
KEESOKAN HARINYA
Si Kembar Rey Tengah Bersiap-Siap Untuk Berangkat Ke Sekolah
Suasana di pagi hari ini berbeda dari hari-hari sebelumnya, bagaimana tidak karena hari ini adalah hari yang sangat spesial untuk si kembar Rey yaitu hari Ulang Tahunnya.
Pak Akbar dan Bu Sarah yang sudah merencanakan kejutan untuk kedua anak mereka, dengan sengaja dari pagi buta sudah pergi meninggalkan rumah dan tidak membangunkan si kembar Rey.
ketika terbangun dari tidurnya Reyza langsung melihat ke arah jam dinding, dimana jam sudah menunjukan pukul 06:05 WIB. Reyza yang kaget karena bangun agak kesiangan, membangunkan Reyzu yang masih enak-enakan tidur.
"Woiii....Cepat bangun...Woyyy....Sudah siang ini....Aduhhh." Memukul-mukul kan bantal ke kepala Reyzu.
Akhirnya Reyzu terbangun dan kaget saat melihat ke arah jam dinding.
" Uuaahhh (menguap)...Waduh....Sudah jam 6 lebih, kenapa gak bangunin aku." Reyzu kaget dan langsung terbangun saat melihat ke arah jam.
"Mana aku tahu...aku juga baru bangun, udah cepet mandi atau nanti kita bisa terlambat ke sekolah." Bergegas ke kamar mandi.
Karena kamar mandi dirumahnya hanya satu, jadi mereka harus bergantian untuk mandi. Reyza yang sampai ke kamar mandi terlebih dahulu, jadi dia yang mandi duluan dan Reyzu yang tidak sabaran terus menggedor-gedor pintu kamar mandi sehingga membuat Reyza yang didalam menjadi risih dan jengkel.
"Byurrrr.....Byurr....Byurr." Reyza mandi.
"Tok...Dukk...Tok Tok Tok...Dukkk..Dukk.." Suara pintu yang terus-terusan di gedor oleh Reyzu.
"Bisa sabar gak sih!!!." Teriakan Reyza dari dalam kamar mandi.
"Kamu mandi atau sedang membatik...lama amat." Balas Reyzu dari luar.
Beberapa saat kemudian akhirnya Reyza keluar dari kamar mandi dan Reyzu langsung nyerobot masuk kedalam.
"Bisa pelan-pelan gak...pintunya kecil dasar anak kucing." Jengkel dengan tingkah Reyzu.
Sehabis mandi, kemudian mereka bersiap-siap menyiapkan segala sesuatu untuk ke sekolah. Sebelum berangkat mereka menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu, dimana di meja makan sudah tersedia makanan untuk mereka sarapan. Ketika sedang sarapan, disitu mereka baru menyadari kalau orang tua mereka tidak ada dirumah, mereka berfikir kalau mungkin orang tuanya lagi pergi ke kebun.
"Aku dari tadi gak lihat bapak dan ibu, mereka pergi kemana ya." Sambil makan Reyza bertanya.
"Iya juga ya....mereka pergi kemana sih...Apa mungkin ke kebun?." Jawab Reyzu.
"Kalau bapak mungkin aja ke kebun...tapi kalau ibu, gak biasanya jam segini sudah ke kebun." Diam sebentar dan berfikir.
__ADS_1
"Gak tau juga aku...Cepet habisin sarapannya keburu telat sekolah nanti." Reyzu Dengan segara menghabiskan makananya.
Selesai sarapan mereka memanggil-manggil ibunya siapa tahu masih ada dirumah, tetapi setelah mencari dan memanggil-manggil ibunya tetep tidak ada jawaban. Karena waktunya semakin mepet akhirnya mereka berangkat sekolah dan menutup semua pintu.
SAAT DI SEKOLAH
"Kring...Kriinggg...Krinnggg..."
Bell istirahat telah berbunyi, semua murid meninggalkan kelasnya dan mulai melakukan aktivitasnya masing-masing.
Reyza dan Reyzu duduk santai di taman sambil menikmati makanan ringan yang baru saja mereka beli, mereka masih memikirkan kemana perginya orang tua mereka tadi pagi, karena tidak biasanya mereka pergi tanpa memberitahu mereka terlebih dahulu.
"Bapak sama Ibu perginya kemana ya." Tanya Reyzu.
"Kalau aku tahu pasti sudah aku beritahu....Gak biasanya kamu peduli sama mereka, biasanya kamu gak gitu orangnya." Ejek Reyza.
"Kalau orang lain aku gak peduli, tapi kalau orang tua kita beda lagi...Emang kamu gak khawatir gitu?" Menatap kearah Reyzu.
