Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
S2. konflik Yolanda


__ADS_3

Pagi hari yang cerah


Dua insan meringkuk di dalam ranjang tidur,seprai berwarna putih.


Yolanda bangun akan tidurnya semalam,kepalanya terasa masih pusing. Ia menyadarkan diri sebenar mungkin dan Yolanda sangat tercengah dengan laki laki yang tidur di sampingnya ia bangun untuk duduk dan Yolanda melihat dirinya tidak mengenakan baju sama sekali alias telanjang bulat. Ia perlahan mengingat kejadian semalam tapi tidak ingat sama sekali,dadanya yang sudah terisi beberapa bekas kissmark milik laki laki tersebut.


Yolanda perlahan keluar dari kamarnya itu dengan menutupi tubuhnya dengan selimut yang melilit di badannya,lalu mengambil baju yang berserakan di lantai, sekuat tenaga Yola berjalan dengan menahan rasa sakit di tengah tengah pahanya. Setelah sudah merasa bajunya sudah terpakai dengan benar Yolanda pergi dari kamar hotel tersebut.


Selang beberapa menit kepergian Yolanda,Akbar baru menyadari wanita tersebut telah tidak ada. Akbar bangun dengan posisi duduk ia melihat seprai ada bercak darah perawan wanita yang semalam ia tiduri.


"Di mana wanita tersebut pergi?ah sial!" dengus Akbar yang tidak bangun lebih awal untuk menahannya.


"Aku akan mencarinya sampai dapat. Dia iya dia yang bisa membuatku jatuh hati kepadanya dan juga mahkotanya yang sudah aku ambil semalam." lanjut kata Akbar beranjak dari kasurnya lalu pergi ke kamar mandi menghilangkan bekas hubungan semalam.


*****


(Kamar Hotel Yolanda)


Yolanda sudah sempoyongan masuk kedalam kamarnya itu,ia langsung menuju ke kamar mandi untuk menguyur tubuhnya. Yolanda menyalakan air showerrnya membasahi tubuh yang mengenakan dress putih,Yolanda menangis sejadi jadinya. Pada akhirnya Yolanda duduk di lantai yang showernya masih menyala ia memukul mukuli tubuhnya sendiri.


Yolanda sangat frustasi,ini pertama kalinya ia melakukan hubungan terlarang ini, sangat hina sekarang dirinya,sangat kotor untuk dirinya sendiri bisa bisanya ia tidur dengan laki laki yang tidak ia kenal pikirnya.


*****

__ADS_1


Di kamar Yolanda


"Yera kamu ada di mana?" tanya Yolanda di balik teleponnya, yang kamarnya sengaja sendiri sendiri yang ia pesan.


"Aku di luar Yolanda? ada apa?" sok polos Yera seperti tidak tau apa apa sebelumnya.


"Semalam bukannya kamu yang membawaku pergi?" tanya Yolanda


"Jangan konyol kamu Yolanda,kamu yang hendak pergi sendiri. Aku membantumu tapi kamu menghempasku." ngelak Yera


"Tapi aku ingat semalam kamu yang membantuku berjalan karena kepalaku pusing Yera!" Yolanda masih samar samar mengingat terakhir dia masih sadar.


"Ia memang benar!" sahut Yera


"Yolanda? apa yang kamu katakan!" Yera menanyakan ulang karena perkataan Yolanda menggantung.


"Tidak apa,sebaiknya kita segera pulang Yera!" pinta Yolanda yang masih ingin merahasiakan sementara waktu.


"Oke baiklah!" singkat Yera di seberang sana.


Di kamar Yera sangat tersenyum puas,ia harus bisa menggunakan bukti bukti Yolanda tidur dengan laki laki tersebut. Dengan begini orang tua Yolanda kecewa, deddy Jack dan mommy Cesa menjadi salah mengira kalau anak yang di bangga banggakan tidak selamanya baik di mata mereka.


》Bersambung......

__ADS_1


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2