Fallen Angel [Malaikat Jatuh]

Fallen Angel [Malaikat Jatuh]
Chp. 49 : Rencana licik Clark


__ADS_3

"Hooh, kau berani sekali Flera" Clark sedikit menggoda nya sehingga Flera ragu.


"Hmph tuan diam saja, bukannya saya ingin melakukan hal tidak senonoh atau apapun itulah. Ha-hanya saja ... "


"Hanya saja?"


"Ugh ... po-pokoknya lakukan saja apapun yang tuan inginkan kepada saya. Murid tuan kan tidak bisa melakukan ini karena masih terlalu muda, tapi saya beda. Yah ... walaupun saya tidak ada pengalaman sih" jawab nya sudah menyerahkan diri, tentu saja ia mengatakan itu dengan sangat malu.


"Hmm, lakukan yang ingin kulakukan ya"


"I-itu loh. Sa-saya bisa keluar dari reruntuhan karena bantuan tuan, tu-tuan juga membolehkan saya untuk mengikuti anda, saya sudah tidak sendirian lagi berkat tuan" walaupun tidak ingin mengatakannya, Flera tetap memaksa berbicara walau agak terbata-bata dan malu.


"Jadi ... kurang lebih kau hanya ingin membalas budi kepada ku"


"Emm ya, tu-tubuh saya, hati saya, se-semuanya mi-milik tuan. Jadi ... akhh, sulit sekali mengatakan nya" Flera tiba-tiba mengacak-acak rambut nya sendiri karena saking malu nya, setelah itu ia pun memindahkan tangan Clark tepat dibagian buah persik nya.


Begitu menyentuh nya, Clark hanya diam tak bergeming. Membuat isi pikiran Flera semakin bingung dan malu, tiba-tiba saja seluruh wajah nya semakin memerah seperti tomat yang telah masak, meskipun tidak terlalu nampak karena lampu kamar tidak dihidupkan.


"A-apakah tu-tuan tidak ingin melakukannya dengan saya ... " Ucapnya pelan, mata nya sudah sedikit berkaca-kaca.


Melihat nya seperti itu membuat Clark menjauhkan tangan nya dari buah persik milik Flera lalu segera mendekatkan bibir nya ke telinga samping kiri Flera, ia sengaja menghembuskan nafas nya tepat dilubang telinganya "Aku mau melakukan nya, tapi kau harus jujur dulu kepadaku" bisik nya lembut.


Pikiran Flera sudah kacau karena hembusan nafas tuan nya masuk ke telinga nya, kepala nya tiba-tiba mengeluarkan asap "baiklah, saya akan jujur kepada anda?" ucapnya sudah tidak bisa berpikir jernih.


"Kau mencintai ku atau tidak?" Clark lanjut menggoda nya, ia sengaja menggigit lembut daun telinganya.


"Ti-tidak, saya ... ahh, telinga ... "


"Katakan dengan jujur"


"Sa-saya ... ahhh, ci-cinta. Sa-saya mencintai anda" Jawab nya dengan jujur, ia sudah tidak dapat menahan diri lagi.


"Coba jujur dari tadi, dasar cewek tsundere. Aku akan memberikan mu hadiah karena telah jujur"


"Ah, jangan tuan~"

__ADS_1


***


Subuh harinya, Tuan Putri dan para pasukan nya sudah tidak jauh lagi dari tempat tujuan. Mereka lebih memilih untuk berhenti sejenak seperti sedang mengamati sesuatu. subuh itu mereka diterangi oleh lampu besar yang dapat memancar jauh.


"Arahkan lampu jarak jauh ketempat itu" tunjuk jenderal kesuatu tempat.


"Baik jenderal" jawab mereka serentak lalu segera memindahkan nya. Ukuran lampu itu begitu besar sehingga 10 orang harus mengorbankan tenaganya demi dapat menggerakkan benda tersebut.


"Jenderal, ada sebuah pulau yang sangat kecil, bahkan itu tidak dapat disebut pulau"


"Aku melihatnya, mungkin tempat itu telah hancur karena ledakan dahsyat waktu itu. Kita periksa saja terlebih dulu, jika merasa aman kita akan memberitahukan situasi tempat itu kepada Tuan Putri" Jenderal wanita telah mengambil keputusan.


"Baik, saya akan menurunkan perahu kecil untuk mengecek nya"


"Ya lakukanlah dengan hati-hati"


"Baik jenderal"


Beberapa menit kemudian. Ada sekitar 2 perahu yang dinaikkan 2 orang setiap perahu, ada juga 1 perahu yang lebih berkualitas mengapung diatas permukaan air, tentu perahu tersebut dinaiki oleh jenderal tadi.


