
Dengan selesainya UTS, menandakan bahwa materi pembelajaran semester gasal telah usai dan tuntas, para murid datang ke sekolah hanya untuk sekedar absen tanpa adanya kegiatan pembelajaran.
Di bagikannya hasil ujian ( rapot ) para murid menjadi awal dimulainya libur panjang, kurang lebih selama dua minggu sampai setelah tahun baru.
~ Hari Libur ~
Si kembar Rey menghabiskan sebagian besar hari liburnya untuk bermain dan membantu orang tuanya di kebun.
Mereka berdua memanfaatkan hari libur panjang ini dengan sebaik-baiknya, dikarenakan setelah libur panjang ini mereka akan menghadapi hal-hal yang cukup melelahkan bagi mereka pada saat sudah masuk sekolah.
Si kembar Rey sekarang sudah kelas 6 SD dan beberapa bulan lagi mereka akan masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Maka dari itu mereka harus sudah mempersiapkan diri mulai dari sekarang supaya tidak mengalami kesulitan pada saat Ujian Nasional nantinya.
~ Siang Hari Yang Cerah ~
Si kembar Rey dan Deden lagi duduk-duduk santai di dalam gubuk di tengah area persawahan, sambil menikmati pemandangan yang indah dan angin sepoi-sepoi yang membuat mereka betah berada di situ.
Mereka bingung karena tidak tahu lagi apa yang akan mereka lakukan untuk menghabiskan sisa-sisa hari libur mereka.
" Kita enaknya ngapain ya? " Deden sudah mulai jenuh berada di dalam gubuk tersebut.
" Gak tau " Menyenderkan bahu dan kepalanya pada penyangga gubuk.
" Lama-lama malas juga ya...kalau cuma diam disini saja " Reyza melihat ke arah tanaman padi yang menari-nari tertiup angin.
" Enaknya ngapain....Mancing belut? " Tatapan Deden mengarah ke Reyza.
" Gak ah....Malas kalau panas-panas begini " Menggelengkan kepalanya.
" Kita pulang aja yok....Lama-lama ngantuk kalau disini terus " Dengan posisi yang sama Reyzu memejamkan matanya.
" Jangan pulanglah....Dirumah juga mau ngapain " Deden mengerutkan wajahnya.
" Lama-lama disini juga ngapain? " Reyza kembali bertanya.
" Huahhhhh ....( menguap ). " Reyzu membaringkan tubuhnya dengan mata yang masih terpejam.
" Kalian membawa uang kan? " Merogoh saku celananya.
" Mau buat apa? " Reyza melirik kearah saku Deden.
" Kita main PS aja yuk...Mumpung aku juga bawa uang " Menyodorkan uang 2k yang dibawanya.
" Yaudah ayo....Dari pada diam disini saja, kebetulan aku tadi juga di kasih uang sama ibu aku buat jajan berdua " Berdiri dan merenggangkan tangannya.
__ADS_1
" Semoga saja tempat rental PS nya lagi sepi " Ucap Deden.
Sebelum pergi Reyza membangunkan Reyzu yang sudah hampir tertidur di dalam gubuk itu.
" Hey...Hey... Cepat bangun " Menepuk-nepuk kaki Reyzu.
Reyzu yang terbangun, lantas menanyakan kemana mereka akan pergi.
" Huaahhhh ( menguap )....Kalian mau pergi kemana " Merenggangkan seluruh tubuhnya.
" Sudah ikut aja " Reyza dan Deden beranjak pergi meninggalkan gubuk itu.
Reyza yang tidak tahu kemana mereka akan pergi, hanya bisa mengikuti jalan mereka.
~ Sampai Di Tempat Rental ~
Sesampainya di tempat Rental PS, mereka mendapati tempat itu masih penuh dengan orang-orang yang masih asik main.
Jadi mau tidak mau, mereka harus bersabar menunggu antrian saat tiba jatah mereka untuk main.
Reyzu yang masih mengantuk, menyarankan pulang aja karena melihat tempat itu masih ramai dengan orang.
" Mending kita pulang aja " Menutup mulutnya karena masih sering menguap.
" Jangan lah...Nanggung sudah sampai disini " Bujuk Deden.
" Bener kata Reyza...Yok masuk kedalam " Memarkirkan sepedanya, berjalan menuju kedalam rumah rental.
