
"Mas mandi yuk udah siang ini apa lagi aku dah laper gara gara tadi mas ngajak tempur mulu." Kata Sonya mengalihkan obrolannya.
"Ya udah kita mandi, hari ini kita pulang. Pasti Alif merindukanmu secara kamu sudah lama tidak bertemu dengan dia."
"Oh iya mas,kemarin aja sibuk banget gara gara pernikahan kita lupa aku dengan Alif. Maaf ya mas?"
"Tidak kamu saja sayang melainkan aku juga lupa sangking banyaknya yang datang."
"Hm iya sih, ya sudah kita mandi yuk mas." ajak Sonya
Sonya hendak menyibahkan selimutnya untuk turun berjalan mengambil handuk yang dibawahnya Sonya merasa sakit di bawah sana.
"Ahh" pekik Sonya kembali duduk di sisi ranjang tidur membelakangi Alez
Alez baru sadar karena ulahnya tadi pagi membuat Sonya susah berjalan,apa lagi selaput darah Sonya sudah robek gara gara MR.P milik Alez memaksa menerobos inti milik Sonya pasti sakit pikirnya.
Akhirnya Alez menggendong tubuh Sonya ala bridal style kearah kamar mandi,mereka masih sama polos tanpa sebenang pun menutupi di tubuh mereka.
"Mas ngapain?" Sonya sudah di gendongan Alez
"Mandi lah,aku melihatmu susah berjalan tadi tidak tega. Ya sudah kita mandi bersama." Genit Alez yang sudah menurunkan Sonya di dalam bathup kamar mandi di isi penuh air dan sabun sensasi aroma bunga sakura menjadi aroma tubuh mereka berdua.
__ADS_1
Akhirnya mereka mandi bersama,ya Alez adalah laki laki normal melihat tubuh Sonya tanpa ada kain menutupi tubuhnya merasa memuncak lagi gairah Alez,jadinya mereka melakukan adegan panas di ranjang tadi terulang kembali di kamar mandi. Sungguh luar biasa kuatnya Alez melakukan dengan Sonya berkali kali. Lagi lagi Sonya hanya bisa menurutinya karena Alez menginginkan ya begitu Sonya yang sudah di buru nafsu Alez tidak bisa menolak. (Maaf author skip takutnya pas kalian sedang puasa arafah hari ini menjelang idhul adha.)
Selesai mandi berdua, mereka kembali ke kamarnya sudah mengenakan handuknya masing masing bukan jubah mandi ya inget. Sonya di turunkan ke sofa dekat jendelanya itu. Lalu Alez menelepon seseorang untuk mengantarkan makanan di kamarnya sekarang,tadi jam pagi buta hendak mau mandi di kamar mandi lainnya Alez meminta pelayan yang di luar jangan membangunkan mereka sebelum Alez yang memerintahkan.
"Sayang apa masih sakit?" Jongkok Alez melihat
"Udah tidak apa apa sayang,nanti juga hilang sendiri rasa sakitnya." Lalu Sonya berdiri mengambil bajunya dengan perlahan karena sakitnya sedikit berkurang.
"Apa aku bantuin ambil bajunya?" Alez mengimbangi tubuh Sonya yang sudah berdiri merambat ke samping sampingnya sebagai tumpuan pegangan Sonya
"Tidak usah,aku bisa sendiri mas." Lalu Sonya mengambil bajunya di lemari melepas handuknya lalu memakai baju dalamanannya dan juga bajunya di depan Alez juga. Alez menelan salivanya melihat pemandangan itu lagi didepannya,tapi Alez urungkan tidak mungkin untuk lagi,Alez tidak tega melihat Sonya kelelahan harus melayani suaminya itu terus menerus.
Makanan sudah datang di kamarnya, mereka makan bersama yang sudah menunjukan jam pukul 13.00 siang. Mereka ingin segera pulang kerumahnya dan siap siap untuk kepulangannya bertemu dengan Alif dirumah bersama Shinta dan juga Bunda Soja.
Mereka selesai makan dan stale rapi, suaminya sudah tampan dan istrinya pun begitu cantik siap untuk pulang.
γBersambung.....
.
__ADS_1
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
RATE 5 BINTANG βββββ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π
__ADS_1