Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
S2. Yera si pengkhianat!


__ADS_3

Di rumah,


Tante Jessie memperhatikan Yolanda tampak sedih. Si kembar juga memperhatikannya dan dengan manisnya bertanya "apakah kak Yola capek?"


"Putri akan buatin snack yang enak buat kak Yola biar kak Yola tidak capek. Bagaimana?"


Ketulusan mereka kontan membuat senyum Yola kembali. Tante Jessie cepat-cepat menjauhkan mereka dengan menyuruh mereka makan snack bersama Jeni agar dia bisa bicara berdua dengan Yolanda.


Ada apa sebenarnya dengan Yolanda? Jangan-jangan dia masih memikirkan masalah pria itu? Yolanda mengakuinya, dia takut dia akan dipisahkan dari si kembar.


"Jangan berpikir berlebihan. Mungkin takkan terjadi hal buruk seperti yang kau pikirkan. tante rasa, kau mungkin tidak akan sering bertemu dengannya."


Yola sedikit lebih tenang mendengarnya. "Aku akan berusaha menghindarinya sebisaku. Tapi jauh lebih baik tidak bertemu dengannya seumur hidupku."


Sayangnya tante Jessie tidak bisa menemani Yolanda lebih lama di sini, sebentar lagi dia harus kembali ke pekerjaannya, dia sudah cuti terlalu lama. Yolanda sontak memeluknya dengan sayang. Kalau bukan karena tante Jessie, Yolanda pasti tidak akan bisa melewati masalah ini.


"Ingatlah kata-kataku, Yola. Kau sekarang sudah tidak sendiri lagi. Kau harus kuat, kau harus menjaga Putra dan Putri. Karena tidak ada seorangpun yang bisa menjaga kedua anak itu lebih baik daripada dirimu. Berjanjilah padaku bahwa kau akan menjadi kuat."


"Baik, tante Jessie."


Saat si kembar tidur dalam pelukannya malam itu, Yolanda berjanji pada mereka akan menjadi kuat demi mereka. Dia janji akan menjaga mereka dengan baik.


"Mamah janji."


Di tempat lain, Akbar tidak bisa konsen dengan pekerjaannya, masih galau memikirkan wanita yang dulu. "Di mana kau sekarang?"


****


Keesokan harinya, Taro mempresentasikan konsep proyek terbaru mereka yang mana Yera akan menjadi presenternya. Deddy Jack puas, dia suka dengan konsep proyek ini. Simple, elegan dan mewah.


Yola juga suka. deddy Jack sangat percaya diri, dia yakin mereka akan sukses kali ini. Deddy Jack pun memutuskan untuk menunjuk Taro dan Yolanda untuk menangani proyek ini.


****


Tapi keesokan harinya, tiba-tiba saja para dewan direksi melihat berita Alez Grup sudah meluncurkan proyek baru mereka lebih dulu... yang konsepnya sama persis dengan konsep proyek mereka.


Terang saja para dewan direksi itu marah besar dan langsung menuntut deddy Jack untuk turun dari jabatannya. Yolanda tidak terima dan langsung menyatakan penawaran. Jika dia bisa memenangkan tender proyeknya Tuan Joni, itu cukup untuk mengganti kegagalan mereka, kan? Dia jamin kali ini Jack Grup pasti akan menang sebagai ganti posisi deddynya.


Β 

__ADS_1


Papah Alez benar-benar puas dengan kinerja Jome kali ini. Tapi papah Alez penasaran, dari mana Jome mendapatkan informasi itu.


Dari siapa lagi kalau bukan dari Yera yang berinisiatif sendiri memberikan semua informasi yang dia ketahui tentang proyeknya Jack Grup pada Jome, biar Jome bisa mendapatkan proyek ini (dan mengalahkan Akbar.)


Papah Alez senang mendengar gadis yang dikencani Jome ternyata pintar.


****


Usai menonton wawancaranya Akbar tentang proyek itu, Yola dan Taro jadi yakin kalau Akbar-lah pelaku yang mencuri konsep proyek mereka ini. Yola kesal setengah mati dan langsung beranjak pergi.


Yera hendak masuk kantor saat Akbar mendadak muncul dan langsung mendorongnya ke tempat sepi dan menutup mulutnya. Mereka sama sekali tidak sadar Yola baru datang saat itu dan melihat pose mereka yang kelihatan seperti sedang bermesraan.


