Fallen Angel [Malaikat Jatuh]

Fallen Angel [Malaikat Jatuh]
Chp.33 : Pertarungan antara Clara dan pria bertubuh api


__ADS_3

Bumm


Secara langsung Clara menghentakkan kaki nya, ia melesat keatas. Tanpa sengaja serangan acak pria bertubuh api mengarah ke Clara yang sedang melompat ke atas.


Sing ...


Batu berlapiskan api tersebut terbelah rapi menjadi dua bagian, semakin mendekat Batu berlapiskan api itu semakin banyak, ia beberapa kali membelah batu tersebut dengan sabit besar lalu menginjak nya agar lompatan nya semakin tinggi.


Walaupun Batu itu berlapiskan api dan dapat melukai kaki Clara, berkat tubuh nya ia dapat melakukan hal itu, tidak peduli sebanyak apapun luka yang ia terima tetap saja ujung-ujungnya bakalan pulih.


"Hehe, terbelah!, terbelah lah!, untuk master" Clara masih membelah serangan acak milik pria bertubuh api.


Perlahan-lahan tapi pasti. Elena semakin mendekati pria bertubuh api, sayangnya itu tidak semudah keliatan nya. Pria bertubuh api terlebih dahulu menyadari Elena, ia masih saja mengamuk sembari mengeluarkan sihir Batu berlapiskan api berukuran super besar.


Suhu nya begitu panas ketika sudah mendekat. Clara tetap senantiasa mempertahankan senyuman nya "Akhirnya kau melihat Clara hehe, mari akan kulihat bagaimana orang menjijikkan seperti mu dapat bertarung dengan Clara" ia sedikit mengeluarkan keringat dari kening nya.


"Belah saja Batu itu jangan mundur" kata orang didalam kepala nya.


"Clara tidak kepikiran untuk mundur!, biarkan Clara memberikan hukuman yang layak karena telah menghalangi Clara!" Clara tersenyum menakutkan, ia sudah sangat kesal.


"Seni kegelapan" roh bulan sabit tidak menjawab perkataan Clara, ia hanya fokus untuk mengeluarkan trik sihir untuk membantu pemilik baru nya.


Wush


Disenjata Elena terdapat aura yang begitu mencekam, aura nya nampak sangat gelap lalu melapisi sabit besar nya dan juga melapisi tubuh dirinya.


"Tebasan kegelapan" kata roh bulan sabit lagi, Clara langsung saja mengayunkan sabit nya dengan lurus kebawah.


Slashhh! ...


Benar saja. terdapat sebuah aura kegelapan memperkuat sabit milik nya. Batu berlapiskan api itu terbelah menjadi dua bagian, padahal batu berlapiskan api tersebut jauh lebih besar dari ukuran tubuh Clara.

__ADS_1


Suhu panas batu itu juga tidak terlalu berpengaruh terhadap tubuh Clara, mungkin saja itu semua dikarenakan aura kegelapan dari roh bulan sabit menyelimuti nya.


Begitu sudah terbelah. Clara menginjak Batu besar itu lagi dengan sangat kuat, agar ia semakin cepat untuk menuju keatas.


Pria bertubuh api semakin memperbanyak serangan nya, ia juga melayang dengan mundur mencoba menjauhkan dirinya dari Clara.


"Kemari!. Hehe, jangan mundur" Clara terkadang menghindari Batu berlapiskan api. Jika menurut nya tidak dapat dihindari terpaksa ia mengayunkan sabit besarnya.


Sing ... sing ... sing ... sing ...


"Hahaha, trik seperti ini akan Clara hancurkan" Entah sudah keberapa kali serangan pria bertubuh api itu selalu melayang kearah Clara. Untung nya Clara memiliki tubuh regenerasi jadi tenaga nya selalu saja pulih bahkan dengan luka bakar nya sekalian.


ia masih saja mengayunkan sabit, Clara juga menginjak bekas batu belahan nya agar kecepatan nya dapat ia pertahankan.


"Groarrr!" pria bertubuh api lagi-lagi mengamuk karena tidak dapat menghentikan Clara walaupun sudah mengorbankan banyak mana, lalu pria kehilangan akal itu mengeluarkan tiga batu berukuran besar lagi.


"Menghindar" kata roh bulan sabit, namun sayangnya Clara tidak mempedulikan nya.


"Baik, jika itu keinginan mu" ia mengerti lalu aura kegelapan nya berkumpul di tangan serta senjata nya saja.


