
Dua hari kemudian....
"Maaf Yera, sudah tidak ada lagi yang ingin berkerjasama denganmu sebagai model maupun bintang iklannya." kata manager tersebut.
"Apa alasannya?"
Managernya hanya diam tidak menjawab, tiba-tiba seorang polisi menggerebeg rumah Yera. Yera sangatlah terkejut dengan kedatangan polisi, begitu juga managernya.
"Ada apa bapak-bapak polisi datang kemari?"
"Anda kami tangkap! Ini surat atas penangkapan nona Yera karena terjerat memakai narkoba sekaligus seorang pengedar narkoba." jawab polisi sambil menyerahkan surat penangkapannya kepada Yera.
Yera sangatlah panik, dan berusaha menghindari polisi, tapi sayang Yera tertangkap polisi kembali. Dan Yera di bawa ke kantor polisi beserta barang-barang bukti yang berada di rumahnya.
Kini Yera harus mendekam di penjara, semua karier yang ia tekunin hancur begitu saja.
...******...
Di ruang VIP Akbar
"Akbar akhirnya kamu sudah bangun." kata Yola duduk di kursi, samping bed Akbar yang ia tidurin begitu juga kedua matanya sudah terbuka.
"Aku sudah sadar dari kemarin, baru sekarang aku melihatmu di sini."
"Maaf Akbar kemarin aku masih mengurus anak-anak di rumah. Kini aku kembali tapi syukurlah kamu sudah siuman!" senang Yola melihat Akbar sudah pulih kembali.
"Yola, kamu tidak apa-apa kan?"
"Harusnya aku yang bertanya begitu kepadamu." celetus Yola
Akbar hanya tersenyum melihat betapa Yolanya khawatir dengan dirinya. Mereka menggenggam tangannya satu sama lain.
"Akbar?"
"Hm.."
"Aku mau bilang sesuatu kepadamu."
"Apa sayang?" Akbar penasaran sampai mengerutkan dahinya menatap Yola.
"Aku hamil." Kata Yola sambil tersenyum dan menatap Akbar.
"Kamu hamil?" Akbar senang mendengarnya karena ia bisa mengurus bayinya bersama Yola bersama-sama. Dan Yola tidak sendirian merawat anak-anaknya dan sang jabang bayi yang Yola kandung saat ini.
Akbar mengelus perut Yola dan bilang kepada Yola. "Aku akan segera menikahimu."
"Kamu harus sembuh dulu."
"Setelah dari rumah sakit aku sudah sehat kita tetap menjalankan pernikahan kita. Oke!"
Yola hanya menganggukan kepalanya karena paham. Tiba-tiba pintunya terbuka di sana ada tante Jessie dan anak-anak.
"Kak Akbar, Kak Yola." Teriak Putra dan Putri berhamburan naik keatas bed Akbar lalu duduk di sisi samping kanan kiri Akbar. Yola tersenyum melihat tingkah anak-anak.
"Kak Akbar baik-baik saja?" tanya Putri
"Iya seperti kalian lihat." Akbar menampakkan senyum manis itu kepada Putra dan Putri. Tante Jessie senang melihatnya.
"Akbar, Yola. Tante sudah memberitahu kepada anak-anak soal kalian, tinggal kalian yang meyakinkan anak-anak." kata tante Jessie.
"Kak Yola, apa benar kakak adalah mamah kandung kita? Kata mami Jessie tadi begitu." Putra menatap Yola untuk bertanya
__ADS_1
"Dan apakah kak Akbar adalah papah kandung Putra dan Putri?" di sahut Putra yang tidak kalah penasaran.
"Iya sayang, kalian berdua anak papah Akbar dan mamah Yola." jawab Akbar memeluk kedua anaknya di samping kanan kirinya yang sama-sama duduk.
"Kalian bisa panggil kak Akbar dengan sebutan papah, dan kak Yola bisa kalian sebut mamah. Kalian mengerti!" lanjut Akbar menjelaskan kepada anak-anak.
Bersamaan anak-anak memanggil Akbar dan Yola dengan sebutan papah mamahnya.
"Papah Akbar."
"Mamah Yola."
"Horeee, kita punya mamah papah lengkap!" anak-anak antusias senang karena mereka mempunyai kedua orang tua lengkap.
Akhirnya keempatnya berpelukkan, tante Jessie senang sekali melihat pemandangannya yang ada di depannya saat ini.
...*****...