"Apakah kalian merasakan hal yang aneh?" tanya Jendral wanita berjirah besi yang sedang mengamati tempat yang tidak layak disebut pulau.


"Tidak jenderal!" jawab mereka semua tegas dan serentak.


"Kalian pergilah menuju tempat itu terlebih dahulu. Jika ada hal yang aneh, kalian bisa mengatakan nya kepada ku, nanti aku juga akan menuju kesitu" Jenderal wanita menyuruh mereka.


"Baik jenderal" para bawahan nya menurutinya. Mereka mengayuh hingga sampai ke pinggiran tempat itu.


Mulai saja mereka menginjakkan kaki nya ke pasir yang ada dipinggiran, tentu tidak ada masalah atau hal janggal lainnya.


"Kupikir ini benar-benar aman"


"yeah, kupikir juga begitu"


"sama, justru kupikir pasir disini lebih lembut dari kebanyakan tempat" ia menyentuh pasir pulau dengan tangan nya.

__ADS_1


Rekan nya juga ingin merasakan nya, ia melepaskan alas kaki lalu menyentuh nya dengan telapak kaki "Aku juga merasakan hal yang sama seperti mu, pasir nya lebih lembut dan ... "


" ... lengket" mereka begitu kepanikan karena pasir tersebut membuat mereka berempat tidak dapat bergerak jauh, entah kenapa pasir-pasir disitu malah seperti menahan mereka.


"Apa-apaan ini, kenapa tubuh ku tidak bisa bergerak"


"A-aku juga, akhhh kenapa ini ... "


Agak kejauhan jenderal wanita membukakan mata nya dengan lebar "Ap-apa yang sebenarnya terjadi, mengapa mereka seperti kesusahan begitu ketika menggerakkan tubuh mereka" gerutu nya pelan "Jawab aku!, apa yang terjadi dengan kalian!" teriakan nya dapat didengar oleh seluruh prajurit wanita.


"Je-jenderal!, kami baik-baik saja, hanya tidak bisa bergerak. Harap anda jangan kemari, ada yang aneh dengan tempat ini!"


"Pasir nya membuat kami tidak bisa bergerak!"


"Ya jenderal, jangan pedulikan kami!"


"Ya, jenderal!"


Mereka berempat menjawab dengan keras, keempat prajurit wanita bersiap untuk mengorbankan dirinya. Mereka tidak terlalu peduli sama hidup mereka masing-masing, yang mereka pedulikan hanyalah keselamatan orang lain.


Mendengar teriakan jenderal dan keempat Prajurit, membuat Prajurit wanita lainnya bergerombol keluar dari ruangan kapal. Dengan lampu jarak jauh yang sudah diarahkan ke tempat yang tidak layak disebut pulau, membuat mereka dapat melihat kejadian tadi.


***


"Mereka sudah terkena formasi ku, tidak sia-sia mempertahankan formasi nya selama ini. Akhirnya waktu yang telah ku tunggu-tunggu akan segera tiba" rupanya Clark lah yang membuat keempat Prajurit wanita terjebak dan tidak dapat bergerak sama sekali.


"Rencana ku ini kemungkinan juga tidak dapat berhasil sebelum nya jika waktu jarak tempuh mereka berbeda, jadi sebelum aku pergi ke kota ini, terlebih dahulu aku memasang formasi pasir lengket. Guna formasi ini untuk mengulur waktu agar mereka benar-benar saling bertemu"


"Mereka dipenuhi rasa haus akan penasaran, mereka akan menyelidiki asal muasal ledakan, mereka akan lebih berhati-hati untuk memeriksa nya, pastinya beberapa pasukan akan mereka kirim ke pulau monster sehingga mengaktifkan formasi ku begitu mereka menginjak pasir nya"


"Tuan Putri oh Tuan Putri, kau memiliki sifat yang kuinginkan dalam memaksimalkan rencana ku. Kau memiliki sifat kepedulian terhadap bawahan mu, aku mengetahui nya karena aku telah mengamati mu selama di penginapan ini, karena sifat kepedulian mu nantilah kalian akan benar-benar saling bertemu. Saksikanlah panggung pertempuran yang telah kubuat~"


......................


sudah author bilang, semua nya sudah di rencanakan Clark xixi. Sampai sini dulu chp kali ini, jika suka beri like nya, komen, vote. Itu semua gratis kok, gaada salah nya memberikan hal yang author inginkan, malah itu membuat author semakin semangat.

__ADS_1


__ADS_2