"Ya khawatir lahh." Ujar Reyza.
Terlihat dari jauh Claras berjalan menuju kearah mereka dengan membawa sebuah bingkisan kecil entah apa yang ada di dalamnya.
" Selamat Ulang Tahun untuk kalian berdua....Ini hadiah kecil dariku dan aku minta maaf untuk tahun ini tidak bisa datang kerumah kalian seperti tahun lalu." Memberikan hadiahnya.
"Terimakasih ya untuk hadiahnya Claras....Masalah itu jangan dipikirin, lagian ulang tahunku dan Reyzu hanya biasa-biasa saja gak dirayakan." Menerima hadiah yang diberikan Claras.
Reyzu ; "Sederhana tapi istimewa hahaha."
Tak lama berselang Deden berlari menuju kearah mereka.
"Woii...Santai gak usah lari-larian." Kata Reyzu
"Selamat Ulang Tahun ya untuk kalian berdua....Maaf gak bisa ngasih kado." mulut menganga karena ngos-ngosan habis berlari.
"Makasih ucapannya....Kita sebenarnya gak butuh hadiah dari kalian....Kita masih bisa kumpul aja, sudah menjadi hadiah yang istimewa." Kata Reyza dengan senyum bahagia.
Diantara teman-teman sekelas atau satu sekolahan, mungkin hanya mereka saja yang mengetahui tentang ulang tahun si kembar Rey, karena merekalah yang paling dekat dan paling sering bermain bersama. Pertemanan mereka ber-4 sudah sangat dalam dan sudah menjadi sahabat karib, meskipun akhir-akhir ini sering terjadi masalah tapi mereka sedikit demi sedikit bisa mengatasinya. Saat berkumpul tak jarang mereka curhat atau sekedar bercerita tentang masalah pribadi mereka tanpa rasa ragu-ragu.
PULANG SEKOLAH
__ADS_1
Sesampainya di rumah, si kembar Rey masih mendapati pintu rumah yang tertutup, mereka semakin bertanya-tanya kemana perginya orang tua mereka. Setelah melepas sepatu, mereka memasuki rumah dan melihat bahwa motor ayahnya sudah berada di dalam rumah, akan tetapi tidak ada tanda-tanda keberadaanya.
"Ini motor bapak sudah ada dirumah...tapi bapak dimana ya." memegangi motor bapaknya.
"Pak...Bapak...Bapak dimana?" Reyzu Berusaha memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban.
Saat berjalan menuju ke kamar tiba-tiba Pak Akbar dan Bu Sarah keluar dari kamar si kembar Rey dengan membawa sebuah kue ulang tahun sebagai kejutan.
"Selamat Ulang Tahun kami ucapkan......" Keluar dari kamar dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Karena hal itu membaut si kembar Rey menjadi terkejut dan bahagia dibuatnya. Setelah berdoa dan meniup lilinnya, mereka langsung memeluk kedua orang tuanya dan mengucapkan terimakasih.
"Terimakasih...Pakk...Bukk." Memeluk Pak Akbar dan Bu Sarah.
"Iya Sama-sama nak..." Mengelus rambut kedua putranya.
Kemudian Pak Akbar meletakan Kue tadi di atas meja dan Bu Sarah mengambil hadiah ulang tahun yang sudah mereka persiapkan kemarin.
"Lihat...Bapak dan Ibu punya hadiah apa buat kalian berdua." Bu Sarah Memberikan hadiah yang telah mereka persiapkan.
"Terimakasih bu...kita buka yaa.." Si kembar Rey menerima hadiahnya.
"Iyaa buka aja." Mengelus rambut kedua putranya.
Si kembar Rey membuka hadiah yang mereka terima, mereka mendapati di dalam kado tersebut ada peralatan sekolah baru untuk mereka.
"Maaf ya...Bapak sama Ibu hanya bisa belikan itu saja." Duduk disamping si kembar Rey.
"Gak papa kok bu...Ini saja kita sudah bersyukur" Sahut Reyza.
"Oh iya....Claras tadi juga kasih kita bingkisan kan...Buka aja sekalian." Reyzu mengeluarkan hadiah yang diberikan Claras dari dalam tasnya.
"Aku juga lupa...ayo kita buka." membuka hadiah dari Claras.
Bingkisan dari Claras berisi sebuah kalung dengan gantungan kalungnya berupa inisial nama mereka yaitu "R".
Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan untuk mereka berdua, bagaimana tidak....
Tidak semua orang bisa merasakan tulus dan sayangnya orang-orang yang terdekat dengan kita, terutama orang tua ataupun seorang teman pada saat hari yang spesial di hidupnya.
__ADS_1