Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
S2. Tinggal di Inggris


__ADS_3

Yolanda membawa kopernya keluar dari kamarnya yang sudah siap pergi ke Inggris.


"Yola sayang, kamu yakin ingin pergi bersama tante Jessie ke Inggris?" Tanya mommy Cessa


"Iya mom, boleh ya?"


"Tapi kamu belum izin deddy kamu."


"Mom, aku pengen sekarang."


"Iya kakak ipar,lagian tiket yang aku pesan sebentar lagi jam terbangnya." sahut tante Jessie


"Tapi bagaimana dengan studymu Yola, bukan kah impianmu untuk study yang lebih tinggi lagi?" Mommy Cesa memegang tangan Yola yang dingin, Yola juga merasakan berat sekali meninggalkan mommy Cesa. Ini rasanya berbeda ketika ia pergi kuliah di AS meninggalkan kedua orang tuanya, karena di situlah beratnya Yola merahasiakan sendiri dan menanggung masalahnya.


"Nanti aku pikirkan di sana mom, aku cuma ingin menemani tante Jessie di Inggris." tekad Yola


"Baiklah, kamu sudah besar. Kamu tau yang baik mana yang buruk mana. Mommy tidak bisa melarangnya lagi. Soal deddy Jack biar nanti mommy yang bilang. Kamu baik-baik di sana ya sayang." Mommy Cesa memeluk Yolanda sebentar.


"Iya mom,pasti!"


"Mungkin benar kata tante Jessie kamu sedang ada masalah percintaanmu, baiklah mommy mengerti. Pergilah, kalau kamu enggan menceritakan. Tapi rumah ini selalu terbuka untuk kepulanganmu, kapanpun itu."


"Terimakasih mommy sudah mau mengerti Yolanda. Yolanda sayang sama mommy , mommy jaga diri baik baik di sini juga ya. muaach." Yolanda menyium pipi mommy Cesa, begitu juga bergantian.

__ADS_1


"Adik ipar, tolong jaga Yolanda baik-baik di sana ya. Aku mempercayaimu Jessie."


"Tentu kakak ipar,kalau begitu kita pergi dulu." pamitan tante Jessie dengan mommy Cesa.


Pada akhirnya Yolanda pergi ke Inggris bersama dengan tante Jessie. Sepanjang jalan ia melangkahkan kakinya begitu berat, ada rasa yang tertinggal di Indonesia.


Kini sudah sampai bandara, jam terbang akan segera di terbangkan. Air mata Yolanda terus mengalir, pesawat sudah mulai melayang di udara. Tante Jessie meremas kedua tangan Yolanda supaya dirinya tegar menghadapi semua ini.


*****


Di Inggris


Yolanda sampailah di rumah tante Jessie, ia masuk ke dalam kamarnya yang sudah di sediakan tante Jessie yang masih kosong.


"Nak, kita berjuang bersama mulai dari sini." kata Yolanda mengelus perutnya.


Pada akhirnya kandungannya sudah menginjak 6 bulan. Perut yang besar tanpa seorang ayah, membuat hatinya tersayat. Bagaimana bisa anaknya lahir tanpa seorang ayah? Tapi lebih kejamnya lagi kalau Yolanda menggugurkannya. Beriringan waktu Yolanda mulai sayang dengan anak yang ia kandung.


Yolanda selalu melihat video di ponselnya tentang bayi lucu yang menggemaskan, di tambah melihat anak kecil bermain berlari-larian di taman membuatnya hatinya senang,maka timbullah sayang itu kepada anaknya. Yang awalnya tidak ingin anak dalam kandungannya, kini dia mau menerimanya bahkan sudah sayang sekali.


Tiba-tiba ponsel Yolanda berdering ternyata deddy Jack yang menghubunginya, sebelumnya mereka tetap berkomunikasi dengan baik tanpa mereka tau kalau Yolanda hamil.


"Yolanda, ada yang kamu sembunyikan?" Wajah deddy Jack terlihat jelas di layar ponselnya begitu muramnya menatap Yolanda. Tante Jessie di sampingnya untuk menemani Yolanda menerima panggilannya itu.

__ADS_1


》Bersambung......


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐

__ADS_1


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2