
"Bosan lah mas dikamar terus, aku gak akan kecapean kok. Dibawah juga duduk-duduk saja gak ada aktivitas" Clarissa terus ngotot pengen keluar.
Kendrick berpindah tempat menyandarkan tubuhnya disandaran ranjang samping istrinya. Lalu ia meminta Clarissa mendekat. Oleh Kendrick langsung dipeluknya Clarissa sambil tangannya mengusap lembut rambut istrinya. Clarissa pun ikut membalas pelukan tersebut. Tiba-tiba suasana hening sejenak, tak ada kata pembicaraan yang keluar dari mulut mereka. Sampai Clarissa melontarkan pertanyaan.
"Aku mau tanya sama kamu mas?..." tanpa menatap wakah Kendrick.
"Tanya apa sayang, tanyakan saja"
"Saat koma itu, apasih yang kamu rasakan mas? Orang koma kan antara hidup dan mati yakan? Terus selama itu kamu jalan-jalan kemana saja kok gak balik-balik."
"Jalan-jalan?" Kendrick masih gak ngerti dengan maksud istrinya.
"Iya, aku sering baca novel. Dan kalau orang yang koma itukan arwahnya keluar. Lah terus kamu keluar arahnya kemana? Kalau dinovel yang aku baca sih berbeda-beda. Aku pengen mendengarnya deh dari kamu" Clarissa sepertinya antusias sekali untuk mendengarnya sampai menatal wajah Kendrick.
Oleh Kendrick malah mengecup sekilas bibir Clarissa. Ia merasa gemas melihat istrinya. "Aiihh, main nyomot aja sih mas. Bilang-bilang kek" pungkas Clarissa kesal sekaligus sedikit terkejut tadi tiba-tiba mendepat kecupan dari Ken.
Kendrick malah tertawa melihat ekspresi istrinya, dengan bibir yang manyun dan wajah yang cemberut. "Gak salahkan aku melakukannya? Dengan istri sendiri kok bukan istri orang"
Kendrick langsung mendapat pukulan dilengannya. Clarissa hanya memukulnya pelan sebagai candaan saja dan tidak benar-benar memukul. Clarissa melepaskan pelukannya, namun ditahan oleh Kendrick sehingga Clarissa tak bisa bergerak kemanapun. Tenaganya tidak sekuat suaminya. Akhirnya dia pasrah dari pada lelah.
"Jangan ngambek dong, aku minta maaf deh. Katanya tadi mau denger, jadi gak?" Clarissa hanya diam saja tak menanggapi apapun.
"Hei, aku ngajak ngobrol kamu loh sayang. Iya deh aku minta maaf, gak akan aku ulangi lagi."
"Hmm," masih dipelukan Kendrick.
"Ya sudah deh kalau kamu gak mau mendengarkan. Istirahat saja, aku temenin disini" kata Kendrick, akhirnya melepaskan dekapannya dari tadi. Tapi Clarissa malah beralih menidurkan kepalanya dipangkuan Kendrick.
Kendrick sudah peka dengan sifat istrinya. Clarissa kalau lagi ngambek, dia tidak akan pergi atau marah-marah. Dia lebih memilih diam dan penenangnya adalah pelukan suami. Kendrick membiarkan apapun yang mau dilakukan Clarissa asalkan dia tidak ngambek lagi.
__ADS_1
"Dah selesai ngambeknya?" tanya Kendrick sambil mengelus pipi Clarissa dengan lembut.
"Sudah, ayo cepat katakan jangan buat aku nunggu." jawab Clarissamasih di posisinya.
