Gadis Gendut Istri Sang CEO

Gadis Gendut Istri Sang CEO
Part 107 #Pertempuran Panas


__ADS_3

"Aku pun sebenarnya juga gak percaya semua akan berhasil. Dan ternyata Allah masih memberi kesembuhan untukku. Jadi selama ini usahaku dan Clarissa tak sia-sia." balas Kendrick menatap Clarissa dengan senyum mengembang.


"Untuk melihat hasil scanmu mungkin besok sudah bisa keluar. Bair nanti aku saja yang ke rumahmu, kau tak perlu ke rumah sakit lagi. Datanglah kalau jadwal terapimu saja" jelas Farghan.


Tadi Kendrick melakukan beberapa pemeriksaan untuk melihat keadannya sekarang dan mengetahui apakah saraf-saraf dikaki Ken berkembang kembali. Sekaligus melakukan pemeriksaan lain secara menyeluruh. Agar bisa dibandingkan dengan hasil awal. Setelah berbincang, Kendrick dan Clarissa pun pamit untuk pulang.


"Terima kasih Far, kami pamit pulang dulu."


"Iya, hati-hati"


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam"


"Mas kita mau langsung pulang atau kamu mau ke kantor?" tanya Clarissa setelah berada diluar.


"Pulang ke rumah dulu saja nganterin kamu, nanti setelah itu aku pergi ke perusahaan." balas Kendrick.


"Ya sudah kita pulang dulu." Clarissa mendorong kursi roda Kendrick sampai di depan lobi. Disana Very sudah menunggu untuk membantu majikannya masuk ke dalam mobil.


🥀


🥀


🥀


Satu bulan telah berlalu, segala ujian sudah dilewati oleh Clarissa maupun Kendrick. Badai yang menerpa keduanya sudah pergi dan berganti pelangi. Suasana kebahagiaan terpancar dalam keluarga mereka. Apalagi sekarang Kendrick sudah tak perlu memakI kursi roda lagi untuk kemana-mana. Kakinya perlahan berfungsi kembalu atas keajaiban Tuhan. Sehingga ia tak memerlukan bantuan kursi roda. Walau pun belum sembuh total, setidaknya Kendrick sudah bisa berdiri tegak dan kesana kemari.


Kakinya memang belum bisa seimbang total. Jadi Ken jalan pun pelan-pelan agar tidak jatuh. Terkadang dia memakai tongkat jika kesusahan. Tetapi Kendrick tak mau membiasakan diri menggunakan tongkat, agar kakinya bisa berjalan normal lagi tanpa bantuan apapun.


Dokter pun sampai terheran-heran dan tak akan mengira yang dialami Kendrick adalah nyata. Ken masih harus menjalani terapi untuk beberapa minggu kedepan sampai kakinya benar-benar normal kembali.


Sekitar tiga minggu lagi bertepatan ulang tahun Khalvan dan Kheisen. Pesta yang dibuat oleh Kendrick dan Clarissa akan sangat meriah untuk kedua putranya. Mereka bahkan sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Pesta ulang tahunnya akan diadakan dihotel yang disampingnya terdapat gedung yang biasa digunakan untuk acara-acara tertentu. Hotel itu milik orang tua Eveline, sehingga Clarissa tak perlu resah.


Beberapa hari yang lalu, Kendrick dan Clarissa berkunjung ke rumah Alifa. Mereka meminta penjelasan kepada Alifa seputar tentang bagaimana agar bisa mempunyai anak kembar. Alifa mendengarnya merasa heran. Apakah Kendrick dan Clarissa berniat untuk mempunyai anak kembat lagi? Bukannya sudah ada Khalvan dan Kheisen. Disitu Kendrick menjelaskan niatnya dengan Clarissa untuk mempunyai anak kembar lagi. Yang jelas kemauan Kendrick, dari awal memang dia yang ngotot pengen punya baby kembar lagi.


Kemudian Alifa pun menjelaskan kepada mereka. Bisa saja Clarissa hamil anak kembar lagi, asalkan mereka menjaga pola hidup yang sehat.