Didalam rental sambil menunggu jatah giliran main, Reyza dan Deden asik menonton orang-orang yang memainkan PS dengan bermacam-macam game yang dimainkan.
Sedangkan Reyza yang masih mengantuk dia menyenderkan tubuhnya di tembok dengan mata yang terpejam karena saking kantuknya.
Hampir 2 jam menunggu akhirnya waktu untuk mereka bermain datang juga, mereka menyerahkan uang yang mereka punya kepada penjaga rental dan mendapatkan waktu main kurang lebih 3 jam.
Reyza membangunkan Reyzu yang masih tertidur dengan maksud untuk mengajaknya bergantian bermain game PS tersebut.
" Hey....Hey... Cepat bangun " Menepuk-nepuk pundak Reyzu.
Reyzu yang terbangun membuka matanya pelan-pelan dan mengira kalau mereka sudah selesai main sehingga dia bisa pulang.
" Hhmmmm....Sudah selesai mainnya, kalau sudah selesai ayo cepet pulang " Masih mengumpulkan nyawa.
" Belum...Kita aja baru main, ini sekarang giliran kamu " Reyza menyodorkan stik PS yang ada ditangannya.
" Aduhhh.....Dari tadi masih mau main sekarang, bisa-bisa aku pingsan disini nanti " Mengusap-usap rambut dan wajahnya.
__ADS_1
" Makanya biar gak ngantuk...Main PS sini " Deden menghadap ke arah Reyzu yang berada di belakangnya.
" Gak usah....Kalian main dulu aja " Tangan sedekap, kaki diluruskan, badan disandarkan ke tembok dan memejamkan matanya lagi.
" Yaudah kalau gak mau " Melanjutkan bermain PS berdua bersama Deden.
Reyza dan Deden sangat menikmati permainan dalam PS tersebut, mereka berdua mencoba banyak sekali vidio game dalam PS tersebut dibarengi dengan bercanda diantara keduanya.
Sudah lama sekali saat terakhir kali mereka bermain PS, karena dulu mereka sempat kecanduan bermain game dalam PS sehingga membuat nilai mereka menjadi anjlok.
Karena hal itu si kembar Rey dan Deden dimarahi dan dilarang bermain PS lagi oleh orang tuanya, namun mereka tidak langsung bisa lepas begitu saja dengan kecanduan game PS tersebut.
Tak jarang mereka masih sembunyi-sembunyi untuk bermain game PS tersebut, akan tetapi mereka secara bertahap berusaha untuk mengurangi waktu mereka untuk bermain PS, hingga sekarang mereka sudah sangat jarang memainkan PS lagi.
~ Beberapa Jam Kemudian ~
Akhirnya waktu bermain mereka habis, Reyza & Deden sangat puas dan senang hari ini, setelah sekian lama akhirnya mereka bisa bermain PS lagi.
Sebelum pergi Reyza ketiga kalinya membangunkan Reyzu yang yang sedari tadi masih tertidur.
" Hoy...Bangun....Hoy....Ayo pulang " Menepuk-nepuk pipi Reyzu.
" Huuaahh ( menguap ) " Menutup mulutnya dan merenggangkan tangannya.
" Sudah selesai? " Reyzu mulai berdiri dari duduknya.
" Iya sudah selesai, ayo pulang " Berjalan keluar dari dalam tempat rental.
Sesampainya di tempat sepeda Reyzu meminta Reyza untuk gantian membonceng dirinya.
" Gantian kamu yang bonceng ya " Mengerutkan wajahnya.
" Iya aku yang akan bonceng " menaiki sepedanya.
" Ayo cepet, keburu sore " Deden mulai mengayuh sepedanya.
Dalam perjalanan pulang Reyza dan Deden bercerita tentang game-game yang baru saja mereka mainkan tadi karena sangat mengasikan dan menyenangkan.
Deden yang masih belum puas, mengajak si kembar Rey untuk datang bermain PS lagi besok.
" Besok kita ke sana lagi ya?...Belum puas aku "
Ajak Deden.
" Gak ah....Nanti kalau sering-sering aku dimarahin lagi sama ibu aku " Reyza menolak ajakan Deden.
__ADS_1
" Iya sama...Aku nanti kalau ketahuan juga pasti di marahi hehehe "
Reyzu yang tidak tau apa-apa karena dari tadi tertidur hanya bisa mendengarkan cerita mereka berdua.