![Fallen Angel [Malaikat Jatuh]](https://asset.asean.biz.id/fallen-angel--malaikat-jatuh-.webp)
Hancurnya bangunan rubuh semakin menjalar keberbagai sisi, kini Arena itu hampir semuanya hancur, termasuk tepat dibelakang Ratu lautan.
Ketua sesepuh yang dalam perubahan wujud tertimpa reruntuhannya, namun rupanya ia masih dapat selamat meskipun sekujur tubuhnya terasa sakit terutama dibagian bekas tendangan.
Raja atau pria bernama Ains richenle harus tewas dalam keadaan mulut ternganga penuh darah, hantaman kuat membuat pedang di perutnya semakin menancap kedalam membuat reaksi sedotan anti mana semakin berparah, lagian tubuhnya sudah dalam keadaan batas maksimal yang dapat ditahannya.
Clark bergegas menggendong Ratu lautan layaknya menggendong tuan putri, ia dengan senyumannya sambil membawa Ratu lautan agak menjauh sedikit dari tempat kekacauan itu, tapi masih tidak keluar dari arena.
Awalnya Ratu lautan agak bingung, mengapa Clark menolongnya? dan apa maksud dari tindakannya?. Namun, pemikiran itu ia kesampingkan sementara setelah kepalanya merasakan pusing.
"Ratu tenanglah, rileks kan tubuh anda" Clark mengatakan itu sebelum tangannya menyentuh ganggang pedang anti sihir. Ucapannya terasa amat sopan dan nada suaranya dipelankan namun terasa amat tegas.
" ... " Ratu lautan tidak menjawab, bukannya apa, hanya saja ia sekarang sedang kesusahan bernafas apalagi kepalanya sedang terasa sedikit pusing.
Dalam sekali sentuhan, entah mengapa pedang anti sihir itu telah hilang sepenuhnya, seperti menjadi uap ataupun debu.
Darah dan bekas tusukan pedangnya juga telah hilang sepenuhnya, perut putih mulus Ratu lautan kembali sembuh tanpa adanya bekas sehelai rambut pun.
Melihat keajaiban didepan mata tentu membuat Ratu lautan sekali lagi terkejut, awalnya ia sedikit kagum sama kekuatan besar dan pertarungan cerdik Clark, namun sekarang ia tidak dapat berkomentar apapun tentang bakat Clark, hanya ucapan terimakasih yang dapat ia sampaikan dari mulutnya.
"Terima kasih"
"Tidak perlu sungkan Ratu, saya melakukannya karena saya ingin. Bagaimana keadaan anda sekarang?, apakah masih terasa sakit?"
Meskipun Clark telah membantunya, tapi di dalam benak Ratu lautan, ia masih agak ragu sama pemuda itu bahkan ia sesekali mewaspadainya, takut kalau Clark memiliki notif tersembunyi terhadapnya.
Mau bagaimanapun Ratu lautan sudah cukup berpengalaman, baginya kebanyakan pria didunia magic ini licik, kita contohin saja seperti Ains richenle atau bisa kita sebut Raja yang telah tewas barusan.
Pendapat nya itu juga telah disampaikan ke Putri Vania waktu dulu, apalagi pemuda yang menggendongnya bukanlah orang biasa. Dari kekuatan, kecepatan, ketepatan, dan hal penyembuhan seperti tadi, itu bukanlah tindakan masuk akal pada anak seusianya.
__ADS_1
"Sepertinya tidak terlalu sakit, kupikir aku masih bisa berdiri" katanya dengan menutupi kewaspadaan lalu mencoba melepaskan diri dari gendongan pemuda itu namun setelah kedua kakinya berpijak, kakinya terasa lemas, terlihat hendak jatuh.
Untungnya Clark masih sempat menahan tubuh penguasa wilayah Aquari "Ratu ... " ucapannya langsung terpotong sama wanita dewasa itu.
"Sekali lagi, terima kasih" ia baru ingat kalau mana nya sudah terserap banyak ke dalam pedang anti sihir sebelumnya, makanya tubuhnya terasa lemas dan tidak bertenaga.
Tidak lama kemudian, suara aura bergemuruh tak karuan, mengacak-ngacak reruntuhan sampai terpental dan berterbangan.
Wuhhhh bummmmm!
Rupanya aura itu berasal dari ketua sesepuh yang terlihat mengamuk, aura seperti lava meledak membuat reruntuhan itu menyingkir ke mana-mana.
"Heh ... kau masih hidup? kukira sudah berada di alam lain?!"