Kendrick lantas tersenyum. "Aku gak tau sayang saat itu keberadaanku ada dimana. Yang aku ingat semuanya itu gelap, tidak ada titik cahaya sedikit pun. Aku mau jalan juga gak tau arahnya kemana. Aku hanya bisa minta tolong dan berdoa. Aku bisa dengar apa yang kamu katakan sebelum pergi. Saat itu aku gak ada harapan untuk kembali. Tapi hatiku meminta untuk menunggu. Jadi ya aku tunggu tanpa bergerak sedikit pun. Dan saat itu aku sudah laamaaa sekali menunggu, harapanku sudah pupus. Lalu aku pasrah dan memutuskan untuk tak akan kembali selamanya. Hatiku pun juga sudah tak berharap untuk kamu bisa kembali lagi. Lalu aku jalan beberapa langka entah arahnya kemana. Dan disaat itu ada cahaya yang teraaang sekali. Aku jalan ke arah sana....." jelas Kendrick panjang lebar dan sejenak ia menjeda ucapannya sambil tangannya masih mengelus rambut Clarissa.
"Lalu apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Clarissa.
"Aku sudah hampir masuk, ibaratkan aku sudah diambang pintu. Karna cahaya itu yang aku lihat berbentuk seperti pintu. Lalu samar-samar aku mendengar suaramu. Tetapi sangat jauh sekali, aku masih mengira kalau itu hanyalah khayalanku. Dah terus aku berbalik lagi untuk meneruskan langkah kakiku ke depan. Tetapi disitu tanganku berasa ditarik kencang dari sisi lain. Dari luar pintu yang ada cahaya terang itu......"
"Terus apa hanya sampai disitu?"
"Hmm masih panjang. Jadi saat aku ketarik keluar, ada seseorang yang memelukku. Yaa aku terkejut tiba-tiba ada orang. Saat dia melepas pelukannya, aku tambah terkejut. Kamu mau tau siapa dia?"
"Iya, siapa mas?"
"Kamu.."
"Yaa aku juga gak tau, terus kamu bilang (jangan tinggalin aku dan mereka, kami membutuhkan kamu. Kembalilah untuk kami) kamu bilang begitu, aku gak tau yang kamu maksud mereka itu siapa. Dan aku pun tersenyum. Selanjutnya aku sudah gak ingat apapun."
"Jadi suaraku bisa kamu dengar sampai ditempat lain. Syukurlah Tuhan masih memberi kesempatan untuk kamu mas. Aku juga gak bisa bayangin kalau gak ada kamu. Bagaimana nasib anak kita, aku gak mau mereka besar tanpa seorang papa" ucap Clarissa sedih.
"Sekarangkan aku ada disini untuk kamu. Kita rawat mereka sampai besar bersama-sama. Kamu sudah gak sendiri lagi sekarang. Banyak yang menyayangimu terutama aku. Cintaku akan selalu untuk kamu sayang sampai maut yang memisahkan."
Clarissa bangun dari tidurnya lalu memeluk Kendrick dengan erat. Ia sangat bahagia sekarang. Terlepas dari semua ujian yang dia hadapi. Dari awal pertama menikah sampai sekarang Clarissa bisa menemukan kebahagiaannya. Kesabaran nya selama ini terbayarkan juga. Clarissa sendiri tak menyangka kalau dirinya bisa kuat sampai dititik ini. Dimana semua orang kembali untuknya. Berulang kali mereka mengucap syukur dalam hati masing-masing.
"Terima kasih sayang, kamu sudah sabar menghadapi sikapku selama ini dan mau kembali bersamaku. Terima kasih juga sudah mau mengandung dan melahirkan anak kita. Aku snagat bersyukut mempunyai istri seprtimu" kata Kendrick sambil mengecup kening Clarissa.
"Sama-sama, aku gak bisa membohongi perasaanku sendiri kalau aku memang mencintaimu. Sekeras apapun sikap kamu mas, lebih besar cintaku dari pada rasa sakit yang selama ini aku jalani. Karna aku yakin suatu hari kamu akan berubah dan bisa mencintaiku dengan tulus. Dan Tuhan membuktikan itu sekarang" jawab Clarissa.
__ADS_1
Kendrick semakin mengeratkan pelukannya mendengar ucapan Clarissa. Ia sangat beruntung mempunyai istri yang baik, sabar, lembut tutur katanya dan bisa mengubah sikapnya yang arogan. Sekarang kehidupan mereka sudah lengkal dan bahagia. Ada anak dan keluarga yang begitu menyayangi keduanya.
