![Fallen Angel [Malaikat Jatuh]](https://asset.asean.biz.id/fallen-angel--malaikat-jatuh-.webp)
Kapal telah singgah sedaritadi dipinggiran pulau dan kapal melayang diudara. Tapi awan yang berlayar melintasi langit Lebih cantik jauh dari ini.
Ada seorang pria sedang duduk indah diluar ruangan kapal dengan secangkir teh ditangan nya. Keberadaan nya ada diatas gumpalan awan, tidak ada satupun yang tau keberadaan nya, bahkan burung tidak terbang setinggi nya. Aneh nya kapal yang ditempati pria tersebut dapat melayang, padahal berat kapalnya tidak main-main.
"Hmm, tepat seperti perkiraan ku. sudah mesti nya mereka mengurusi orang yang mengganggu rencana mereka. Aku sudah menunggu kalian selama 3 hari jadi ... kuharap kalian bisa menjadi batu loncatan untuk pion-pion ku yang berharga" orang yang berada di kapal melayang itu adalah Clark, master dari Clara dan Elena.
"Sudah lama aku tidak bersantai seperti ini, akan kulihat bagaimana kemampuan kalian" ia menghirup udara sejuk. Teh sedikit demi sedikit ia minum.
"Sama seperti sebelumnya, teh nya kurang enak" Kata Clark memperhatikan air teh nya, ia menggoyangkan cangkir nya.
***
"Siapa kau sebenarnya?, luka mu itu dapat pulih sendiri!" Pria bertopeng ungu mengernyit, ia sungguh dibuat keheranan.
"Kau telah merusak baju pemberian master, Clara akan memberikan mu hukuman yang layak!" Jawab datar Clara, ia hanya peduli dengan pakaian yang diberikan Clark kepadanya.
Clara langsung saja melesat lurus, tidak lupa juga ia mencabut sabit besar nya dari tanah.
"Sombong sekali tidak menjawab pertanyaan atasan kami. Sini!, kau akan kami berikan pelajaran!" Pe topeng emas lainnya serta pe topeng hitam sedang membaca kan rapalan nya masing-masing, ia benar-benar berniat untuk menghentikan Clara serta ingin membunuh nya.
"Sekumpulan semut tidak layak untuk menghentikan murid master" Kata Clara pakai nada acuh tak acuh. Ia menghempaskan sabit nya kepermukaan tanah.
dumm ...
kruk ... krack
Permukaan tanah dibuat bergetar dan terbelah, hal itu membuat tubuh mereka tak seimbang dan akhirnya ada juga yang terjatuh hingga berlutut. sebagaian orang tidak fokus serta terbata-bata mengucapkan rapalan.
mereka dibuat gagal oleh satu orang saja, pe topeng hitam dibuat kesal karena sihir mereka tidak berhasil dikeluarkan. yang berhasil hanyalah 2 orang pe topeng emas.
__ADS_1
mereka berdua Masing-masing mengeluarkan sebuah lingkaran sihir "Terimalah ini, tanah gempa" pe topeng emas memukuli permukaan tanah, lingkaran sihir nya bereaksi seketika itu juga. ia berhasil mengeluarkan gundukan tanah Tinggi, tentu saja itu semua mengarah ke Clara.
Masih tidak ada reaksi perubahan raut wajah Clara, ia hanya melompat sembari mengayunkan sabit besar nya hingga sihir 'tanah gempa' milik pe topeng emas dapat ia patah kan seperti memotong sayur saja.
tak habis sampai situ saja. ketika Clara belum menyentuh kepermukaan tanah, terlebih dahulu pedang yang terbuat dari api melayang ke wajah nya.
"Perisai air" sempat-sempat nya Elena melemparkan sebuah perisai tepat di pedang api milik musuh, hal itu membuat api pedang nya padam karena pertemuan sihir air dan sihir api yang berlawanan.
Clara sudah turun kebawah, ia melompat kebelakang mencoba menjauh dari tempat nya para organisasi darah merah.
"ck padahal tadi hampir saja mengenai wajah nya" kata pe topeng emas kesal.