__ADS_1


"Bisa kok, asalkan kalian bisa menerapkan hidup yang sehat. Jangan merokok, jangan minum yang mengandung alkohol, tidur yang cukup, jaga pola makan, dan jangan sampai banyak pikiran. Kalau kalian melakukan hubungan, aku sarankan saat masa subur Clarissa." jelas Alifa.


"Ohh gitu, Makasih penjelasannya Fa. Kami akan lakukan" jawab Kendrick.


"Iya. Emang masih kurang sudah ada Khalvan dan Kheisen. Mau anak kembar lagi?" tanya Alifa melihat tatapan antusias dari Kendrick.


"Iya nih mas Ken, aku sih gak masalah sebenarnya. Kalau dari aku ya pengen punya anak cewek gitu. Tapi ini minta anak kembar lagi" ujar Clarissa menepuk jidatnya.


Alifa hanya bisa tertawa mendengar ucapan Clarissa. "Apa salahnya kan, biat lucu gitu punya anak kembar semua. Kalau boleh minta sih yang ini cewek dua-duanya aja" sahut Kendrick sambil tersenyum, sedangkan Clarissa hanya bisa melongo.


"Ya sudah Fa kami pulang dulu, terima kasih sarannya." ucap Clarissa.


"Sama-sama, semoga berhasil." balas Alifa ikut berdiri.


"Aamiin, kamu pulang assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam"


Saat malam harinya, Clarissa baru ingat kalau dihitung tepat hari ini adalah masa suburnya. Bahkan sebelum Clarissa mengatakannya Kendrick sudah tau duluan. Lagi-lagi Clarissa hanya bisa bengong tak percaya. Sampai segitunya Kendrick agar bisa punya anak lagi darinya.


Setelah makan malam Kendrick dan Clarissa langsung pergi ke kamar untuk beristirahat. Belum juga Clarissa terlelap dalam tidurnya, Kendrick malah mengusik sehingga Clarissa membuka matanya kembali. Dan ternyata suaminya belum tidur. Sebenarnya Clarissa juga belum terlalu mengantuk.


"Belum ngantuk sayang" balas Kendrick tatapannya berbeda saat melihat Clarissa.


"Lalu? Ya sudah aku temenin." ujar Clarissa akhirnya gak jadi tidur dan membuka matanya lebar-lebar.


"Yaang, ini kan masa suburmu. Apa kamu gak mau itu...." Clarissa masih belum nyambung dengan arah pembicaraan suaminya.


"Apa sih mas kalau bicara tuh yang jelas" kesal Clarissa karna suaminya bicara tidak langsung ke intinya. Aiish memang Clarissa tidak peka dengan kode yang diberikan oleh Kendrick.


"Lah, jangan kesal dong. Kamu nih gak peka banget sih. Itu loh aiihh" Kendrick jadi kesal sendiri melihat istrinya tidak peka-peka dari tadi.


"Mangkanya mas kalau bicara tuh yang jelas jangan setengah-setengah" ujar Clarissa lalu membelakangi Kendrick sembari tersenyum jahil. Hmm pasti sebenarnya Clarissa sudah tau apa maksud dari suaminya. Tetapi memang dia sengaja menjahili Kendrick.


"Aah sayang kok malah hadap sana, aku kan disini" kemudian Clarissa pun berbalik lagi menatap Kendrick yang tengah merajuk.


"Mangkanya mas kalau ngomong itu yang jelas, emangnya kamu mau apa sih?" tanya Clarissa yang sebenarnya dia tau.

__ADS_1


Kendrick menunduk sejenak lalu menatap Clarissa dengan tatapan yang ingin sekali menerkamnya. Lalu Kendrick mendekat ke telinga Clarissa dan berbisik yang membuat Clarissa langsung merinding.


"Aku mau kamu sayang, aku ingin kamu" bisik Kendrick lalu ia menjauhkan wajahnya dari sana.


Clarissa membeku sejenak lalu menutupi tubuhnya dengan selimut. Ia masih merasa malu kalau harus melakukannya sekarang. Yang dahulu itu mereka melakukannya karna Kendrick tak menyadari. Namun sekarang kan berbeda, Kendrick dengan sadar memintanya.


"Kok malah ditutupi sih wajahnya sayang" gerutu Kendrick.


"Aku malu mas" ucap Clarissa lirih dibalik selimut.