Yola jadi salah paham dan hampir mau melabrak mereka. Tapi Taro tiba-tiba mencegahnya dan mengingatkan bahwa ini kantornya Akbar. Jika mereka membuat kekacauan di sini, mungkin Akbar akan melaporkan mereka ke polisi. Sebaiknya jangan bertindak gegabah dan jangan bertemu dengannya.


Yola ngotot mau melabrak mereka, terutama setelah apa yang dilihatnya barusan, Yola yakin kalau kedua orang itu bekerja sama.


"Jika kita ingin menangkap mereka, kita harus menggunakan bukti, bukan emosi. Lebih baik sekarang kita kembali dulu."


Yola akhirnya mengalah dan pergi. Taro langsung tersenyum licik lalu mengeluarkan ponselnya dan diam-diam memotret Akbar dan Yera yang tampak mesra itu.


Padahal Akbar cuma sedang menginterogasi Yera tentang apa sebenarnya alasan Yera menjual temannya dulu. Tapi tentu saja Yera masih pura-pura seperti dulu, mengklaim kalau dia tidak mengerti apa maksud Akbar. Akbar salah mengingat orang.


Sayangnya Akbar tidak bisa menginterogasinya lebih jauh karena kedatangan seorang satpam. Yera pun ditelepon seseorang saat itu dan langsung pergi.


Tak lama kemudian, dia tiba-tiba mendatangi Taro karena ternyata kontraknya tiba-tiba dibatalkan. Yera tidak terima, apa yang dia lakukan padanya ini bisa merusak image dan reputasinya.


"Tapi ini perintah, aku harus mengikutinya." Alasan Taro.


"Siapa yang memberi perintah?"


"Aku!" Jawab Yola yang mendadak muncul. "Akulah yang memberi perintah untuk membatalkan kontrakmu."


Yera tidak terima. Dia yang sekarang bukan seseorang yang bisa Yola tindas seenaknya. Dia aktris yang punya masa depan cemerlang. Bukan sebagai putri yang di singkirkan di keluarga Jack.


Yola sinis, silahkan saja Yera menuntutnya. Jika Yera menuntutnya, maka dia akan menunjukkan bukti di pengadilan bahwa Yera-lah yang melanggar kontrak. Dia langsung menunjukkan foto-fotonya Yera yang tampak mesra bersama Jome dan Akbar.


"Aku penasaran kenapa konsep launching Alez Grup bisa sama dengan milik kami. Tapi sekarang kurasa aku tahu jawabannya."


Yera seperti biasanya, menyangkal dan pura-pura tak tahu apa-apa. Dia mengakui kalau dia memang mengenal Akbar, tapi dia tidak kenal pria yang satunya.

__ADS_1


Yola tak peduli dia mengenal pria itu atau tidak, dia tidak peduli seberapa dekat hubungan mereka. Yang pasti foto-foto ini jelas membuktikan kalau Yera punya hubungan dekat dengan orang-orang di perusahaan Alez Grup.


Dan sudah tertera dengan jelas di dalam kontrak mereka bahwa Yera dilarang punya hubungan apapun dengan pesaing bisnis mereka.


Jadi silahkan Yera pilih sendiri. Dia mau masalah ini diakhiri dengan cara diam-diam atau dia ingin ke pengadilan dengan bukti-bukti yang bisa menjerat dirinya sendiri dan pada akhirnya dia harus bertanggung jawab terhadap pelanggaran kontrak?


Yera kesal. "Kau sudah banyak berubah Yola. Kali ini kau menang, tapi tidak akan selamanya. Lihat saja nanti!"


Deddy Jack baru sadar saat Taro datang menjenguknya. Yola tidak ada karena ternyata dia sedang pergi ke hotelnya Tuan Joni. Yola sendiri yang akan menangani proyek itu.


Pastinya proyeknya Tuan Joni juga sedang diperebutkan oleh Alez Grup. Saat dia baru tiba di hotelnya Tuan Joni, dia malah mendapati Tuan Joni baru selesai bicara dengan Akbar. Yolanda kesal.


Dia langsung membuntuti Akbar dan melihatnya termenung menatap pantai. Sempat ragu sesaat, tapi Yolanda akhirnya memutuskan untuk mendekatinya. Yola berjalan kearah Akbar tak sengaja kesandung dengan bebatuan di pasir pantai dan kesempatan ini di manfaatkan dengan baik oleh Yola untuk berpura-pura kesakitan. Yola pastinya berteriak kesakitan dan sontak menarik perhatian Akbar.


》Bersambung......


.


.


.


.


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


VOTE πŸŽ–οΈ


LIKE πŸ‘


KOMENTAR πŸ’¬


FAVORIT ❀


TIP⭐


RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2