'Aku akan selalu mencintaimu, menjagamu, melindungimu selama nyawa ini masih ada dalam raga. Terima kasih kamu mau kembali untukku, walau pun sikapku sudah kasar padamu. Akan selalu aka ada untuk kamu dan anak kita. Semoga selamanya keluarga kecil kita akan tetap bahagia sampai kelak maut lah yang akan memisahkan. Terima kasih banyak atas kesabaran dan cintamu untukku sayang. I Love You' batin Kendrick memeluk Clarissa dengan sayang.
Tak ada manusia yang terlepas dari yang namanya masalah. Tidak ada kehidupan yang terlepas dari ujian dan cobaan. Semua pasti merasakannya dan melewati titik terendah dahulu sebelum menemukan titik teratas. Titik dimana mereka menemukan kebahagiaan atas kesabarannya. Yang dilihat sekarang adalah balasan dari ketabahannya, tetapi tak ada yang tau masa lalu atau sebelumnya dia melewati apa. Menerima masalah apa saja.
...♡♥♡♥♡♥♡♥♡♥♡...
Story The Day
 ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄
🥀🥀🥀
Jangan melihat kenikmatan orang lain dari luarnya.
Tapi lihat lah perjuangan dia sebelum dititik kesenangan. Jangan menganggap apa yang dimilikinya sekarang memang keberuntungan. Namun dibalik semua itu ada perjuangan dan kesabaran yang luar biasa. Allah sudah mengatur hidup hamba-Nya dan takdir mereka masing-masing. Dan Allah tak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya.
Maka jangan iri dengan kehidupan orang lain yang terlihat bahagia. Karna kita tidak tau masalah apa yang sedang dihadapinya sekarang atau sebelumnya. Mereka memang memperlihatkan senyum dan kesenangan diluar yang tampak dimata kita. Tetapi kita gak tau tangisannya setiap malam dibalik selimut diatas kasur. Bersujud disetiap shalat nya yang tidak kita ketahui.
Mereka menyembunyikan segala kesedihannya agar orang lain tidak mengasihani atau ikut merasakan atas penderitaan yang selama ini dialaminya. Untuk menutupi itu semua mereka ganti dengan senyuman yang sebenarnya dalam hati mereka menangis pilu.
Ujian setiap manusia pasti berbeda-berbeda. Ada yang diuji dari keluarga, orang tua, sahabat, teman, ekonomi, percintaan, suami, pekerjaan dan lainnya. Terkadang ada juga yang diberi ujian tidak hanya satu saja. Melainkan dari sisi mana pun selalu ada saja masalah yang harus dihadapi dan itu pasti lebih berat.
🥀🥀🥀
So sahabat Imeilda semua yang sedang berjuang sekarang. Tetap semangat jangan pantang menyerah dan jangan mudah putus asa. Karna disetiap badai pasti ada pelangi. Disetiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Tidak selamanya ujian itu akan terus berlanjut, disaat kalian sabar menghadapinya. Maka Tuhan pun akan membalasnya dengan kenikmatan dan kebahagiaan yang tidak pernah kalian rasakan. Kalau pun kalian gak pernah merasakan kebahagiaan didunia. Semoga Allah menggantikannya kelak diakhirat. Disurganya yang pasti semua orang ingin masuk kesana.
Untuk sahabat Imeilda yang sekarang sedang bahagia dan berada dititik teratas. Jangan pernah sombong dengan apa yang kalian punya sekarang. Ingatlah saat-saat kaliam dibawah dan ingatlah orang yang ada dibawah kalian. Sejatinya semua yang kalian dapatkan sekarang hanyalah titipan sementara, yang sewaktu-waktu bisa diambil dengan sekejab. Jadi tetap rendah hati krpada siapapun dan jadilah orang yang baik kepada setiap orang. Sejatinya semua akan kembali kepada Allah.
__ADS_1
...__SELESAI__...