"Kenapa harus malu, kita kan sudah pernah melakukannya" ujar Kendrick.


"Itukan kamu lagi gak sadar, lah sekarang kan beda mas. Kamu dalam keadaan sadar" jawab Clarissa masih menutup tubuhnya dengan selimut sembari menahan debaran jantungnya yang terpompa begitu cepat, sudah seperti selesai lari maraton.


"Hayuk lah sayang buka selimutnya. Apa kamu gak mau melayani suamimu" ujar Kendrick membujuk Clarissa.


"Emang kaki kamu sudah benar sembuh, nanti ditengah jalan ngeringis sakit. Udah lah mas besok aja, atau nunggu kaki kamu sembuh total" ujar Clarissa dibalik selimut.


"Issh aku sudah sembuh loh. Aku maunya sekarang gak ada besok-besok. Ayolah sayang, kamu gak kasihan sama aku, sudah berbulan-bulan nganggur kini. Kasihan sih junior" ucap Kendrick memohon.


Mendengar ucapan suaminya yang berbeda dan terdengar ingin sekali. Akhirnya Clarissa membuka selimutnya, membuat Kendrick berbinar. Clarissa tak mau membuat suaminya dilema hanya karna ingin menuntaskan hasratnya.


"Iya deh, tapi pelan-pelan loh." ancam Clarissa.


Kendrick langsung mengangguk. Ia sudah ingin sekali menyetubuhi istrinya dan menuntaskan hasrat yang terpendam selama berbulan-bulan. Didalam kamar itu hanya ada Kendrick dan Clarissa. Sementara kedua anaknya sudah dipindahkan ke kamarnya sendiri. Ada Lona yang menjaga, jadi Clarissa tak perlu khawatir. Kalau Lona perlu sesuatu Clarissa meminta agar dibangunkan.


Pertempuran keduanya dimulai, malam ini adalah malam yang panas untuk keduanya. Sekian lama tak pernah melakukan, akhirnya Kendrick bisa beradu cinta dengan Clarissa. Kali ini dia benar-benar sadar melakukannya. Bahkan dia sendiri yang memintanya. Aksinya begitu lembut pada Clarissa. Sampai bisa membuat Clarissa terbang ke nirwana.


Dia memulainya dengan mencium tempat yang menjadi favorinya lalu turun ke leher. Disana Kendrick menaruh bekas cinta dan sedikit menggigit telinga Clarissa. Kemudian dia beralih ke gundukan tempat berharganya Clarissa. Tangannya bermain disana sampai membuat Clarissa tak mampu menahan desiran yang ditahannya sejak tadi. Yang dirasakan kali ini berbeda dari yang awal pertama kali dia melakukannya. Kali ini Kendrick benar-benar membuat dia melayang.


Sentuhan demi sentuhan terasa lembut sampai Clarissa tak mampu untuk menahannya. Suara ******* makin terdengar ditelinga Kendrick. Membuatnya tak mau berhenti untuk melakukan pertempuran dengan Clarissa. Sampai dititik puncak pertempuran, terdengar suara Clarissa makin membuat Kendrick terus melakukan ritmenya dengan lembut agar istrinya tak merasakan sakit. Sembari si junior bermain diteempatnya, Kendrick menempelkan bibirnya dengan Clarissa. Agar istrinya melupakan rasa yang timbul dibawah.


Malam ini benar-benar pertempuran yang memanaskan sampai keringat saling bercucuran. Semua pakaian dah berserakan entah kemana. Entah sudah berapa ronde Kendrick melakukan hubungan penyatuhan. Pertempuran mereka berakhir saat dirasa Clarissa sudah mulai lelah. Kendricm menuntaskan yang terakhir lalu mengecup kening Clarissa dan menjatuhkan tubuhnya disamping istrinya. Clarissa sudah tak ada tenaga untuk berbicara. Setelah mereka bertempur Clarissa langsung terlelap. Kendrick tersenyum sejenak sambil menyelimuti istrinya. Ia pun mendekap Clarissa dan ikut terlelap, karna tubuhnya juga capek.


🌺


🏵

__ADS_1


🌺


Like nya monggo dipencet gratis kok 🤭 tambah komennya, saran-saran juga boleh 😁. Syukron


__ADS_2