"hooh, kau datang lagi. bagaimana dengan orang yang berada di kapal itu?, apakah mereka tidak mati?" ketika melihat Elena baru datang, petinggi topeng ungu sengaja memancing emosi Elena.
"master tidak semudah itu mati, tapi kalau kalian beda lagi ... hehe" kata Elena menatap sinis petinggi topeng ungu, dihati nya sudah tidak sabar untuk pembantaian.
"Mendengar perkataan Elena, Clara tidak lagi mencemaskan master nya. Tapi ia tetap saja masih kepikiran soal baju pemberian master nya yang dirusak begitu saja.
"Hahaha" Yang lainnya ikut tertawa juga, mereka seperti menghormati petinggi nya.
Clara berdiam diri, Elena juga begitu. aura kehitaman Elena semakin menumpuk, kegelapan telah menyelimuti kedua hati murid Clark. dipikiran nya penuh dengan tawaan para pengguna bertopeng.
"heh ... seperti nya emang bagus jika kita siksa satu persatu, bagaimana menurut mu Clara?" pancaran senyuman kegelapan Elena perlihatkan, ia sudah menggunakan otak nya tidak dengan hati nya.
"Ya, mereka sudah merusak baju pemberian master serta mengejek nya. Clara tidak akan mengampuni nya" ujung sabit nya berkilauan ketika sinar matahari mengenai nya, keinginan membunuh nya semakin menguat.
"huh, hanya kalian berdua saja tidak cukup untuk mengalahkan kami" pria bertopeng ungu menghilang dari pandangan, ia berada disamping Clara tapi agak berjauhan karena ingin menjaga jarak.
"Palu ganda" lingkaran sihir di telapak tangan nya memunculkan sebuah palu besar yang terbuat dari sihir tanah. ia seketika itu juga menggenggam nya dengan erat dan langsung mengayunkan nya sekuat tenaga.
__ADS_1
boom
Mata Clara terbuka agak sedikit lebar, ia juga dengan cepat menghalangi serangannya dengan pinggiran sabit besar milik nya. angin nya membuat sebagaian pasir dipinggiran pulau berterbangan, angin dari hantaman palu membuat rambut Clara terangkat.
"lumayan juga, bagaimana kalau ini ... " pria bertopeng ungu mencoba untuk melepaskan genggaman tangan kanan nya dari ganggang besar palu. tangan satunya sedang sibuk menahan palu, ia dengan tangan kanan ingin membuat lingkaran sihir api.
Elena mencoba membantu Clara, ia memunculkan sebuah lingkaran sihir dibelakang pria bertopeng ungu. Pe topeng ungu sedikit terlambat menyadari nya, ia tidak bisa menghindari sepenuhnya.
sling ...
lingkaran sihir nya mengeluarkan pedang air, ia berhasil menggores lengan petinggi topeng ungu.
dgum ...
"Sialan, licik sekali" pe topeng ungu berhenti menyalurkan mana nya ke palu, ia juga melepaskan palu nya hingga membuat palu itu terjauh dan akhirnya hancur menjadi debu.
Clara tidak ingin kehilangan kesempatan. ia langsung saja menghentakkan kaki nya, guna untuk menambahkan tekanan agar bisa melaju kencang, ia membawa sabit nya untuk melesat menyerang petinggi topeng ungu.
"tidak akan kubiarkan!" lingkaran sihir ditangan nya mengeluarkan sebuah tali api menuju ke bawahan nya sendiri, tali itu mengikat ke badan salah satu pengguna topeng hitam. ketika sudah cukup kuat ia langsung saja menarik nya.
pas sudah masuk di jangkauan serangannya Clara, ia langsung mengayunkan sabit besar nya.
Slash ...
bukannya mengenai leher petinggi topeng ungu, sabit tersebut malah memenggal kepala pria bertopeng hitam yang ditarik petinggi topeng ungu barusan tadi.
kepala bertopeng hitam jatuh, darah muncrat ke baju petinggi topeng ungu dan juga sedikit mengenai baju Clara. dibalik topeng nya, petinggi topeng ungu tersenyum puas karena anak dihadapan nya tidak berhasil memenggal kepala nya.
......................
__ADS_1
menurut kalian mending up jam 09:00-14:00 atau tengah malam?