
Di Resto XX.
Kendrick sudah menunggu kedatangan Clarissa. Jantungnya tak bisa terpompa normal, ada rasa canggung dan gugup. Semua bercampur menjadi satu. Ia berusaha untuk menormal perasaannya yang sekarang membuatnya mondar-mandir.
Disana juga ada Farghan, Alifa, Michael, dan juga Lavina. Mereka berkumpul bersama namun ditempat yang berbeda. Sementara diluar Clarissa dan Eveline sudah sampai. Namun Eveline meminta Clarissa agar menutup matanya dengan kain. Awalnya Clari tak mau dan Eveline terus memaksa. Akhirnya Clarissa menuruti permintaan Eveline dan menutup matanya.
"Jangan ditinggal loh" kata Clarissa yang matanya sedang ditutup oleh Eveline.
"Iya tenang saja, ayo aku akan bantu kamu mengarahkan jalannya" ucap Eveline sembari menggandeng Clarissa untuk masuk ke dalam.
"Sebelah mana sih Vel, kamu nih ada-ada saja ngapain pakai penutup mata" gerutu Clarissa.
"Sudah lah nurut aja" jawab Eveline.
Saat sudah sampai disana Eveline mengisyaratkan sesuatu kepada seseorang dan dia mulai melangkah menjauhi Clarissa dengan perlahan agar tak diketahui oleh Clari. Rasanya hening dan sepi, Clarissa meraba-raba disekitarnya namun tak ada seorang pun disana.
"Veline, kamu dimana sih. Jangan tinggalin aku dong" ucap Clarissa.
Perlahan Clarissa mulai membuka ikatan kain yang menututp matanya. Karna dia ingin tau sebenarnya ada dimana, tak ada suara Eveline sama sekali. Dan saat sudah terbuka dia sangat takjub melihat pemandangan di depannya. Ada meja yang diatasnya sudah tertata bunga dan likin yang cantik.
Disekitarnya pun tertata juga lilin kecil yang membentuk love atau hati. Ditengahnya tertulis Happy Birtday Clarissa. Tak lama perlahan dari arah belakang ada yang berjalan ke arahnya dengan membawa kue.
"Selamat ulang tahun istriku" ucap Kendrick dari arah belakang Clarissa.
Seketika Clarissa menoleh ke belakang dan tampak lah orang yang selama ini dia rindukan.
"Mas.....Kamu....."
"Happy birtday Clarissa" teriak semua orang yang ada disana. Dari arah samping Clarissa.
"Kalian ada disini juga" ucap Clarissa terkejut.
"Selamat ulang tahun ya Clarissa, semoga panjang umur dan sehat selalu" ucap Alifa.
Clarissa tersenyum terharu bahagia. Kemudian mereka bergantian mengucapkan selamat ulang tahun untuk Clarissa, begitu pun dengan Kendrick.
"Hem, kita kesana ya. Kalian ngobrol saja, yuk guys jangan jadi obat nyamuk disini" ucap Michael menyindir Kendrick.
"Ya udah sana pergi, loh memang mengganggu disini" ketus Kendrick.
"Dih iya, gak usah ketus gitu lah." ujar Michael.
"Hahahah" tertawa mereka melihat Michael cemberut.
"Disini sudah nikah semua, tinggal kau saja yang masih jomblo" cetus Eveline membungkam mulutnya dengan tangannya sendiri menahan tawa.
"Hiissh, habis ini gue nikah....."
"Haha, mau nikah sama siapa kau? Calon saja gak ada Chel" kata Farghan tertawa.
"Aiih, dah lah ayo pergi kenapa gue mulu yang dibully" ucap Michael wajahnya ditekuk.
__ADS_1
"Ya sudah jangan marah, kami pergi dulu tata"
Setelah memberikan hadiah dan berbincang sebentar, mereka membiarkan Kendrick untuk berdua saja dengan Clarissa.
Mereka pergi ke sisi lain menjauhi Kendrick dan Clarissa. Kini mereka berdua sudah duduk bersama dengan posisi saling berhadapan. Clarissa masih takjub dengan sekelilingnya. Ia tak menyangka kalau suaminya akan menyiapkan itu semua.
"Kamu mas yang menyiapkan ini semua?" tanya Clarissa.