Nada santai bermaksud menyindir dari mulut Clark membuat ketua sesepuh sangat marah "Sialan!, berani-beraninya kau menyudutkan ku! seperti ini, kau tidak akan ku ampuni ... HIAHHHHHHHHHH!!!"
Bumm! bummm!! bummmm!!!
"Ratu ... bisakah anda membawa yang lainnya menjauh, mereka tidak bisa berjalan karena terluka"
"Apa!?" mendengar permintaan aneh, Ratu lautan menatap heran. Bagaimana mungkin ia bisa membawa banyak orang? terutama dalam kondisi tubuh lemah dan mana yang amat rendah. Tapi, pikiran di benaknya berhasil dibungkam setelah pemuda itu berhasil mengalirkan sebagian mana nya kedalam tubuh Ratu lautan.
"Sekarang bisa kan?"
"Hmm ... ya, terima kasih" terdapat sedikit rasa bersalah didalam benaknya karena telah mencurigai pemuda itu terus menerus, padahal pemuda itu sudah membantunya dan berniat untuk menjauhkan orang-orang yang terluka disana, tapi ia malah beprasangka buruk terhadap mantan malaikat, bukankah itu termasuk jahat?.
Clark tau kalau Ratu lautan masih berwaspada terhadapnya, meskipun ia lihai menyembunyikan pendapatnya, tapi pengalaman ribuan tahun Clark sebagai malaikat telah terpasang rapi kedalam otaknya, ia tau maksud dari tindakan orang, termasuk perasaan.
"K-kau, hati-hati lah ... " Ratu lautan baru saja ingin mengucapkan beberapa patah kata, tapi terlambat! Karena saat ia hendak berbicara, Clark memotong pembicaraan nya.
__ADS_1
"Jangan khawatir Ratu!" balasnya lalu segera membatin "Hehh, sepertinya rasa bersalah mu sudah tertanam, apakah pendapat mu tentang ku telah berubah?, kuharap kau nanti akan segera berguna"
Tanpa banyak basa-basi lagi Ratu lautan langsung menyetujui permintaannya, ia membawa puluhan orang terluka seperti murid dan guru Akademi dengan menggunakan sihir dasar dari elemen air yaitu bola air.
Bedanya, bola air yang digunakan cukup besar sampai dapat melindungi seluruh tubuh korban, lalu bola air itu juga tidak sepenuhnya berupa air, didalamnya ada sebuah udara untuk bernafas.
Aslinya masih banyak orang yang belum kabur ke kota Olisfield, banyak murid dan guru yang terluka parah karena habis menyerang para sesepuh, jadinya mereka tidak dapat bergerak apalagi berlarian.
"Hahahaha! ... bodoh!, kau berencana melawan ku sendirian?!" begitu melihat puluhan orang terbungkus bola air dan mereka berhasil dibawa keluar, ketua sesepuh tertawa sekencang-kencangnya.
"Daripada mengeluarkan ocehan mu itu, mending langsung tunjukkan kekuatan maksimal mu" Clark melepaskan jubahnya lalu memasukinya kedalam cincin.
"Jangan sombong!!!, biar kutunjukkan gimana kekuatan tahap 'misterius' sebenarnya"
WUSHHHHHHHHH!!!
Aura membunuhnya tidak kendur sedikitpun, ia secara terang-terangan menunjukkan power maksimalnya, kawasan tempat berpijak nya Clark retak, mungkin itu karena dampak ngeri dari aura ketua sesepuh.
***
Beberapa menit yang lalu, jauh dari tempat kompetisi, sekitaran kawasan hutan.
Tuan Yin yang menghilang dari tempat, aslinya kabur, ia merasa kalau terus-terusan disana maka nyawanya akan melayang kapanpun.
"Huhhh-huhhhh ... " nafasnya kurang teratur, Ia terlihat ngos-ngosan tanpa peduli kalau ketua sesepuh cukup tersudutkan.
"Gila!, aku tidak tau siapa dia sebenarnya, melihat mata nya saja sudah membuat bulu kuduk ku merinding" gerutunya teringat tatapan tajam guru muda disaat para sesepuh dan Clark sedang adu kekuatan.
Ternyata di sela-sela pertarungan, Clark sengaja memberikan tatapan mengerikan kearahnya seakan memberikan kesan mematikan mental lawan, ia berniat untuk membiarkan Tuan Yin kabur dengan pengecualian, kedua muridnya akan mengejar.
__ADS_1
......................
Sudah lama hilang ('-'*)♪