
Sonya langsung menghujani pukulan yang tidak seberapa untuk Alez itu. Alez pun bangkit berusaha menjauhi Sonya tetapi Sonya juga bangkit dari duduknya di lantai kamar mandinya.
Sonya mengejar Alez kemana Alez pergi sehingga sampailah di lantai bawah,tepatnya ada di dekat Shinta, Alif, dan bunda Soja yang masih memangkung Akbar cucunya di ruang tamunya.
"Sini mas jangan lari mas!!" teriak Sonya berlari mengejar Alez dan memberi lemparan barang yang ada di sekitar ruang tamunya tepatnya main mainannya Alif dan Akbar yang ada di sana yang berserakan kemana kemana gegara ulah Sonya melempari Alez berkali kali.
Akhirnya Sonya geram dengan Alez yang selalu menghindari Sonya dan barang di lempari yang tidak kena.
Sonya pun mengambil bantal sofanya di lemparkan ke Alez mengenai lengannya, lagi lagi Sonya melempar kembali dengan sendal sepatu milik Shinta membuat Alez meringis kesakitan karena tepat sasaran di jidatnya.
bug
bug
bug
(lemparan bantal sofa ke Alez)
"Haduhhh" tubuh Alez merasa sakit terkena lemparan beberapa bantal sofa dari Sonya.
"Rasain! ini lagi rasakan." Sonya masih berlari dan melempar barang yang ada di dalam genggamannya.
Tlakkkkk π’
(suara sendal sepatu kayu milik Shinta melayang di jidat Alez.)
"Azwnwjkfwkavbk" pekik Alez terkena sepatu sandal milik Shinta di dahi nya.
"Hahaha rasain itu mas,mau kabur kemana sekarang!" Sonya sudah menarik telinga Alez membuat Alez meringis kesakitan berlipat lipat ganda karena ulah istri tersayangnya itu.
Dari tadi bunda Soja,Shinta apa lagi Alif melongoh melihat Alez dan Sonya seperti Tom and Jerry main kejar-kejaran.
"Papah! mamah! sedang apa?" tanya Alif melihat Sonya menarik telinga Alez.
"Ih kakak ipar sepatu sendalku kok sampai sana?" tanya Shinta baru menyadari sendal sepatu Shinta sudah hilang satu berpindah tempat karena Sonya mengambilnya untuk di lemparkan ke Alez.
Akhirnya Alez menyerah dan duduk di sofanya, kepala Alez merasa pusing dan lebam di dahinya gegara lemparan maut Sonya tadi.
__ADS_1
Sonya manyun di sebelahnya karena bunda Soja tadi menengai berdebatan mereka berdua.
"Ada apa kalian ini? Tidak biasanya kalian seperti ini?" tanya bunda Soja menatap Alez dan Sonya duduk di sofa depannya itu.
"Bund, gara gara mas Alez bun!" cemberut Sonya
"Kenapa?" tanya Bunda Soja
"Sonya hamil lagi bunda huaaaaaa!" teriak histeris Sonya yang menangis tapi tidak mengeluarkan air matanya.
Alez hanya menyengir dengan gigi berbaris di depannya yang rata itu seperti iklan odol untuk gigi putihnya.
"Wah kak Alez hebat!" kata Shinta mengacungkan kedua jari jempolnya itu.
Sonya hanya menatap Shinta begitu tajam dan akhirnya Shinta yang tertawa kecil menjadi menciut karena tatapan Sonya itu.
"Tidak apa Sonya,lagian juga sudah terlanjur apa kamu tega mau menggugurkan bayi dalam kandunganmu itu." kata bunda Soja
"Tidak bun,kan aku sudah bilang mas Alez suruh minum obat pemecah sp3rm4 kenapa tetep aja aku hamil." balas Sonya
"Iya hamil lah,aku aja lupa sayang meminumnnya!" sambar Alez
"Iya gimana,aku udah sama kamu lupa minum obatnya sayang." melas Alez agar Sonya tidak marah marah terus.
"Iya bisa di keluarin di luar masss!!" dengus Sonya
"Gimana mau di keluarin di luar setiap kamu mendesah aku lupa kendali." jawab apa adanya Alez.
"Apanya! makannya jangan minta terosss"
"Wah bentar lagi Alif dan Akbar punya adik perempuan!" kata Shinta ke Alif dan Akbar
"Kalau gak adik perempuan,laki laki lagi gimana?" tanya Sonya ke orang orang yang ada di sana.
"Iya tinggal buat lagi sampai dapet anak perempuan!" jawab Alez
Lagi lagi Sonya menarik telinganya dan memukul mukuli tubuh Alez di sampingnya,akhirnya terjadi kejar kejaran seperti Tom and Jerry lagi.
__ADS_1
Bunda Soja dan Shinta melihatnya begitu bahagia,meskipun mereka seperti itu tetapi di dalam lubuk hatinya yang paling dalam mereka saling mencintai,berdebatan itu biasa apa lagi berdebatan Sonya hamil lagi,memang ya Alez topcer hehe. Dulu Alez yang dingin yang susah tersenyum yang jutek kini menjadi Alez yang periang ceria bahagia semenjak kehadiran Sonya istri tersayangnya itu.
Meski Alez yang awalnya sudah menikah dan bercerai menjadi duda bukanlan kesalahannya tetapi semua itu sudah menjadi jalan Tuhan untuk Alez, pada akhirnya Alez di pertemukan dengan Sonya menjadi istri pilihannya, mendampingi,menemani sampai tua bersama dengan anak anak mereka kelak sampai tumbuh dewasa.
γBersambung/TAMAT . . . . . . . ?!
___________________________________________
Akhirnya di ujung cerita,rasanya berat harus berakhir seperti ini. Yang mau lagi nanti author kasih EXTRA PART beberapa kembaliβ€ Komentarnya aja dulu.ππ€
Maaf dari author sendiri jika ada salah kata yang berserakan di mana mana di setiap bab maupun komentar yang author jawab maupun tidak author jawab,bukannya author sombong tapi terlalu banyak jadi gak bisa bales satu satu.ππ
Yang pasti author membaca setiap komentar kalian,terimakasih atas dukungannya kalian selama ini,author cinta kalian.π€
Β β‘β‘β‘β‘β‘
Salam dari Alez dan Sonya sekeluarga,kalau kalian kangen kita bisa baca ulang novel ini atau tunggu extra part nya kembali.ππ
____________________________________________
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
βVOTE ποΈ
βLIKE π
βKOMENTAR π¬
βFAVORIT β€
βTIPβ
βRATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG
βDiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.π ββοΈ
__ADS_1
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π
Β