Gadis Gendut Istri Sang CEO

Gadis Gendut Istri Sang CEO
Part 109 #Kejutan Keluarga


__ADS_3

"Gak perlu, cukup kamu diam saja. Anggap saja gak ada apa-apa. Kalau ditanya bilang saja kamu gak tau. Tapi mana mungkin mama tanya sama kau juga." ujar Kendrick.


"Tuan muda tenang saja saya tidak akan berbicara apapun."


"Oke"


Sampai dirumah mereka langsung diserbu dengan berbagai pertanyaan dari nyonya Mesya yang baru pulang dari luar bersama suaminya. Kendrick sudah menebak hal itu akan terjadi. Beruntung dia sudah menyiapkan jawabannya.


"Kamu kenapa Clari? Kata bibi tadi Kendrick keluar buru-buru sambil gendong kamu. Apa kamu baik-baik saja?" tanya nyonya Mesya panik.


"Aku gak pa-pa ma, cuma kecapean saja. Mama gak perlu khawatir ya" balas Clarissa.


"Beneran kamu gak pa-pa? Mama khawatir banget sama kamu tadi"


"Beneran ma, Clarissa hanya butuh istirahat saja. Beberapa hari ini kan dia sibuk harus ngurus ini dan itu. Belum lagi mengurus acara ulang tahun besok" sahut Kendrick.


"Ya sudah kamu bawa istrimu untuk istirahat. Agar besok bisa ikut merayakan ulang tahun anak kalian." Kendrick mengangguk dan membawa Clarissa ke kamar untuk beristirahat.


Tak lama setelah mereka sampai dikamar, Kheisen nyelonong masuk ke dalam. Ia mencari sosok ayahnya sedari tadi. Kheisen lari memeluk Kendrick dari belakang. Reflek Kendrick langsung menoleh sebab sedikit terkejut.


"Khei kalau masuk itu ketuk pintu dulu dong sayang. Lain kali jangan diulangi ya, kasihan papa loh terkejut." ucap Clarissa dengan sangat lembut.


"Pa...pa...ain ain" Kheisen menarik-narik tangan Kendrick. Ia ingin mengajak ayahnya keluar untuk bermain. Dari tadi dia hanya bermain bersama kakaknya saja.


"Iya iya sebentar, nanti papa nyusul, Khei ke bawah ya. Papa harus pastikan bunda istirahat dulu. Ajak kak Khalvan juga ya, kamu mau main apasih" Kendrick menggendong Kheisen sambil mencium pipinya dengan gemas.


"Sudahlah mas, kamu ajak saja dia main. Seharian ini kan dia belum bersama kamu, sudah kamu keliar saja. Aku akan istirahat dikamar"


"Baiklah, kalau butuh apa-apa panggik aku atau telfon ya. Aku dibawah sama Kheisen, ohh ya nanti kamu mau makan apa? Aku takut nanti kamu malah gak suka dengan masakannya. Biasanya kan kalau wanita hamil suka sensitif sama bau. Benarkan?"


"Iya mas, hmm pokoknya jangan yang berbau ikan ya. Aku gak betah kalau menciumnya, tapi apa mama nanti gak curiga kalau kamu minta bibi buat gak masak apa yang aku mau"


"Kamu tenang saja, mama gak akan curiga. Atau kamu makan dikamar saja biar aku nanti yang bawakan kesini. Mama pasti ngerti kok, sudah aku mau kebawah dulu pasti Khei sudah nunggu"


"Iya mas" Clarissa berbaring diatas ranjang untuk beristirahat. Rasa pusingnya masih belum reda, hanya berkurang sedikit saja.


🍀


🍀


🍀


Hari pesta pun tiba, banyak pebisnis yang diundang oleh kedua keluarha tersebut untuk merayakan hari ulang tahun Khalvan dan Kheisen yang menginjak satu tahun. Dan mereka akan mempunyai adik setelah ini. Gedung tersebut sudah ramai didatangi para tamu undangan. Mereka ingin melihat penerus keluarha besar yang tiada tandingan itu. Selama ini belum ada yang tau identitas si kembar. Karna memang Kendrick dan Clarissa merahasiakan. Dan gak banyak yang tau juga.

