Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
mencari Putra


__ADS_3

.


.


.


di Pulau Nethal,


Crystal masih tidur menyembunyikan wajahnya ke bantal yang sudah basah karna air matanya, Ia terharu dengan pengorbanan Alex tapi juga sedih dengan semua yang dilakukan Alex hingga Crystal tersadar akan sesuatu.


"Alex? apa dia baik-baik saja?". gumam Crystal mengangkat kepalanya sambil menatap lurus kedepan sementara badannya masih telungkup.


"dia tertangkap? tanggal berapa hari ini?". gumam Crystal meraba-raba bajunya yang tidak berganti hampir 2 harian.


"ini ponselku". Crystal melihat layar ponselnya dan terpaku.


"apa aku terlambat? Alex sudah tertangkap?". gumam Crystal.


Crystal meletakkan Ponselnya lalu memejamkan matanya menerawang keadaan Alex, mata Crystal langsung terbuka.


"Alex memang tertangkap tapi aku akan menyelamatkannya, masih ada waktu 5 jam lagi sebelum efek obat itu benar-benar melumpuhkannya, aku harus belajar sama Ibunda untuk melatih mengendalikan ilmu mengendalikan wajahku". Crystal bangkit dari kasurnya.


Crystal membersihkan diri terlebih dahulu, karna dimalam bulan purnama merah saat itu tubuh Crystal dipenuhi keringat tapi Ia tidak sempat mandi saking menderitanya mengingat masa lalunya bersama Alex.


"Ibunda?". panggil Crystal keluar dari kamarnya.


Jessica dan Rey yang duduk melamun di meja makan pun tersentak langsung menoleh, senyum mereka berdua merekah melihat Crystal akhirnya mau keluar kamar dan sudah berganti pakaian.


"sayang?". Jessica dan Rey memegang tangan Crystal.


"maafkan Crystal Ayah, Ibunda..! aku menyusahkan kalian". ucap Crystal merasa bersalah.


"tidak apa nak..? kamu harus bangkit dan balas budi pada Alex, Ibunda mendukungmu nak". kata Jessica dengan haru.


Rey mengangguk-ngangguk, "lakukan apa saja yang menurutmu benar nak..! dia memberikan seluruh nyawanya padamu, Ayah merasa kamu ditakdirkan untuknya".

__ADS_1


Rey yang awalnya keras berubah lembut saat mengetahui semua masa lalu Crystal lewat Jessica, bahkan Rey diperlihatkan oleh Jessica dengan Ilmu nya itu sehingga Rey seperti nonton film yang sangat menyedihkan dengan ending yang berhasil menguras air mata.


"terimakasih Ayah". ucap Crystal dengan senyuman yang menghiasi diwajah pucat, mata bengkak dan hidung merahnya.


"buka aura wajahku Ibunda..! aku ingin belajar mengendalikan aura wajahku". pinta Crystal ke Jessica.


Jessica yang tertegun melihat tekad Crystal, Ia yang sedang hamil pun mengangguk setuju karna sebelumnya Jessica mengira akan butuh drama mengajarkan anaknya yang nakal itu, tapi semenjak tinggal di dunia manusia, anaknya berubah dan sekarang sepertinya punya tekadnya sendiri padahal dulu masih suka bermain-main hingga Jessica dan Rey pusing dengan tingkah anaknya yang satu itu.


"ayo ikut ibunda!". pinta Jessica mengulurkan tangannya dan Crystal menyambutnya.


"Ayah akan carikan daging rusa untukmu sayang". kata Rey buru-buru pergi membawa segala perlengkapan berburu.


Rey tidak terlalu bisa berburu tapi demi Putrinya yang belum makan 2 hari membuatnya bersemangat, Ia akan dapatkan daging rusa supaya bisa dimakan oleh Putrinya itu.


Jessica membawa Crystal ke pepohonan lalu meminta putrinya untuk tetap tenang dan bersemedi supaya fokus, Crystal yang memang ingin menguasai ilmu itu pun terlihat patuh dan memilih menenangkan diri serta tetap fokus pada keinginannya.


Jessica menyalurkan ilmu mantra yang Ia miliki ke Crystal yang membuat Jessica puas karna Putrinya menerima kekuatannya itu, Ia tidak perlu repot mengancam dengan menggantung Putrinya yang nakal bersama monyet atau dikurung di gua lutung.


2 jam kemudian,


"uji coba! ". pinta Jessica lagi saat melihat Crystal sudah membuka matanya.


