
Sonya kembali duduk di sofa dengan lesunya itu.
Bi Inem melihatnya begitu kasian lalu menghampiri Sonya di ruang tamu.
"Nyonya kenapa bersedih?" Kata bi Inem yang mendekat kearah Sonya
"Mas Alez tidak pulang lagi bi." Sendu Sonya
"Mungkin beneran sibuk nyonya."
"Mungkin gara gara waktu itu bi" perkataan Sonya menggantung
"Gara gara apa Nyonya?" Kata bi Inem penuh penasaran
"Bi,Sonya boleh cerita?"
"Boleh nyonya,siapa tau bibi bisa bantu." Tawaran Bi Inem dengan ikhlas
"Ngapain bibi masih berdiri di situ,sini duduk di sebelah Sonya." Perintah Sonya yang menepuk nepuk sofa sebelahnya
"Tapi nyonyaa..."
"Bi," Sendu Sonya memohon
Akhirnya bi Inem memberanikan diri untuk duduk di sebelahnya dan Sonya mulai menceritakan
"Bi tau waktu itu mas Alez dan Sonya pulang dengan marahnya mas Alez?"
"Iya nyonya,lalu?"
__ADS_1
"Iya bi,mungkin ini gara gara mas Alez masih salahpaham dengan Sonya bi. Waktu itu Sonya keluar untuk bertemu dengan teman teman Sonya yaitu Sella,Selila,dan juga Sonia,lagi pula Sonya sudah minta izin sama mas Alez bahkan fotonya dengan teman teman Sonya sudah Sonya kirim ke mas Alez. Dan saat itu Sonya dengan teman teman Sonya sedang ngobrol tiba tiba Esa laki laki masa lalu Sonya, yang mengejar ngejar Sonya sampai saat ini dia menghampiri Sonya di cafe. Kita hendak mau pergi malah anak buah Esa membawa paksa teman-teman Sonya pergi dari caffe itu bi tinggalah Sonya dengan Esa saja disana.Akhirnya Sonya besi keras untuk pergi tapi di cegahnya sampai Sonya berpelukan dengan Esa itu tidak sengaja bi sungguh! Eh tidak taunya mas Alez datang menghampiri Sonya dengan Esa, mas Alez datang dengan marah besarnya hingga mukuli Esa dan anak buahnya akhirnya mas Alez maksa Sonya pulang belum sempat Sonya jelasin karena mas Alez waktu itu dengan amarahnya yang menggebu-gebu."
"Ya Tuhan nyonya,seharusnya nyonya bilang ke tuan Alez segera takutnya menjadi kepanjangan nyonya."
"Iya bi,tapi mas Alez tidak mau nerima telepon dari Sonya pasti tidak diangkat. Bahkan pesan Sonya yang kemarin kemarin itu belum di buka bi."
Drrtt
Drrtt
(Bunyi getaran telepon dari ponsel Sonya dimeja)
"Tuh kan bi,Esa gangguin Sonya terus." Sonya mengambil ponsel yang ada di meja depannya lalu menunjukan panggilan masuk yang ternyata Esa.
Esa menelepon Sonya berkali kali sehingga Esa memberikan satu pesan ancaman ke Sonya membuat Sonya membuka notif pesan dari Esa menyangkut orang tuanya.
《Angkat! aku ingin bicara Sonya,kalau tidak papah dan mamahmu mati! (Beserta foto papah Bastian dan mamah Laura)》
"Nah gitu dong Sonya" di balik teleponnya
"Gak perlu banyak basa basi!" Kata Sonya
"Kamu mau kan orang tuamu masih hidup? Ya kalau mau sih. Kalau gak juga gapapa haha!"
"Cukup! Mau kamu apa Esa??" Kata Sonya khawatir dengan orang tuanya yang di sekap oleh Esa terlihat jelas foto di kirim Esa barusan
"Gampang! Kesini jemput mereka asal kamu sendiri." Kata Esa
"Baik,dimana tempatnya?" Balas singkat Sonya tidak memikirkan kedepannya gimana yang dipikirannya adalah keselamatan orang tuanya.
__ADS_1
"Aku akan kirim alamatnya,waktu mu tidak lama aku kasih waktu 30menit untuk kesini. Kalau lebih dari 30menit jangan harap orang tuamu hidup. Ingat itu!"
Bi Inem mendengarkan pembicaraan Esa dengan Sonya. Sonya begitu buru buru naik keatas ambil tas dan kunci mobil
"Nyonya lebih baik di dampingi pengawal saja ya nyonya bibi takut terjadi apa apa dengan nyonya " pinta bi Inem
"Tidak usah bi,Sonya sendiri waktu Sonya tidak banyak lagi." Tolak Sonya
Bi Inem begitu khawatir dengan Sonya,bi Inem tidak tau harus berbuat apa.
Sedangkan Sonya sudah melajukan mobilnya begitu kencangnya menuju alamat di kirim Esa barusan. Sonya juga berkali kali menghubungi Alez untuk meminta bantuan tapi tidak di angkat pastinya.
Di Villa
Sampailah alamat itu di sebuah villa yang hening tidak banyak keramaian di kata seperti di sebuah hutan khusus di bangun sendiri villa itu.
Pada akhirnya Sonya mengirim pesan suara kepada Alez.
《"Mas,aku mohon bantu aku setidaknya bantu papah dan mamahku. Mereka dalam bahaya aku di sini mas membantu mereka sendirian demi mereka. Kalau nanti terjadi apa apa denganku-"》 Send~Terkirim terpotong karena Sonya merasa ada seseorang yang menghampirinya.
"Cepetan nona keluar dari mobil waktu nona tidak banyak" kata laki laki yang sudah membuka pintu mobil dan menarik lengan Sonya dengan kasar otomatis ponsel Sonya terjatuh di dalam mobil itu dan Sonya sudah di tarik keluar.
》Bersambung.....
.
.
.
__ADS_1
Dari Author mengingatkan para pembaca :
" Budayakan setelah membaca langsung tekan LIKE setiap bab,hargai penulis untuk menghibur kalian semua👍. Selamat membaca,terimakasih ❤ "