__ADS_1


Disinilah mereka akan tau wajah penerus keluarga Raymond dan Danata. Tidak sembarangan orang bisa masuk untuk menikmati pesta. Hanya orang-orang yang mempunyai undangan yang bisa masuk ke dalam. Penjagaan juga diperketat, agar tidak ada penyudup masuk dan menghancurkan pesta.


Acara berjalan begitu meriah. Saat mereka sudah melihat wajah Khalvan dan Kheisen, tak ada kata lain selain kagum dengan ketampanan mereka. Masih kecil saja sudah tampan apalagi kalau dewasa. Ketampanan mereka akan berlipat-lipat.


Ada juga yang mengagumi kecantikan Clarissa bagi mereka yang belum tau. Kecantikan Clarissa sudah alami natural apalagi kalau dipoles make up. Kecantikannya akan semakin bertambah. Siapapun bisa terpikat dengan kecantikannya.


'Cantik loh istrinya'


'Iya cantik, beruntung sekali mereka. Sama-sama keluarga klongomerat. Yang satu tampan dan satunya cantik.'


'Kok pas gitu ya, aku juga mau kalau disandingkan dengan tuan Ken'


'Sudah jodohnya, gak usah berharap"


'Pantesan anaknya tampan-tampan. Duh gimana kalau sudah besar nanti. Jadi pengen balik kecil saja biar dewasa bareng mereka'


'Ngarep, dah diem'


Begitulah bisik-bisik mereka si tukang ghosip. Mulut mereka tak akan pernah berhenti berbicara kalau dasarnya memang sudah biasa adu mulut untuk membicarakan orang lain.


Setelah acara tiup lilin dan potong kue. Kini Kendrick dan Clarissa akan mengumumkan hal yang sangat penting. Kejutan yang sudah mereka siapkan sejak kemarin. Tidak ada yang tau memang selain mereka dan Very.


"Kamu mau mengumumkan apa Kendrick? Serius sekali dan terlihat sangat bahagia. Papa jadi gak sabar, ayo cepat katakan." ujar tuan Alvero.


Semua mata tertuju pada layar yang mulai menyala. Tampak dilayar memperlihatkan foto USG Clarissa kemarin. Mereka semua sangat bingung maksud dari tujuan Kendrick menunjukkan foto tersebut. Mereka kira itu adalah foto USG milik Khakvan dan Kheisen.


Lalu Kendrick pun menjelaskan yang membuat mereka langsung bersorak gembira terutama kedua keluarga yang sedang berkumpul.


"Ini adalah foto USG adiknya Khalvan dan Kheisen yang akan louncing sebentar lagi." jelas Kendrick membuat semua yang hadir ikut bahagia.


Kejutan yang diberikan oleh Kendrick dan Clarissa berhasil dan berjalan dengan mulus.


"Ken kamu serius? Mama akan punya cucu lagi?" tanya nyonya Mesya mendekat.


"Iya ma. Mama akan punya cucu lagi, kembar pula."


"APA!! Kembar lagi? Waah pa kita akan punya cucu kembar lagi." mendengar istrinya yang berteriak kencang membuat tuan Alvero terkejut.


"Astaga kak, kok bisa kakak hamil kembar lagi. Apa sih kak rahasianya, beruntung banget. Eh selamat ya buat kalian berdua" ucap Lavina mendekat untuk mengucapkan selamat.


"Yaa gak tau, nanti saja kakak spill" jawab Clarissa sedikit berbisik dan tertawa lirih.


"Selamat ya Clarissa. Kamu beruntung banget, sekali hamil langsung dikasih dua. Dikehamilan yang kedua pun kamu masih diberi kepercayaan untuk merawat mereka" ucap Eveline sambik mengusap perut Clarissa.

__ADS_1


"Terima kasih Velin, aku juga gak nyangka. Ini adalah momen langka, biasanya kalau orang hamil kembar cukup sekali udah. Aku merasa sangat beruntung"


"Selamat ya nak, bentar lagi cucu papa akan nambah nih. Ciee Kheisen kamu bentar lagi punya adik loh." tuan Nevan mengatakannya kepada Kheisen yang sedang ada digendongannya.


