Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 14 Sarapan pagi


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah,


tidur yang nyaman dirasakan oleh Sonya.


Sonya membuka kedua matanya ia melihat keselilingnya mulai duduk,dan di atas ranjang tempat tidurnya sebelahnya sudah tidak ada siapa siapa. Sonya bangun kesiangan apa mereka yang bangun kepagian.


Sonya tidak mau ambil pusing,ia memilih bergegas mandi membersihkan diri.


Setelah selesai mandi Sonya mengganti bajunya dengan elegan nampak jelas aura cantik terpancar di wajah Sonya.


Sonya memikirkan Alif,mungkin Alif kembali ke kamarnya untuk mandi? apa mandi? biasanya yang memandikan kan Sonya? mungkin Sonya sedang lupa ingatan sesaat gegara tidur bertiga semalem begitu nyamanπŸ™„menurut author iya gak sih?iya aja ya.hehe.


Soal Alez mungkin sudah keperusahaan tapi sepagi ini?tidak biasanya. Pasti Sonya lah dulu yang bangun duluan sebelum Alez maupun Alif.


Akhirnya Sonya memilih segera keluar dari kamarnya menuju kekamar Alif, Sonya malah dikejutkan dengan Alez,Alif,Tante Soja,dan Shinta sudah di meja makannya masing masing yang akan melakukan sarapan pagi. Sonya mematung melihat mereka semua sesampainya dekat meja makan.


"Mamah Sonya sudah bangun?" Tanya Alif melihat Sonya masih berdiri disana.


"Iya Alif. Alif sudah mandi?" Alif yang sudah mendekati Sonya yang masih berdiri itu


"Mamah Alif udah mandi apa mamah tidak lihat Alif sudah tampan dan rapi seperti ini, kemarin baju Alif nggak ini lho." Alif mengatakan dan mendongak keatas kearah Sonya


"Alif mandi sendiri?" Tanya Sonya


"Tidak!"


"Lalu?" Sonya menanyakan dengan penasarannya itu.

__ADS_1


"Papah yang mandiin Alif mah,tadi pagi Alif sudah bangun dan juga papah. Lalu Alif mau mandi pagi mau membangunkan mamah tapi di larang papah. Kata papah jangan bangunin mamah yang sedang tidur nyenyak kecapekan kemarin karena ngurusi pesta ulang tahun Alif, ya jadinya papah yang mandiin Alif." Jelas Alif


Sonya melihat kearah Alez,Alezpun juga menatapnya lalu mengalihkan tatapannya bisa ketahuan tersenyum lalu mengubah ekspresi datarnya itu.


"Oh begitu. Lain kali biar mamah aja yang mandiin Alif gak perlu papah. Kan mamah yang biasanya mandiin Alif. "


"Enggak papa mah,di mandiin sama papah seru kok kaya mamah mandiin Alif."


"Alif Alif,mandi kok seru ada ada aja kamu sayang."


"beneran mah,papah jadi bebek lho mah seru pokoknya."


"maksudnya bebek apa Alif?"


"Iya mainan bebek itu mengapung di air di dalam bak mandi Alif bebek itu ada suara,suara itu dari papah yang ngomong mah seru mah."


"Ya udah mah ayuk makan,Alif sudah lapar." Alif menarik tangan Sonya kearah meja makan.


"Tapi Lif."


"Ayo mah." Sonya masih diam ditempat


"Kesini Sonya makan bersama kami." kata Tante Soja


"iya kak makan bersama kesini kak. Ini permintaan Alif lho kakak ipar gak mau menuruti kemauan Alif. Katanya nganggep Alif seperti......."


Alez menatap Shinta begitu tajamnya hampir copot tuh mata ampun deh. Akhirnya perkataan Shinta terpotong gegara tatapan Alez.

__ADS_1


"Sonya kemarilah." Ajak Alez


Akhirnya Sonya duduk disebelah duduknya Alif mereka makan bersama, di depan ada tante Soja dan Shinta yang berhadapan. Dan mereka melakukan sarapan pagi bersama dengan tenang.


》Bersambung.....


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2