"Iya tapi juga dibantu sama mereka" jawab Kendrick.
"Makasih ya, kamu sudah susah payah menyiapkan ini semua untukku" ucap Clarissa tulus dengan senyum yang lebar.
"Sama-sama. Clari aku mau mengatakan sesuatu sama kamu" kata Kendrick.
Kendrick sangat gugup saat ini. Dia berusaha untuk mengatur nafasnya yang tidak beraturan saat ini. Ken benar-benar canggung, padahal sebelumnya setiap hari dia bertemu dengan istrinya.
"Mau mengatakan apa? Katakan saja" tanya Clarissa.
"Aku.....Aku...." Kendrick benar-benar sangat gugup sampai tak bisa mengatakan apapun.
"Aku apa sih mas, kamu kok gugup gitu. Mau mengatakan apa?" ujar Clarissa heran.
"Aku mau mengatakan kamu sudah berhasil Clarissa. Dan aku minta maaf atas sikapku selama ini kepada kamu yang sangat kasar dan menyakiti hatimu. Aku benar-benar menyesal, tak seharusnya aku memperlakukanmu seperti itu" ucap Kendrick dengan tulus.
"Sudah lah mas lupakan saja, aku sudah jauh-jauh hari memaafkanmu. Tanpa harus kamu memintanya" balas Clarissa.
"Clarissa tolong jangan pergi dariku lagi. Selama kepergianmu, aku baru menyadari bahwa hatiku sudah terpaut namamu. Aku mencintaimu Clarissa"
Seketika Clarissa terdiam sesaat mendengar ucapan Kendrick barusan. Dia masih berusaha menyadarkan dirinya sendiri bahwa ini semua bukan lah mimpi atau hayalannya. Namun semua itu seolah sirna dengan kedatangan Jennie secara tiba-tiba.
"Jennie!" ucap mereka secara bebarengan.
"Kau bohong Kendrick, kau tidak mencintai dia" ucap Jennie sinis.
"Kenapa kau tiba-tiba ada disini? Siapa yang memberimu masuk" tegas Kendrick yang sangat terkejut melihat kedatangan Jennie.
"Dengar ya kau" tunjuk Jennie pada Clarissa. "Dia itu gak pernah benar-benar cinta sama loh, asal loh tau dia pernah berhubungan denganku dibelakangmu secara diam-diam tanpa sepengetahuanmu." ucap Jennie membuat Clarissa sangat terkejut dan seolah dadanya teriris pedang yang tajam.
"Jenniee!! Kau memang wanita ular. " bentak Kendrick marah, dia takut kalau nanti Clarissa tau dan akan meninggalkannya.
"Kenapa Ken? Memang benar kok seperti itu. Kalau loh gak percaya lihat foto ini" Jennie menunjukkan sebuah foto diponselnya.
Foto itu adalah dirinya dan Kendrick. Sedang berpelukan mesra sekali jika dilihat. Dan difoto itu ada tanggal yang menunjukkan kapan diambilnya.
"Lihat ini tanggal berapa? Sudah jelaskan" kata Jennie tersenyum sinis.
"Jadi selama ini kamu membohongiku mas" ucap Clarissa berkaca-kaca dan tak bisa membendung air matanya lagi.
"Clari itu tidak seperti yang kamu pikirkan, tolong dengarkan aku dulu" Kendrick berusaha berbicara agar Clarissa mengerti.
"Aku tidak masalah kamu sakiti terus, kamu bentak, kamu cecar, kamu membuat rumah yang seharusnya tempat ternyaman menjadi nerakaa untukku. Tapi disaat pengkhianatan suda kamu lakukan, aku tidak akan pernah bisa menerimanya. Padahal kamu bilang, tidak akan pernah berhubungan lagi dengannya. Tapi apa sekarang? Kamu membohongiku mas, kamu menyakitiku" Clarissa benar-benar hancur hatinya, dia tak menyangka kalau Kendrick akan mengkhianatinya.
__ADS_1
"Clari tolong maafkan aku. Aku bisa jelaskan semuanya" ucap Kendrick berusaha meraih tangan Clarissa namun langsung ditepia oleh Clari dengan kasar.
"Ternyata cintamu itu palsu, kau membohongiku bertubi-tubi." bentak Clarissa yang langsung menusuk ke hati Kendrick.
