![Fallen Angel [Malaikat Jatuh]](https://asset.asean.biz.id/fallen-angel--malaikat-jatuh-.webp)
Sesampainya disana, pe topeng merah dapat melihat pemuda itu masih menunggu dengan melayang, tentu lelaki itu masih di tempat nya tadi, tidak beralih ataupun berpindah.
"Bagaimana rasanya?" Seru Clark namun tidak dijawab oleh pemimpin organisasi darah merah, lawan Clark malah mencoba mendekatinya, terbang menggunakan kecepatan tinggi.
"Huh ... apakah kau benar-benar tidak ingat dengan ku?, gadis iblis mungil"
Pe topeng merah seketika langsung berhenti, ia mengepakkan sayapnya, diam di udara.
"Kau ... bagaimana bisa tau bahwa aku adalah seorang wanita, dari sosok wajah mu aku juga tidak mengenalimu" ia tau kenapa pemuda itu memanggilnya iblis, itu karena ada sebuah sayap di punggung nya sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya ialah sesosok iblis wanita.
"Sekalipun kau menggunakan jimat pengubah suara, aku akan tetap mengenalimu" senyumnya masam.
(Seperti namanya, jimat pengubah suara adalah sebuah jimat yang dapat mengubah suara pengguna nya)
"Jangan mengada-ngada, aku merasa tidak pernah bertemu sebelumnya" jawab nya tidak percaya bahwa sebelumnya mereka saling mengenal.
Ctak ...
Clark menjentikkan jari nya. Angin di udara mengunci pergerakannya, ia sama sekali tidak dapat mengepakkan sayapnya, bahkan pergerakannya telah terkunci, tidak dapat bergerak sama sekali.
"Apa yang ingin kau lakukan!" teriak pe topeng merah memberontak, ia mencoba melepaskan dirinya dengan aura pekat miliknya, usahanya tentu hanya sia-sia, ia masih terperangkap.
"Percuma saja" nada Clark di beratkan, senyuman menyeramkan nya sudah terpancar jelas dimata pe topeng Merah.
"Berengsek, kau menipu ku!" ia masih mencoba menggerakkan tubuhnya kesana kemari, auranya juga seringkali keluar. Tindakan nya benar-benar percuma, angin yang mengunci pergerakannya lebih kuat dari dugaan nya.
"Lebih baik kau diam, kau sungguh berisik"
__ADS_1
Bummm!!!
Ledakan aura secara tiba-tiba dikeluarkan Clark, tanah dibuat bergetar hebat, topeng merah yang dikenakan pemimpin organisasi darah merah retak dan hancur hingga berkeping-keping akibat aura yang terlalu kuat.
Iblis wanita itu berparas cantik, rambutnya sedikit unik karena ada bagian warna yang berbeda dari rambut yang lainnya, dibagian itu berwarna merah sedangkan sisanya berwana hitam.
Keringat dingin mulai mengucuri wajah cantiknya. Tak berselang lama kemudian, bangunan istana serta tangga menuju kemari semuanya dibuat runtuh, mayat yang melayang di udara juga sudah tidak ada lagi, entah kemana hilangnya.
Sebenarnya pemimpin organisasi darah merah bisa saja pingsan atau berakhir tewas hanya karena merasakan ledakan aura pemuda diatasnya saja. Pemuda itu sengaja melindungi tubuh wanita itu dengan sihir angin miliknya, jadi aura yang dirasakan wanita itu hanyalah sedikit, meski begitu tetap saja orang itu dibuat ketakutan setengah mati.
"Kau akhirnya lebih tenang, coba daritadi begini" kembali pemuda itu menebar senyum ramahnya, tidak ada senyuman menyeramkan. Ia kemudian mendekatkan dirinya ke pemimpin organisasi darah merah.
"A-apa yang ingin kau lakukan kepadaku" serunya mulai pasrah. Menurut insting nya pemuda dihadapan nya ini bukanlah lawan yang seimbang.
"Aku suka wajah pasrah mu itu" Clark menaikkan dagu wanita tersebut "kau juga lumayan cantik"
"Kurasa aku tidak ingat pernah menyinggung orang kuat sepertimu sebelumnya, mengapa kau menyerang organisasi darah merah ku" ia memberanikan diri untuk bertanya, walau sebenarnya tubuhnya bergetar hebat.
