
Setelah selesai sarapan,Alez sudah siap untuk keperusahaan.
"Alez?"
"Iya bun?" Mereka semua sudah selesai makan dan akan mulai melakukan aktivitasnya masing masing,lain cerita bunda Soja tinggal beberapa hari ini di rumah Alez bersama Shinta yang sedang libur kuliah.
"Bunda mau ngomong ikut bunda setelah ini."
"Tapi bun,Alez mau keperusahaan."
"Kamu serahkan ke seketarismu sebentar. Gampangkan."
"Bun..."
"Jangan membantah!" Bunda Soja berdiri dari tempat duduknya berjalan pergi masuk kedalam kamar bunda Soja.
Alez menghela nafas panjang karena harus menuruti keinginan bundanya dan berjalan mengikuti bundanya ke kamar bunda Soja. Sonya melihatnya dan mendengarkan obrolan sesaatnya itu, Alif yang selesai juga makan yang terakhir di suapkan dari Sonya pun kenyang. Sonya melihatnya tersenyum.
"Mah,papah sama nenek Soja mau ngobrolin apa ya?" Tanya Alif kepada Sonya
"Nggak tau Alif obrolan orang dewasa. Biarkan saja, kita main yuk."
"Yuk,didepan aja ya mah. Alif bosen di kamar mulu."
"Alif tante Shinta gak di ajak nih." cemberut Shinta merasa sendirian terabaikan.
"Oh iya ada tante Shinta hehe maaf tante ku yang cantik." rayu Alif
__ADS_1
"Alif pinter ngerayu ya sekarang." goda Shinta, semakin tambah umur Alif tambah pinter saja mungkin perkembangan otaknya memang sudah cerdas,aktif.
"Memang tante Shinta cantik,tapi cantikkan mamah ku Sonya. Tuh lihat" Alif membandingkan Shinta dan Sonya memang benar Sonya itu cantik natural apa adanya membuat Alif takjub beda dengan Shinta yang make up nya sudah tebal berapa cm tapi memang cantik apa lagi Sonya dandan lebih cantik. Tidak dandan saja Alif udah bilang Sonya cantik.
"Iya iya memang mamahmu tidak ada yang ngalahin Lif,percaya mah tante." Shinta yang tidak mudah baper atas perkataan Alif memang benar adanya Sonya lebih cantik ketimbang Shinta di akui Shinta sendiri.
"Hehe enggak kok Shin,kamu juga cantik." sela Sonya yang merasa tidak enak hati kepada Shinta.
"Tidak apa apa kakak ipar. memang benar kok Alif katakan. Udah kakak ipar kita kedepan yuk kapan selesainya bahas cantik cantik terus. mending Alif aja yang cantik." Kata Shinta yang masih ingin menggoda Alif.
"Tante Shinta,Alif tampan nggak cantik! iya kan mah?" Alif menatap ke arah Sonya minta kebenarannya.
"Iya dong Alif tampan. Udah udah jadi main kedepan nggak ribut terus kapan kelarnya nanti mamah bisa ketiduran dengerin kalian bicara gak selesai selesai."
"Iya ya mah tante Shinta nih."
"Ihh Alif sih yang mulai."
"Tunggu Mamah / tunggu Kakak ipar." Teriak Shinta dan Alif bersamaan
"Ih tante Shinta ngapain manggil mamahku." cemberut Alif
"Alif apa sih......"
Sonya merasa pusing, bukan pusing karena sakit kepala tapi pusing karena mendengar Shinta dan Alif ribut seperti anak kecil memang Alif anak kecil,apa lagi Shinta yang sifatnya masih seperti anak kecil. Nggak ada yang mau mengalah daripada pusing dengerin ocehan mereka tidak ada habisnya Sonya pun pergi duluan kedepan.
γBersambung.....
__ADS_1
.
.
.
__________________________________________
|PERHATIAN!!!|
MAAF YA, sebelumnya kalau visual pemeran-pemeran dari author ngambil mereka yang TERNYATA sudah banyak yang makai visual sama penulis yang lain tapi itu dari author sendiri tidak ikut ikutan yang lain,lagi pula bisa kok VERSI KALIAN. Author juga tidak memaksa kalian harus suka,setidaknya hargai author yang nulis dan mungkin author lagi kangen visual mereka.π
__________________________________________
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
__ADS_1
RATE 5 BINTANG βββββ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π