Crystal mengucapkan mantra yang sudah tertanam di benaknya atas pemberian Jessica, jika Crystal bisa tenang dan berhasil mengendalikan dirinya maka semua akan berjalan sebagai mana mestinya, tidak akan ada drama ibu tiri diantara mereka berdua.


"berhasil sayang..! parasmu kembali". kata Jessica dengan senyuman.


Crystal memperhatikan jemari tangannya yang memanjang tidak mungil dan Ia juga memperhatikan tubuhnya kembali seperti sedia kala lalu Crystal meraba wajahnya dan melihat rambutnya yang berwarna perak, mata Crystal berkaca-kaca melihat rambutnya.


"ini rambut Alex Ibunda". lirih Crystal.


"iya sayang..! ayo kita kembali dan isi perutmu lalu pergilah mencari Alexmu". jawab Jessica dengan lembut.


Crystal mengangguk, "aku akan habisi siapa saja yang menyakiti Alex Ibunda, aku akan habisi siapapun itu".


Jessica tertegun melihat aura membunuh yang dikeluarkan dari rambut Crystal berwarna Perak dengan warna mata Crystal yang Violet tengah mengitari tubuh Crystal. jika difikirkan memang pantas membuat Crystal berubah menjadi kejam karna sudah mengingat masa lalunya.

__ADS_1


"tidak masalah kamu tidak perlu polos lagi sayang, dunia mu sangat kejam dan habisi siapa saja yang mengusikmu dimasa lalu, pasti mereka sekarang juga bereinkarnasi sama seperti Alex". kata Jessica dengan serius.


Crystal hendak bicara tapi mereka mendengar suara teriakan Rey yang meminta mereka berdua untuk makan bersama.


setibanya didepan Rumah, Jessica dan Crystal langsung khawatir melihat keadaan Rey yang kakinya terluka juga tangan yang berdarah.


"tidak apa..? aku mempertaruhkan diri demi Rusa ini, ada kucing liar di hutan tadi mencoba merampas buruanku". jawab Rey.


Jessica menyembuhkan kaki Rey dan Crystal menyembuhkan tangan Rey, Rey mengajak mereka makan karna Ia sudah tau keluarga kecilnya bisa menyembuhkan penyakit apapun dengan kekuatan dewi ditangan mereka itu.


Crystal yang terharu dengan perjuangan Ayahnya pun makan dengan lahap, betapa bahagianya Rey melihat hal itu padahal jika Crystal minta makan pasti selalu saja mereka berdua bertengkar karna Crystal diberi makan Ikan sebab Rey tidak pandai berburu, sekarang Rey berburu demi Crystal.


"terimakasih Ayah..! terimakasih Ibunda..! jaga diri kalian baik-baik ya? aku akan kembali ke kalian". senyum lebar Crystal memeluk kedua orangtuanya dengan penuh kerinduan.


"jangan sampai terlambat nak! adikmu sebentar lagi akan lahir". kata Jessica.


"ha? kenapa cepat sekali?". tanya Crystal bingung.


"apa kamu lupa Ibundamu bukan perempuan biasa". omel Jessica.


mereka tertawa walau dengan mata berkaca-kaca, Crystal menghilang di hadapan mereka lalu muncul di depan Hotel DeLLun, Ia terbang seperti hantu memasuki Hotel itu.


"aaahhhh". pekik orang-orang didalamnya kaget dan berlarian mencari tempat bersembunyi tapi mengingat gadis bermata Violet dan rambut perak yang dikatakan hantu itu adalah kekasih Alex membuat mereka mematung ditempat persembunyian mereka.


seseorang diantara mereka ada yang mencoba merekam Crystal tapi karna terlalu gemetar ponselnya terjatuh membuat Crystal menoleh ke arah pelayan Hotel itu, mereka yang bersembunyi menjerit dan melarikan diri.


Crystal menghilang lalu muncul di Ruangan Kerja Putra, "dimana pak pimpinan ya?". gumam Crystal mengedarkan pandangannya.


"tidak ada siapapun disini, aku harus cari Butet dan Tatan bertanya tentang Pak Pimpinan". gumam Crystal lagi.


Crystal terbang seperti hantu di lorong hotel, mereka yang melihat Crystal segera memberi jalan dan menempel di dinding sambil menahan nafas, sungguh Crystal sangat cantik tapi gadis itu melayang seperti hantu membuat siapapun takut walau orang di kota ini sudah tau kalau sosok itu adalah kekasih Alex yang begitu gila dengan hal aneh, bahkan mencari-cari gadis bermata Violet itu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2