Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 83 Pulang kerumah


__ADS_3

Sonya sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit,kini Sonya menggendong putranya itu yang lucu dan mungil di dalam dekapannya.


Alez mengemudikan mobilnya dengan stabil tidak terlalu cepat dan tidak terlalu pelan,membuat Sonya dan putranya nyaman dalam gendongan Sonya.


"Mas!" panggil Sonya kepada Alez yang masih fokus menyetir ya sekali kali melihat Sonya dan anaknya itu.


"Iya sayang." jawab Alez


"Nama yang diberikan Alif dulu kita berikan ke putra kita bagaimana mas?" tanya Sonya


"Hm tidak masalah kalau kamu tidak keberatan sayang." kata Alez


"Tidak sama sekali mas, yaudah kita namain putra kita dengan nama Akbar ya mas sesuai permintaan Alif dulu!" balas Sonya


"Hm iya sayang! Yang terpenting kamu bahagia."


"Aku sudah bahagia mas bersamamu selama ini aku jadi wanita yang paling beruntung dan sempurna untukmu karena aku juga bisa memberikanmu keturunan sayang!" sorot mata Sonya begitu serius dan tulus.


"Sayang seharusnya aku yang berbicara seperti itu!" sahut Alez dengan tersenyum kearah Sonya di sampingnya dan lalu membelokkan mobilnya kearah kiri untuk pulang tapi masih 15menit lagi segera sampai rumah.


Sonya juga tersenyum,kini mereka sangat bahagia semoga tidak ada lagi yang merusak rumah tangganya,Semoga Alez dan Sonya bisa menghadapinya bersama kalau memang ada masalah dan jangan sampai mereka berpisah.


#####


Di rumah Alez


Alez memarkirkan mobilnya di halaman rumah dan kunci mobil di berikan oleh penjaganya yang ada di sana untuk di masukkan kedalam garasi mobil.


Alez dan Sonya di sambut Alif,bunda Soja dan Shinta dengan begรฌtu lama mereka menunggunya.


"Papah! mamah!" teriak Alif ketika Alez dan Sonya sudah sampai emperan depan rumahnya itu.


"Hai sayang!" kata Sonya menyentuh kepala Alif karena Alif memeluk paha Sonya ingin melihat adiknya itu yang ada di dalam dekapan Sonya.


"Mamah aku ingin melihatnya!" kata Alif mendongah kearah Sonya.

__ADS_1


"Baiklah kita masuk kedalam dulu yuk sayang." Akhirnya Alif dan yang lainnya masuk kedalam bersama sampailah mereka di ruang tamu.


Dan Sonya sudah duduk di sofanya di ikuti Alif di sampingnya melihat adiknya yang mungil lucu sekali.


"Mamah,adik Alif lucu kaya Alif!" kata polos Alif setelah melihat adiknya itu.


"Iya dong kak Alif,Akbar lucu karena Akbar adek kak Alif jadi sama dong!" kata Sonya kepada Alif


"Akbar mah?" tanya Alif


"Iya kan waktu itu Alif sendiri yang namain untuk adiknya Alif ini!" balas Sonya


"Wahh iya mah,Akbar adiknya Alif laki laki sama kek Alif!" Alif lagi lagi melihat wajah mungil Akbar didalam dekapan Sonya.


"Iya Alif!"


"Mah aku ingin menggendongnya!" pinta Alif.


"Jangan dulu sayang Akbar masih terlalu kecil apalagi masih tidur ,tuh lihat!" tolak Sonya karena benar adanya bayinya masih kecil karena terlahir prematur.


ASInya bahkan sama sekali ada yang tidak mengeluarkan ASI, tapi nasip baiknnya di berikan oleh Sonya walaupun putranya terlahir prematur tapi masih bisa mengeluarkan ASInya.


"Wahh kakak ipar,Akbar ganteng sekali kaya kak Alez!" sahut Shinta yang juga melihat Akbar mirip Alez.


Mereka sudah duduk di kursi sofanya masing masing,melihat tingkah Alif mereka mengalah lebih dulu karena Alif sudah lama tidak bertemu Sonya karena sebelumnya Sonya di rawat di rumah sakit.


"Iya dong,benih dari kak Alez memang terlahir tampan kalau laki laki,kalau perempuan terlahir cantik!" sambar Alez


"Yeee anak perempuan aja belum di kasih!" balas Shinta


"Bentar lagi kak Alez punya anak perempuan tenang saja kak Alez akan berusaha lebih keras lagi setelah ini!" jawab Alez yang sekarang banyak omong yang biasanya ngirit bicara.


"Mas anak kita masih kecil kecil di jeda dulu lah kalau gak tidur sendiri!" gertak Sonya


Seketika Alez diam tidak berani berbicara, dari pada menanggapinya nanti membuat Alez bisa tidur sendirian beneran.

__ADS_1


"Tuh kak dengerin!" ejek Shinta dengan senyum lebarnya kepada Alez.


"Udah Shin jangan goda kakakmu terus mending kamu segera nikah dengan Tam biar gak suruh kakakmu ngasih ponakan terus!" sambar Bunda Soja dan akhirnya Shinta juga diam tidak berani menggoda kakaknya itu.


####


Kamar atas (Kamar Alez dan Sonya)


Alez sebelumnya sudah menyediakan tempat tidur untuk Akbar, di sebelahnya sekotak tempat tidur untuk Akbar. Ya sekecil Akbar masih ada pendampingan orang tua,nanti kalau waktunya sudah besar seperti Alif akan di pisahkan kamar orang tua dengan kamar anak sendiri.


ใ€‹Bersambung.....


____________________________________________


Ayo dong vote yang kenceng๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ,like dan komentarnya jangan lupa. Kesannya maksa ya maaf! Saling saling menguntungkan, author menghibur kalian,kalian juga dukung author lewat like,komentar dan votenya itu padahal gratis semua lho. ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ˜ญ


____________________________________________


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. ๐Ÿค—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


โœ”VOTE ๐ŸŽ–๏ธ


โœ”LIKE ๐Ÿ‘


โœ”KOMENTAR ๐Ÿ’ฌ


โœ”FAVORIT โค


โœ”TIPโญ


โœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


โŒDiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.๐Ÿ™…โ€โ™€๏ธ

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnya๐Ÿ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. ๐Ÿ™


__ADS_2