Saat tiba waktunya Akbar di perbolehkan untuk pulang dari rumah sakit. Akbar sangat bahagia pada akhirnya dimana sebentar lagi pernikahannya akan di adakan, undangan sudah di sebarkan.
Acara pernikahan akan di laksanakan pada esok hari, Akbar gelisah sana kemari di tempat tidur kamarnya, tidak sabar untuk besok, pada akhirnya ia menelepon Yola.
"Hallo Akbar?"
"Aku tidak sabar untuk besok sayang. Kita beneran menikah."
"Akbar apa kamu sebahagia itu?"
"Jelas. Sangat bahagia!"
"Aku juga, tapi Akbar kita lebih baik tidur. Aku tidak ingin kamu drop besoknya waktu ijab qobul."
Dengan berat hati Akbar menuruti kemauan Yola dan mematikan panggilan teleponnya, Akbar memaksakan diri untuk tidur dan memejamkan kedua matanya.
Akbar sudah mengenakan jas pernikahannya sepasang dengan baju pengantin Yola. Sekeluarga Akbar pun juga siap-siap dengan dandanan yang sangat bagus dan elegan setelan baju yang sama dan cocok di tubuh mereka.
Akhirnya mereka bergegas pergi ke rumah Yola, Yola pun sama mengenakan baju pengantin dan polesan rias pengantin yang sangat cantik. Ia keluar dari kamarnya dan menuju ke acara pernikahan di rumahnya yang luas itu. Orang-orang melihat Yola begitu terpukau terutama Akbar.
Acara pernikahannya pun di mulai, mempelai pria dan mempelai wanita di minta duduk dan bersanding. Akbar mengucap ikrar janji pernikahannya dengan khusuk dan lancar di depan penghulu dan deddy Jack. Semua mengatakan "sah" akhirnya mereka resmi menjadi suami istri.
"Aku bahagia sayang akhirnya aku menikah denganmu."
"Aku juga begitu sayang."
Cup!
Akbar menyium kening Yola dengan lembut dan penuh kasih sayang.
...*****...
Acara pernikahan Yola dan Akbar telah usai, keluarga besar dari Alez yaitu istrinya yang cantik Sonya, Alif anak pertamanya bersama istrinya yang bernama Sisi begitu putri tunggalnya yang bernama Shana, dan Asela dan Aseli. Dari keluarga besar Jack dan istrinya Cesa, beserta Jessie adik dari Jack. Semua berfoto bersama-sama pastinya ada pengantinnya juga dong yaitu Akbar dengan Yola beserta Putra Putri mereka. Sahabat Yola yaitu Ana dengan Jome yang sekarang menjadi pasangannya.
Cekrek...
...Cekrek
Cekrek...
(Potret kedua keluarga menjadi satu keluarga besar yang happy ending penuh kehangatan.)
"Deddy titip Yola kepadamu Akbar! Jaga Yola baik-baik dan cucu-cucu deddy." titah deddy Jack kepada Akbar.
__ADS_1
"Pasti deddy, Akbar janji. Terimakasih sudah menyerahkan putri secantik, sebaik, segala-galanya seperti Yola untuk Akbar."
Deddy Jack menepuk pundak Akbar dengan lembut, setidaknya bujukkan tante Jessie waktu itu berhasil, tante Jessie senang melihat Yola bahagia dengan Akbar.
Di rumah Akbar
"Sayang, ini rumahku menjadi rumah kita." Akbar membuka pintu rumahnya dengan lebar, perlahan mereka melangkahkan kakinya masuk kedalam bersama anak-anak di sana tepatnya di depan pintu.
"Terimakasih papahnya anak-anak!"
Cup!
Sekilas Yola menyium pipi Akbar dan langsung masuk ke dalam rumah bersama anak-anak. Akbar tersenyum melihatnya, akhirnya Akbar mendapatkan Yola sebagai istri dan anak-anaknya juga.
Anak-anak masuk di dalam kamarnya bersama Jeni yang sudah di siapkan sebelumnya, dan Yola di kamar Akbar yang sudah di hiasin indah bak kamar pengantin pada umumnya.
Akbar pun masuk ke kamar dengan Yola dan ia tutup kembali pintu kamarnya, setelah itu Akbar mendekati Yola dan memeluk Yola dari belakang.
"Sayang, terimakasih sudah hadir di dalam hidupku. Kamu sangat berarti bagiku."