Genggaman tangan nya semakin menguat, Ia sekarang sudah mengerahkan seluruh kekuatan nya untuk satu serangan ini. suhu panas dari Batu berlapiskan api itu mulai terasa karena aura kegelapan nya hanya berkumpul ditangan dan sabit nya saja.


"Seni kegelapan ... tebasan kegelapan" kata roh bulan sabit. Clara mengatur posisinya, tangan nya sudah sekuat tenaga mengayunkan nya dari samping kanan ke samping kiri. Bisa dibilang bahwa serangan nya kali ini menyamping.


Singgggg! ...


Bilah angin kegelapan mulai menyebar begitu cepat lalu membuat sebuah percikan api ketika ujung bilahan sudah mengenai Batu besar berlapiskan api.


Walaupun memerlukan banyak tenaga untuk membelah ketiga Batu, akan tetapi upaya yang dilakukan Clara berhasil dengan lancar dan mulus. Ketiga batu itu masing-masing terbelah menjadi dua bagian, berarti jika dihitung secara keseluruhan ada enam bagian.


"Ayo pulih lah lagi!" batin Clara ingin kembali menyerang. Perlahan tenaga Clara pulih lagi, ia selalu saja memaksakan dirinya untuk mengalahkan pria bertubuh api di hadapan nya.

__ADS_1


"Hahaha, tepat sasaran!. kenalah kau dasar orang menjijikan yang menghilangkan kesempatan Clara untuk mendapatkan elusan master!!" merasa jika tenaganya sudah cukup, Clara melemparkan sabit besar nya di tengah-tengah lubang bekas potongan sabit nya.


Sabit itu melayang serta berputar melewati enam bagian Batu berlapiskan api. bersamaan ketika sabit itu melayang, Clara tetap nekat melesat keatas dengan menginjak bebatuan yang sudah terbelah menjadi enam bagian.


Tidak ada aura kegelapan melindungi nya. biarpun begitu, ia tetap saja menginjak nya. Tubuh nya langsung mengeluarkan banyak keringat, apalagi ia hanya mengenakan pakaian dalam, jadi kulit yang tidak terlindungi sudah pasti merasakan hawa panas dari Batu berlapiskan api.


selain hawa panas, Clara juga mendapati luka bakar, tapi akan segera pulih karena tubuh nya merupakan tubuh regenerasi yang dapat memulihkan luka.


Sabit yang sudah dilempari sedari tadi oleh Clara, berhasil ditahan oleh Batu pelindung yang baru saja dimunculkan oleh pria bertubuh api.


Sabit tersebut menancap tepat tengah-tengah pelindung. Tidak lama itu, terlihat lah Clara dengan bermodalkan tangan kosong maju mencoba untuk mengalahkan pria bertubuh api.


Bumm ... track


Pria bertubuh api tidak dapat menahan kerusakan pelindung nya, itu semua karena Clara secara paksa menekan sabit besar yang terlebih dahulu sudah menancap ditengah-tengah nya.


"Matilah untuk master!" Clara mengangkat satu kaki kanan nya keatas dan terakhir langsung menginjak kepala pria bertubuh dengan tumit kaki nya.


Bukkk!


Clara berhasil mengenai kepala pria bertubuh api lalu membuat nya jatuh dari ketinggian. Tumit kaki Clara dibuat luyuh karena bersentuhan sama kepala pria bertubuh api barusan tadi, untung nya ia dapat memulihkan diri nya sendiri.


Masih tidak berhenti, Clara pun mengambil kembali sabit besar nya, kali ini ia melesat kebawah mencoba mengincar pria bertubuh api lagi. Senyuman nya masih terpampang jelas.


Sebelum mencapai tanah, musuh Clara dengan sempat nya membalikkan tubuh nya seperti berbaring diatas ranjang, tapi dalam keadaan terjatuh kebawah. ia mengangkat tangan nya keatas mengeluarkan sebuah lingkaran sihir serta menyemburkan api.


Ketika sudah hampir mengenai Clara, ia pun berinisiatif untuk memutari sabit nya, mencoba untuk melindungi dirinya. Semburan api tadi walaupun tidak mengenai seluruh tubuh nya akan tetapi dapat membakar tangan nya yang sedang memutari sabit besar nya.


......................


sengaja digantungin biar makin greget :v

__ADS_1


__ADS_2