Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 50 Pertarungan


__ADS_3

Waktu terus berjalan, Sonya terkurung di dalam kamar tersebut. Sonya hanya bisa berdoa semoga saja ada keajaiban datang untuknya.


Yang jelas Sonya di dalam kamar tersebut sangat terurus makan yang rutin,Esa juga tidak ingin orang yang di cintainya kenapa kenapa rugi baginya sudah sejauh ini dia menjadi seperti ini setidaknya Sonya hidup sudah cukup bagi Esa.


"Sonya" Kata Esa yang membukakan pintu kamar tersebut.


Sonya duduk di sisi ranjang tidurnya bersandar tumpuan di belakangnya, ternyata waktu 3hari tepat malam ini. Dia tidak tau harus bagaimana lagi,Sonya berharap suaminya datang menyelematkannya dan juga orang tuanya.


"Sonya kamu tidak punya telinga!ha!" Teriak Esa lalu menghampiri Sonya yang sedang ngalamun di cengkeram dagu Sonya dengan kasarnya,Sonya sangat terkejut akan tingkah Esa dengan kasarnya. Belum jadi suami udah kasar kalau sudah jadi suami menderitalah Sonya. Pilihan mati seharusnya tepat untuk Sonya daripada hidup bersama Esa berhati iblis.


"Lepasin Esa! Sakit" Meringis Sonya melepaskan tangan Esa mencengkeram dagunya


"Aku tidak suka di acuhkan! Lebih baik kamu memutuskan pilihanmu sekarang juga!"


"Tolong beri aku waktu 1 hari lagi Esa,aku mohon!" mohon Sonya


"Tidak bisa! pilih sekarang atau orang tuamu mati sekarang juga."


"Lebih baik aku yang mati Esa! Aku tidak bisa hidup dengan laki laki sepertimu. Bunuh saja aku!"


"Haha tidak akan aku lakukan itu Sonya,aku akan menyiksamu sampai kamu mencintaiku. Kalau kamu mencintaiku aku tidak akan seperti ini lagi. Percayalah!"

__ADS_1


"Meskipun nanti aku harus menikah denganmu sampai matipun aku tidak akan pernah mencintaimu hanya Alez yang aku cintai. Dengar itu!"


Plaaakkkk


(Tamparan kasar dari Esa mendarat di pipi kanan Sonya)


Sonya meringis kesakitan atas tamparan keras dari Esa,Sonya memeganginya.


"Baiklah! Kamu ingin orang tuamu mati ternyata." Esa berdiri dengan tatapan murkanya itu


"Jangan lakukan itu Esa! Lebih baik bunuh aku saja."


Sedangkan pasukan dari Alez sudah bereaksi saat itu juga,sebelumnya dia harus banyak mengumpulkan bukti kasus bejat Esa terlebih dahulu. Benar saja anak buah didikan dari Alez selain cerdik cekatan juga. semua bukti terkumpul dengan jelas atas penyeledikan dua hari lalu sehingga pasukan Alez bisa bekerja sama dengan polisi.


Perlahan lahan pasukan dari Luis menyebar area samping villa Esa dengan memanjat tembok lalu merayap dinding villa pasti dengan alatnya yang membantu untuk mengecek semua ruangan ruangan melalui cendela.


Sedangkan pasukan dari Fonsi mengalihkan perhatian melalui depan alhasil pasukan Fonsi sama banyak dari anak buah Esa saat itu. Pertarungan segera di mulai sedangkan polisi menyebar seperti rencana yang sudah di buat sebelumnya bersama sekelompok geng di bawah kuasa Alez.


"Tuan segera masuk keadaan aman untuk tuan masuk, anak buah dari Esa sudah keluar semua karena ada keributan di luar mereka merasa terancam. Tapi tuan harus hati hati." kata Luis melalui alat gabungan bicara mendengar antara Alez dengan Fonsi yang sudah mulai dalam pertarungan setelah menjatuhkan satu anak buah Esa selanjutnya melanjutkan hajar menghajarnya anak buah Esa yang lainnya.


》Bersambung.....

__ADS_1



Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


βœ”VOTE πŸŽ–οΈ


βœ”LIKE πŸ‘


βœ”KOMENTAR πŸ’¬


βœ”FAVORIT ❀


βœ”TIP⭐


βœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


❌DiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.πŸ™…β€β™€οΈ


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™

__ADS_1


__ADS_2