Yola melepas pelukkannya dan membawa Akbar ke depan jendela terlihat pantulan bulan yang bulat besar terisi penuh warna orange yang menyinari kamar mereka berdua.
Yola menatap Akbar dengan begitu dekat, "Begitu juga kamu berarti untukku suamiku sayang!"
"Yola, sudah dari dulu aku menyukaimu, pertama kali bertemu denganmu waktu di Inggris tepatnya di hotel Huang pas ada pesta kecil-kecilan aku tidak sengaja melihatmu dari kejauhan tanpa seizinmu untuk mengamatimu. Aku hanya penggemarmu yang jauh yang tidak mungkin menggapaimu pikirku waktu itu, karena kamu wanita yang sangat cantik di mataku."
"Sampai pada akhirnya Yera iya Yera dia menyerahkanmu kepadaku untuk melakukan hubungan terlarang denganmu, setelah itu pada pagi harinya aku bangun lalu mencarimu tapi kamu tidak ada di kamar hotelku dan aku mencarimu lagi di hotel itu, sampai aku menanyakan resepsionis tapi sayang dia bilang tidak boleh memberitahu identitas pengunjung karena peraturan yang ada di hotel."
"Pada akhirnya beberapa tahun kamu kembali aku bahagia aku senang, tapi aku menyesal berapa banyak deritamu yang kamu tanggung sendiri dulunya." sendu Akbar
"Akbar semua sudah berlalu, mungkin kita bertemu di awal yang sangat menyakitkan bagiku. Tapi lihatlah sekarang ada hikmah di balik semua ini."
Akbar tersenyum, lalu menggapai punggung Yola, ditarik pinggangnya ke dalam dekapan Akbar.
"Aku mencintaimu Yola!" kata Akbar di lubuk hatinya yang paling dalam.
"Aku juga mencintaimu." jawab Yola
Lalu mereka berciuman di sinari bulan yang indah di malam hari ini. Mereka pun hidup bahagia dengan anak-anaknya, terutama Akbar harus exstra sabar apabila Yola mengidam aneh-aneh karena hamil anak ketiganya, apapun yang Yola minta akan dia kabulkan untuk menebus derita Yola bertahun-tahun yang lalu.
Begitu juga perusahaan mereka saling bekerjasama bila anak-anaknya besar nanti mereka akan berikan semuanya kepada pewaris keturunannya. Villa yang di pilih waktu itu dimana tempat itu tempat jarang ada penghuni manusia sekarang sudah berdiri kokoh bangunan, akan menjadi tempat wisata yang akan mereka miliki bersama-sama dan ramai pengunjung.
...Kesalahanpaham yang lalu kini sudah terselesaikan karena dulunya dua sahabat membesarkan egonya masing-masing membuat mereka berselisih saling menuduh dan menyalahkan tanpa membenarkan mencari bukti terlebih dahulu, kini papah Alez dengan mamah Sonya dan deddy Jack dengan mommy Cesa merasa sudah tua, alangkah baiknya saling maaf-memaafkan, dan saling memperbaiki semuanya dari awal dengan adanya ikatan besan. Semua menjadi keluarga yang bahagia dan harmonis. Mereka berharap akan begini terus sampai kapanpun bersama cucu-cucunya....
...^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^...
^^^Ya, cinta akan datang di waktu yang tepat dan tempat yang tepat. Terkadang yang ada di hadapan bukanlah pilihan dari Maha Yang Mengetahui untuk kita dapatkan. Sekuat apapun kita memaksa, jika bukan pilihan tepat, dia akan mundur dengan sendirinya. Digantikan dengan pilihan paling baik untuk kita. Dan saat kita sudah sadar, rasa syukur menjadi pemenang. Menang karena obsesi sesaat mulai runtuh menghadapi gemburan tulusnya cinta. Percayalah! Tinggal tunggu saja kalian yang belum menemukan. Karena cinta tahu kemana dia harus pulang. Cinta itu akan pulang kerumah dengan sendirinya.^^^
___________________________________________
...πT A M A Tπ...
___________________________________________
Hai semuanya para pembacaku yang tercinta. Terimakasih atas waktu yang udah kalian luangkan untuk membaca karya saya yang berjudul Duda Tampan Pilihanku . Terimakasih atas dukungan dan saran yang sudah kalian berikan.π
^^^Salam hangat,^^^
^^^Author imah_nm.^^^
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
__ADS_1
Jangan lupa mampir di karyaku juga ya yang berjudul "ISTRI TEBUSAN"
Lest go!