
Dipagi hari yang cerah,
Sonya terbangun dari tidurnya, tubuhnya yang sakit mulai mereda setelah semaleman tidur dan di berikan salep. Ia melihat kembali dengan benar di sisi tempat tidur sebelahnya dia baru menyadari kalau semalam Alez tidak tidur dengannya.
Jam menunjukan pukul 06.15,Sonya bergegas untuk bangun pergi ke kamar mandi,pasti Alez belum berangkat,dia jam segini biasanya lagi sarapan pikirnya Sonya, lalu Sonya langsung mandi dan memakai baju dengan stel elegannya tapi tetap aura cantik Sonya terpancar.
Sonya ingin menjelaskan sebenarnya ke Alez atas kesalahpahaman yang kemarin Alez lihat tidak benar adanya,semoga pagi ini Alez mau dengerin perkataan Sonya. Mungkin Alez begitu marahnya dan butuh nenangin diri untuk semalam,akhirnya Sonya keluar dari kamarnya dan turun dari anak tangganya perlahan perlahan lalu Sonya melihat di bawa tidak ada siapa siapa,sampainya di meja makan pun tidak ada Alez.
"Bi,mas Alez di mana?" tanya Sonya kepada salah satu pembantu yang sibuk membersihkan meja tempat pajangan itu dan akhirnya menghampiri Sonya yang masih berdiri di dekat meja makan.
"Maaf nyonya,tuan Alez sudah pergi dari tadi pagi." kata bi Inem
"Tadi pagi? ini masih pagi lho,belum jam 7, biasanya berangkat jam 7 sampai perusahaan jam setengah 8 bi."
"Iya nyonya, tadi sudah berangkat jam setengah 6 pagi tuan Alez."
"Kenapa pagi sekali,apa mas Alez sudah sarapan tadi bi?" Sonya mengerutkan dahinya tidak biasanya Alez pagi pagi berangkat ke perusahaan dia kan bos bebas mau berangkat jam berapa meski telatpun tidak perlu takut di marahi karena dia sendiri bosnya.
"Sudah nyonya tadi jam 5 pagi kami sudah memasak untuk tuan Alez bahkan sudah stel rapi dengan baju kantornya lalu jam setengah 6 baru berangkat nyonya dengan seketarisnya yang sudah menjemput tuan Alez." jelas Bi Inem
__ADS_1
"Begitu ya bi,yaudah nanti Sonya hubungi mas Alez saja. Mungkin sedang ada meeting pagi ini,jadinya mas Alez gak sempet bilang ke Sonya." Sonya mengubah ekspresinya tersenyum percaya diri. Lalu Sonya duduk di kursinya dan mulai sarapan dengan makanan yang sudah di siapkan di meja makannya itu.
Bi Inem begitu kasian dengan Sonya,pasti Sonya ada masalah dengan Alez tapi begitulah Sonya menutupinya dengan sempurna.
"Yaudah bibi permisi ke dapur ya nyonya" kata bi Inem
"Temenin makan dengan Sonya bi,sini makan bareng dengan Sonya"
"Haduh maaf nyonya,bi Inem udah makan kok dengan pembantu yang lain tadi. Lagi pula tidak usah nyonya. Kami cuma pembantu tidak pantas."
"Yaampun bi tidak usah seperti itu,bibi udah Sonya anggep keluarga sendiri lho begitu juga yang lain. bibi inget gak dulu Sonya di sini pas kerja kalian bantuin Sonya lho. Beruntung Sonya punya bibi Inem dan yang lain baik sekali." Senyum Sonya
"Nyonya Sonya memang beda dengan nyonya Muna,Nyonya Sonya tidak pernah membanding bandingkan statusnya antara pembantu dengan majikan baginya sama, malah di anggap keluarga dekat sekali semenjak dulu nyonya Sonya hadir merawat den Alif dan berhatian sekali dengan tuan Alez. Sedangkan Muna selalu menginjak nginjak harga dirinya yang di anggap rendah. Tuan Alez sangat beruntung,aku tidak rela kalau tuan Alez dan nyonya Sonya hubungannya menjadi regang. Tapi bagaimana membantunya menjadi utuh lagi" batin Bi Inem menatap Sonya yang lagi makan
"Tidak tidak nyonya! kalau begitu bibi kedapur dulu." bi Inem lansung nyelonong jalan ke dapur takutnya Sonya akan mencegahnya lagi.
γBersambung.....
___________________________________________
__ADS_1
Author up 2 BAB hari ini. Jangan lupa like dan komentarnya,ditunggu selanjutnya. Jangan lupa vote.π
____________________________________________
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
βVOTE ποΈ
βLIKE π
βKOMENTAR π¬
βFAVORIT β€
βTIPβ
βRATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG
__ADS_1
βDiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.π ββοΈ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π