Dan disaat itu para tema dan sahabatnya menghampiri Kendrick, karena mendengar suara ribut-ribut. Saat didekati barulah mereka tau apa yang sebenarnya terjadi. Mereka masih terkejut dengan kedatangan Jennie ditambah terkejut saat Jennie mengatakan hal tersebut. Tapi tidak buat Michael dan Lavina yang memang sudah tau dari awal.
Namun ini semua tidak seperti yang mereka bayangkan. Michael dan Lavina tak bisa berbuat apapun, karna kenyataan tersebut sudah di depan mata mereka. Sementara Farghan, Alifa, dan Eveline sangat terkejut.
"Jadi aelama ini kau membohongi Clarissa" bentak Eveline yang sudah berdiri tepat di samping Clarissa.
"Ini semua tidak seperti yang kalian pikirkan, kau bisa jelasin" Kendrick masih berusaha meyakinkan mereka. Namun mereka semua terutama Clarissa sudah terlanjur kecewa.
"Sudah lah Ken akui saja, kamu itu masih mencintaiku. Jadi gak usah membohongi dirimu sendiri" ucap Jennie dengan bangganya.
"Kau memang wanita jahat, sampai kapan pun aku tida akan pernah mau melihatnu lagi. Pergi sana, Clarissa tungguuu!!" bentak Kendrick lalu dia mengejar Clarissa yang sudah berlari menjauhi mereka yang masih berdebat.
...******...
Di depan Clarissa masih terus menangis da masih tak menyangka kalau suaminya bisa berbohong. Dia bahkan tak pernah terpikirkan kalau Kendrick bisa mengkhianatinya. Karna cinta dia sudah terlalu besar kepada Kendrick.
"Aku tak menyangka kamu setega ini sama aku mas. Hiks......Hiks........" gumam Clarissa berjalan keluar entah arahnya kemana sembari menangis.
Dari arah belakang nya Kendrick terus mengejar dan memanggil-manggil namanya. Namun tak digubria oleh Clarissa. Tepat saat Clarissa sudah sampai di pintu keluar resto tersebut, ia hendak menyebrang. Dan Kendeick masih berlari mengejarnya.
"Clarissa tungguuu!!" teriak Kendrick mulai mendekati Clarissa.
Clarissa tak mendengarkan teriakan Kendrick dan terus berjalan menyebrangi jalan. Tapi karna pikirannya tidak fokus ada mobil pick up hitam yang sednag lewat dengan kecepatan tinggi mengarah ke arahnya.
Kendrick yang melihat itu langsung berlari menghampiri Clarissa. Berusaha menyelamatkan istrinya, tapi seolah teriakan Kendrick tak didengar oleh Clarissa. Dan saat sudah dekat dengat Clarissa, Kendrick mendorong Clarissa ke depan.
"Clarissa awas......."
"Auuww.... " ringis Clarissa kesakitan tatkala dia terjatuh gara-gara di dorong oleh Kendrick.
Brak..
"Mass Kendrickkk!!" pekik Clarissa terkejut saat melihat Kendrick tertabrak dan terpental jauh.
Dia berusaha bangkit dan segera berlari ke arah suaminya. Sementara mobil pick up tadi menabrak Kendrick terus melaju dengan cepat tak menghiraukan korban yang sudah dia tabrak.
"Mas Ken, bangun." ucap Clarissa memangku kepala Kendrick yang sudah tak sadarkan diri.
Banyak darah yang mengalir dari kepalanya serta hidung Kendrick. Sudut bibirnya juga sobek, banyak luka ditubuhnya. Karna memang dia terpental jauh dan tubuhnya terguling-guling di jalan. Clarissa saat ini tak bisa berucap apapun selain meminta pertolongan. Air matanya terus mengalir.
Disaat dia bingung, mata Kendrick tiba-tiba terbuka sedikit dengan tangan yang berusaha meraih pipi Clarissa.
💮💮💞💮💮
Assalamu'alaikum 🧕
bertemu lagi sama author nih 😁. gimana part ini, pasti buat greget ya si Jennie itu. Kasihan banget babang Kendrick 😖.
__ADS_1
Hari ini tiga bab untuk readers tersayang 🤗. Tungguin part selanjutnya ya 😉
By By 👋