Padahal wanita itu ingin saja melawan tapi niat itu ia urungkan karena perbedaan kekuatan mereka yang sangat jauh. Ia juga berpikir bahwa Clark akan melakukan hal yang tidak senonoh kepadanya nanti.
"Kau ... " Clark belum menyelesaikan pembicaraan nya, terlebih dahulu wanita itu memikirkan sesuatu yang tidak pantas akan terjadi selanjutnya.
" ... jadilah rekan ku"
"Eh, hah?" sontak saja ia tidak percaya apa yang baru saja dikatakan Clark.
"Jadilah rekan ku, kurasa ketahanan tubuh mu sedikit pantas menjadi rekan ku" lanjutnya membuat wanita itu semakin terkejut.
__ADS_1
"Mengapa kau ingin menjadikan musuh mu rekan mu, padahal bawahan ku telah membunuh keluarga murid mu" serunya mengerti mengapa pemuda dihadapan nya kemari.
"Yang lalu biarlah berlalu, aku menjadikan mu rekan ku karena kau berambisi untuk menguasai berbagai wilayah"
"Sepertinya tujuan mu tak berbeda jauh dengan ku, tapi bagaimana kau bisa tau tentang hal itu!"
"Tidak penting bagaimana aku mengetahui nya, intinya aku akan membantu mu menguasai wilayah-wilayah didunia ini. Jadi gimana? apakah kau mau menjadi rekan ku" serunya menawarkan lagi.
"Aku iblis dan kau manusia, aku bisa mengkhianati mu kapanpun saja, bagaimana bisa kau semudah itu mempercayai orang yang baru saja kau temui. Pilihan yang tepat adalah dengan membunuh ku, balas dendam mu akan segera terbalaskan, lagian mereka hanya mematuhi perintah ku, akulah yang sebenarnya bersalah"
"Memangnya kenapa kalau kau iblis, kau saja begitu peduli dengan bawahan manusia mu walau dari gerak gerik mu tidak menampakkan nya, sebenarnya kau itu orang baik~" seru Clark tersenyum lembut kemudian mengelus rambut nya.
" ... " pemimpin organisasi darah merah tidak bisa berkata-kata, ia tersentuh dengan perkataan pemuda itu karena telah menganggap nya orang baik.
"Ba-baru kali ini ada orang yang menyebut ku baik, sebelumnya tidak ada yang mengatakan hal itu kepada ku" wajahnya tertunduk.
"Mengapa seperti itu?"
"Sudah jelaskan. Aku adalah iblis, manusia akan selalu mengira bahwa iblis itu kejam dan jahat, padahal mereka sendiri jauh melebihi dari kata kejam dan jahat"
"Coba ceritakan"
Clark langsung ke inti nya. Wanita iblis yang masih tidak dapat bergerak hanya mengatur nafasnya lalu mulai bercerita panjang.
"Beberapa ratus tahun yang lalu, suku iblis dan monster hidup berdampingan dengan manusia, pada awalnya peperangan masih berlanjut hingga pertumpahan darah tidak ada habisnya. Bosan sama takdir yang seperti itu terus, suku iblis dan monster memilih untuk menjalin pertemanan dengan para manusia"
"Pihak manusia setuju akan hal itu, kedamaianpun tercipta, tapi itu hanyalah kedamaian sementara, manusia semakin rakus akan kekuasaan sehingga pada hari yang tepat ... mereka membantai habis suku iblis dan monster"
__ADS_1
"Tidak berhenti sampai situ saja, beberapa monster juga ada yang telah disegel menjadi patung batu. Karena hanya aku suku iblis yang tersisa, aku berkewajiban membalaskan dendam para suku kami serta membebaskan monster yang sudah tersegel menjadi patung batu agar bisa membantu ku membuat kekacauan disetiap wilayah" inilah akhir ceritanya.
"Karena itulah kau membangun organisasi darah merah" pemuda dihadapan nya sudah paham, termasuk alasan mengapa mereka menyerang desa-desa dan mengambil anak-anak mereka yang bertanda lahir air. walau tidak dijelaskan tentang itu sama sekali.