"Iya mah,Alif sabar terus nungguin adek Alif."


Sedangkan mamah Soja dan Shinta nonton TV, dan Alif yang nempel terus dengan Sonya apalagi iseng terus di perut Sonya.


Diperusahaan


Alez selesai dari meetingnya kembali keruangan,untuk mengurus beberapa dokumen yang ia harus urus dan untuk di tandatangani.


Tok


Tok


Tok


(Suara ketukan pintu dari luar ruangan)


"Masuk." Jawab Alez yang masih fokus dengan dokumennya yang ia buka.


"Alez?" sapa seseorang yang sudah masuk kedalam ruangan Alez.


"Muna!" Alez menatap wanita itu dengan kagetnya yang ternyata adalah mantan istrinya.


"Ngapain kamu kesini?" Alez melanjutkan bicara dan menutup dokumennya.


"Lez,maafin aku yang telah meninggalkanmu,aku menyesali semua itu Lez." sedih Muna yang di buat buat.


"Cukup Muna, yang lalu biarlah berlalu aku udah gak mau liat muka kamu lagi."

__ADS_1


"Iya Lez aku tau setidaknya izinkan aku bertemu putraku. Aku mohon Lez!"


"Tidak! lebih baik kamu keluar dari sini. Alif putraku bukan putramu!"


"Aku yang melahirkan Lez,ingat itu!"


"Melahirkan? iya memang! Tapi semenjak kamu melahirkan Alif apa kamu menganggap dia sebagai anakmu. Kamu asyik dengan duniamu sendiri! Kamu tidak pantas menjadi ibunya." Senyum kecut Alez mulai berdiri.


"Aku sakit Lez, izinkan aku bertemu anakku." licik Muna


"Perduli apa aku! pergi keluar dari ruangan ku."


Sedangkan Sonya datang keperusahaan untuk menemui suaminya itu yang kemarin dari luar kota ada beberapa kerjaan yang ia urus disana jadi tidak sempat pulang langsung menuju ke perusahaannya.


Resepsionis dari perusahaan menyapa Sonya,


"Siang bu Sonya!" Sapa wanita itu berdiri menyapa Sonya dengan sopan


"Siang mbak,mbak pak Alez nya ada didalam?" tanya Sonya


"Ada bu,tapi-" ragu wanita itu


"Didalam ada wanita, mantan istri pak Alez,tadi udah saya cegah tapi maksa untuk masuk bu. Maaf!" tunduk kepala wanita itu yang gagal mencegah mantan istri Alez masuk kedalam.


"Tidak apa apa biar aku urus, kalau begitu saya masuk dulu ya mbak. Permisi!" jawab Sonya dengan senyum ramahnya


"Bu Sonya memang cantik baik juga beda dengan mantan istri pak Alez ya yang suka bentak bentak itu!" bisik bisik karyawan karyawan yang lalu lalang melihat Sonya sebagai istri bos di perusahaannya.


Sonya masuk kedalam ruangan Alez memang tanpa mengetuk pintu karena sengaja.


Sedangkan Muna tiba tiba pusing di karenakan dia punya penyakit entahlah penyakit apa. Otomatis Alez menolong Muna yang sedang hampir jatuh pingsan, saat Sonya membuka pintunya melihat Alez menyentuh lengan Muna seperti berperlukan,Muna masih dengan memegangi kepalanya yang pusing di bawa kesofa.


"Mas Alez!" panggil Sonya yang berdiri melihat Muna dan Alez membantunya duduk di sofa.


"Sayang." Alez menjawab lalu berdiri melihat kehadiran Sonya dengan tiba tiba.


Sonya dengan muka muramnya,Alez merasa akan ada kesalahapahaman nantinya sudah dagdigdug derr. Sedangkan Muna dengan senyum liciknya itu,Sonya menyadarinya. Sonya masih ingat dengan janjinya akan memegang kepercayaan satu sama lain bersama suami.

__ADS_1


"Yes! Perang baru dimulai. Diluar rencanaku tepat sasaran." batin Muna


"Sayang jangan salah paham tadi dia tiba tiba pusing aku cuma membantunya tidak ada yang lain kalau tidak percaya cek CCTVnya diruanganku ini. Sumpah sayang!" bujuk Alez yang sudah risau kalau nantinya Sonya akan marah.


Sonya malah memandang Muna dengan alis naik turunnya melihat ujung kepala sampai kaki.


"Eh mbak ngapain di perusahaan orang? kalau sakit dirumah gak keluyuran! Mau cari perhatian kesuami orang!" gertak Sonya


Otomatis raut wajah Muna berubah menjadi terkejut apa lagi Alez.


"Aku ingin ketemu anakku gak ada yang lain kok." jawab Muna dengan masih mengelus kepalanya yang masih pusing itu.


"Kalau mau ketemu Alif ya dirumah ketemu di sana gak diperusahaan jelas gak ada Alif!"


"Eh mbak Muna,suami aku aja takut kalau nyebut mantan istri. Lha ini malah di hadapanku mau aku rica rica apa aku cincang!" sifat berani Sonya yang dulu keluar lagi,jadilah Dewi barbarnya keluar.


"Sayang sabar,kamu sedang hamil." cegah Alez memeluk istrinya didepan Muna dengan lembut.


》Bersambung.....


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


βœ”VOTE πŸŽ–οΈ


βœ”LIKE πŸ‘


βœ”KOMENTAR πŸ’¬


βœ”FAVORIT ❀


βœ”TIP⭐


βœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


❌DiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.πŸ™…β€β™€οΈ

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2