Dunia Anya (Janda? It's Okay)

Dunia Anya (Janda? It's Okay)
Tetangga (½ ons)


__ADS_3

"Ayo kita menikah setelah lulus" ucap Aga. Mata pria ini menatap lurus dengan penuh keyakinan.


"Ayo. Chaca mau"


"Aku suka sama kamu"


Chaca tersenyum lebar "Aku juga suka sama mas Aga"


"Aku benar-benar serius. Kita sudah berpacaran hampir 2 tahun. Aku juga sudah mendapat pekerjaan tetap. Jadi ayo kita menikah" Aga meraih tangan wanitanya dan menggenggamnya dengan erat.


"Ayo mas Aga. Kan Chaca udah setuju dari tadi"

__ADS_1


"Apapun syarat dari kamu, aku bersedia untuk mengabulkannya."


Chaca menggelengkan kepalanya "Ngga ada mas. Tenang aja. Chaca nerima mas luar dan dalam. Dari hati paling ujung ini"


"Kalau kamu mau ngelanjutin study kamu sampai S3, aku nggak masalah sama sekali."


Buset S3. S1 aja belum nyentuh sama sekali. Oh jangankan S1, surat tanda kelulusan tingkat sekolah menengah atas saja belum ada hilalnya kapan bisa cap 3 jari dan dikantongi pulang ke rumah. Masih terlalu jauh.


"Jadi mau nikah sama aku?"


"Etdah si Mas Aganteng. Mau. Chaca mau mas. Mau mau mau mau mau. Mau sampai timbangan bakal jebol saking nggak kuatnya"

__ADS_1


"Dek bisa diam sebentar nggak?!" ucap Aga ketus.


Chaca mendengus sebal. Pandangan yang sebelumnya terarah ke Aga kini beralih menatap dua tangan mas Aga yang menggenggam erat tangan wanita yang memiliki jari-jari indah ciptaan Tuhan yang terlihat begitu sempurna yang panjang nan juga lentik. Tak seperti jarinya yang pendek-pendek bin bulat lengkap dengan lemak yang mengganjal perutnya.


**


Yey bawa cerita baru lagi. kurang lebih begitulah cuplikan bab 1.


Tetangga (½ons) sudah netes ya. Bisa ditengok ya teman-teman.


jangan lupa masukin ke Favorite juga ya.

__ADS_1


__ADS_2