Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 89 Extra part 3


__ADS_3

Alez sudah lebih dulu pergi ke perusahaan,tinggal kini bunda Soja,Alif dan Akbar begitu juga Sonya.


Shinta pun juga harus kembali ke butik untuk bekerja.


Tiba tiba rasa sakit di perutnya terasa kembali Sonya rasakan,tapi Sonya tetap menutupinya.


"Sonya ada apa denganmu? seperti nahan sakit ada apa nak!" tanya bunda Soja melihat Sonya meringis kesakitan


"Tidak apa bun,Sonya tidak apa apa" Sonya masih menggendong Akbar di dalam pangkuannya.


"Tapi wajahmu pucat sekali apa kita ke rumah sakit nampaknya kamu kurang sehat Sonya!" sanggah bunda Soja melihat wajah Sonya pucat.


Keringat Sonya mulai bercucuran,berusaha mungkin Sonya menahannya.


"Tidak apa bun,oh ya bun nanti Sonya titip Akbar ya bun, Sonya mau kerumah sakit sebentar." pinta Sonya


"Kenapa tadi tidak bersama Alez saja untuk menemanimu Sonya?" tanya bunda Soja


"Mas Alez kan sibuk bun,Sonya tidak mau nyusahi mas Alez hari ini. Bisa sendiri kok." jawab Sonya.


"Yakin kamu tidak apa apa nak? Kalau gitu apa bunda temani saja kamu kerumah sakit?" tawaran bunda Soja


"Tidak apa bun,Sonya cuma minta tolong jagain Akbar ya bun,bolehkan?"


"Ya ampun sayang,mereka cucu nenek sendiri masak gak mau." cicit bunda Soja


"Alif sini sayang" panggil Sonya kepada Alif yang bermain di lantai dekat sofa.


Lalu Alif berjalan kearah Sonya duduk di sampingnya.


"Iya ada apa mah?" tanya Alif


"Mamah mau ke rumah sakit mau periksa kehamilan mamah,kamu sama nenek ya temenin Akbar juga dirumah. Gapapa kan Alif?" kata Sonya kepada Alif yang sudah ada di sampingnya.

__ADS_1


"Oke mamah siap! Tapi segera pulang ya mah dan di jalan hati hati." kata Alif polosnya itu.


Sonya tetap menahan sakit di perutnya,terlihat keringat yang keluar dari pelipisnya. Wajah yang pucat tapi sebisa mungkin menahannya dan mengeluarkan senyum manisnya kepada orang orang sekitarnya,agar mereka tidak khawatir.


"Yaudah bun,Sonya berangkat ke rumah sakit dulu ya bun." kata Sonya mengalihkan Akbar di dalam pangkuan bunda Soja


"Iya Sonya hati hati ya ,kalau terjadi apa apa denganmu cepat cepat kasih kabar bunda ya nak!" kata bunda Soja menerima Akbar di dalam pangkuannya.


"Iya bun"


"Mamah berangkat dulu ya Lif,jaga adik kamu ini ya sayang. Muaah" Sonya mencium pucuk rambut Alif dan setelah itu ke Akbar.


Sonya sudah siap siap lalu di antar oleh supirnya menuju kerumah sakit. Sonya masih menahan sakitnya berusaha mungkin untuk menahannya.


Di rumah sakit


Dokter kandungan spesialis biasa Sonya datangi. Yaitu Dokter Wati, dokter kandungan yang pengobatannya dengan cara khusus untuk pasien bernama nyonya Sonya.


Sonya sudah terlentang terbaring di dalam bed pasien itu.


"Seperti awal yang sudah saya katakan nyonya,resiko ibu hamil setelah pasca operasi caesar pasti ada. Janin yang di kandung bisa keguguran atau lahir prematur,jahitan dalam belum kering dan dapat menyebabkan jahitan robek serta pendarahan,tentu tidak bisa melahirkan dengan cara normal jadi harus Caesar dengan membuka jahitan yang sama di Caesar sebelumnya itu nyonya." jelas dokter Wati


"Jadi saya akan melahirkan caesar lagi dok tidak bisa melahirkan normal?" tanya Sonya


"Iya seperti saya jelaskan tadi." jawab dokter Wati.


Dokter Wati juga menempelkan cairan di perut Sonya menggerakan alat di perutnya,dan terlihat jelas di layar kalau anaknya sehat dan baik baik saja. Seperti perkiraan anaknya akan berjenis perempuan.


"Saya akan memberikan obat pereda nyerinya untuk nyonya itu tidak akan berpengaruh terhadap bayi nyonya. Saya sudah memikirkannya sebelumnya."


"Saya akan memberi tahu penanganannya agar meminimalisir resiko tersebut yaitu nyonya tidak boleh bekerja terlalu berat seperti angkat beban atau gerakan lain yang dapat memicu pergesekan pada jahitan di perut,harus lebih sering makan telor rebus dan ikan gabus agar luka dalam lebih cepat kering dan sembuh,setiap bulan harus pantau USG ukuran berat janin dan bekas jahitan,juga untuk menjaga pola makan dan menjaga berat badan janin,disarankan berat lahir janin tidak boleh lebih besar dari anak pertama." jelas dokter Wati kembali.


"Baik dok!" jawab Sonya.

__ADS_1


Syukur alhamdulillah untung Sonya menemukan dokter spesialis kandungan yang friendly yang mau menangani dan menerima keluh kesah,kekhawatiran Sonya selama kehamilannya. Begitu juga Dokter Wati akan menjadi dokter yang menangani Sonya saat proses persalinan nantinya.


~♑●♑~


____________________________________________


Sonya kuat! Semangat Sonya dari author....


Agak menegangkan dikit gapapa ya sayang hehe.


Kayaknya gak boleh di tamati dulu deh minta di lanjut terusπŸ™„. Ah orang like sama komentarnya pada gak mau😭, Vote juga kurang kenceng.😭


____________________________________________


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


βœ”VOTE πŸŽ–οΈ


βœ”LIKE πŸ‘


βœ”KOMENTAR πŸ’¬


βœ”FAVORIT ❀


βœ”TIP⭐


βœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


❌DiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.πŸ™…β€β™€οΈ


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™

__ADS_1


Β 


__ADS_2