Lalu Kheisen minta diturunkan dan menghampiri Clarissa. Sepertinya ia langsung menangkap apa yang dikatakan kakeknya barusan.


"Ma.....Ma...Khei ada atik.....adik" kata Kheisen mulai bisa berkata jelas.


"Iya sayang, Kheisen akan punya adik. Tapi adiknya masih ada diperut mama. Kheisen mau kan punya adik?" ucap Clarissa menyeimbangkan tubuhnya dengan tinggi Kheisen.


"Mauuuu........Khei cayang adik" seolah Kheisen mengerti dan mencium perut Clarissa berulang kali. Bocah itu terlihat bahagia akan mempunyai adik. Sampai-sampai tak mau jauh dari Clarissa untuk bisa menjaga adiknya.


"Lihat Kendrick, putramu terus nempel sama mamanya. Dia bahagia banget akan punya adik. Kalian sangat beruntung" kata tuan Alvero.


"Iya pa. Aku sangat bahagia, diberikan istri yang baik, lembut, cantik dan juga anak yang tampan. Aku berharapnya sih anakku yang akan lahir ini perempuan biar serasi gitu."


"Serasi apanya, kamu kira pasangan gitu serasi? Mama berharapnya laki-laki saja. Kamu beruntung banget minta ini langsung terkabul" celetus nyonya Mesya.


"Aih ma bercanda kali. Aku pengennya perempuan, kita lihat saja nanti"


"Perempuan atau laki-laki sama saja yang penting lahir dengan selamat dan sehat. Ibunya pun juga sehat. Ngapain berantem masalah jenis kelamin" ucap Lavina menengahi.


Acara terus berjalan dengan lancar sampai selesai. Satu per satu yang datang mengucapkan selamat kepada Kendrick dan Clarissa atas kehamilannya. Sekarang sudah tidak ada lagi privasi atau rahasia kepada publik. Mereka semua sudah tau siapa istri Kendrick Emilio. Dan mereka terpuaskan dengan melihat wajah kedua anaknya. Ditambah yang akan louncing sebentar lagi.


"Selamat Kendrick, Clarissa. Semoga anak kalian nanti lahir dengan selamat dan sehat. Aku gak nyangka loh kalian bakalan berhasil. Soalnya jarang sekali bahkan belum ada pasien yangku kenal selesai hamil kembar lalu bisa hamil anak kembar lagi. Ini momen langkah loh" ucap Alifa sambil memeluk Clarissa.


"Bentar....bentar......kalian kapan ngadonnya, bukannya kaki Ken masih belum stabil. Kok bisa ngadon kalian" ujar Michael tiba-tiba menghampiri disamping Farghan.


"Ngadon...ngadon....emang kue diadon, enak saja loh kalau ngomong Chel. Mau gue ngelakuin kapan pun ya terserah gue lah. Yang penting kan jadi" kesal Kendrick.


"Ngebet banget, ini nih efek gara-gara lama gak diasah. Sekali buat langsung jadi, berapa ronde loh buat istri loh tuh langsung tepar."


"Heh enak bae kalau ngomong. Mau disumpel itu mulut, dah lah minggir sana Chel buat kesel aja loh." kesal Kendrick mendorong Micahel agar menyingkir.


"Mas! Michael hanya bercanda kali, jangan dibuat serius. Biar nanti selepas dari sini dia buat tuh sama Lavina. Ngadon adik buat Liora (anak Michael dan Lavina)" kata Clarissa bercanda.


"Eh Liora belum genap setahun, aku kalau emang mau bikinin adek buat Liora ya nanti. Minimal Liora itu umur satu tahun dulu. Kasihan lah Lavina"


"Kamu kapan lahiran Fa? Perutmu sudah besar sekarang. Ohh ya jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan? Kamu gak mau ngasih tau ke kami" ucap Clarissa..


"Mungkin kurang tiga mingguan lah. Kalau jenis kelamin aku dama mas Farghan emang gak mau ngecek aja. Biar jadi kejutan nanti untuk kami. Yang penting dia sehat dan lahir dengan selamat" balas Alifa sambil mengelus perutnya yang sudah buncit.


"Aamiin,"

__ADS_1


__ADS_2