Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
ikan kecil


__ADS_3

.


.


.


pagi-pagi,


Alex keluar dari Kamarnya menuju Garasi mobil dan Ia tiba-tiba mengerem mendadak melihat Crystal tiba-tiba muncul disampingnya sambil tersenyum lebar.


"aah? ". pekik Crystal mengelus-ngelus keningnya yang terbentur mobil depan Alex.


"maaf! maaf..! aku tidak sengaja". Alex melepas seatbeltnya dan memegang kening Crystal dan menghembusnya yang mana Crystal menganggukkan kepalanya.


"kenapa kamu suka muncul tiba-tiba hmm?". Alex menjitak kening Crystal hingga gadis itu terpekik kesal.


"aku merasa kamu akan baik Bum-bum". jawab Crystal mengerucutkan bibirnya sambil mengelus keningnya.


"bukan Bum-bum tapi Mobil". ralat Alex.


"iya Mo.. bil.. mobil". jawab Crystal tersenyum lebar.


Alex menggeleng kepalanya, Ia terpaksa membawa gadis pembuat onar ini tapi entah mengapa Alex tidak bisa mengusir Crystal karna Gadis ini selalu menyelamatkannya, sungguh Alex merasa takdir mempermainkan, bagaimana bisa Alex dilindungi oleh perempuan? seharusnya Alex lah yang melindungi wanitanya tapi sekarang malah gadis bermata Violet ini lah yang melindunginya.


Alex melajukan mobilnya setelah memasang seatbelt di tubuh Crystal, Crystal begitu bahagia dibawa oleh Alex dengan mobil.


"bagaimana kamu bisa bahagia naik mobil atau motor hmm? kamu bisa menghilang kemana aja kamu mau tanpa harus menggunakan kendaraan ini". tanya Alex heran sambil mengacak gemas rambut Crystal.


Crystal menyeringai lebar, Alex membawa Crystal ke markasnya yang tersembunyi.


.


"waaahhh". Crystal melompat-lompat ceria melihat gedung mewah didepannya.


"ayo berangkat!". ajak Alex yang tak terbesit sedikitpun Crystal menghianatinya.


sejak melihat langsung ritual pemandian darah itu, Ia tidak meragukan Crystal walau setitik sebab Dewi Keramatnya sendiri yang mengatakan bahwa Alex lah yang menemukan gadis murni seperti Crystal.


"waaahh?? kursi Raja". pekik Crystal terbang ke bangku kebesaran Alex yang terkekeh menggeleng-geleng kepalanya.


kalau perempuan lain pasti Alex sudah menebas kepalanya tapi Crystal? jangankan marah, membuatnya kesal pun tidak sama sekali.


"T.. Tuan..? ke.. kenapa bisa a.. ada hantuu??". tanya si Botak tergagap.


"Tuan". Cepak, Cupu


Patung menganga melihat pemandangan itu, Crystal berdiri menginjak kursi raja Alex yang seharga Mobil, Crystal seperti anak-anak melompat-lompat bahagia disana lalu mata mereka seakan mau melompat dari sarangnya melihat Crystal melayang diatas bahkan melewati mereka dan berpijak diatas sebuah patung besar berbentuk Logo Gangster Asiantama.

__ADS_1


"ini apa manusia Alex?". tanya Crystal menunjuk gambar di depan nya dengan raut wajah bingung.


"ituu? penangkal kesialan". jawab Alex tersenyum.


"T..Tuan?". gagap mereka semua.


Alex berbalik dan melihat semua bawahannya tengah terduduk dengan raut wajah ketakutan, jika bukan karna ada Alex mungkin mereka semua sudah mati karna jantungan karena takut.


"aah.. dia bunga Violetku". jawab Alex dengan senyuman.


bawahan Alex terperangah, julukan Bunga Violetku bagi Alex adalah gadis istimewa yang telah membuat keluarga Alex cukup menggila mencarinya.


"Kenapa dia masih hidup?? bukankah Tuan Erlando sudah menghabisinya? dia korban kecelakaan pesawatkan? bagaimana dia bisa bebas dari dalam penerbangan itu?". batin salah satu bawahan setia Alex menatap Alex tak percaya.


Crystal menoleh tajam ke salah satu bawahan Alex yang tidak Ia kenal,


"dia siapa Manusia Alex?". tunjuk Crystal ke arah salah satu Pria yang Ia dengar suara pikirannya.


"siapa?". tanya Alex melihat ke arah tunjuk Crystal.


"oh... Nendra". jawab Alex.


Crystal terbang ke arah Pria itu, "dia ikan kecil jahat, Alex". tunjuk Crystal dengan kesal ke kening Pria itu.


"a.. apa maksud Nona hantu?". tanya Pria bernama Nendra itu tidak percaya dan gugup.


"aku dengar sendiri Alex, Dia bilang bagaimana kamu masih hidup bukankah Tuan Erlando sudah menghabisimu dipesawat? gitu katanya". bentak Crystal.


Alex melebarkan matanya, "tangkap dia..! dia mata-mata". titah Alex menggelegar.


Alex percaya perkataan Crystal sebab gadis Polosnya itu tidak tau tentang Erlando yang merupakan musuh bebuyutannya yang sudah lama menghilang beberapa tahun belakangan ini setelah perang besar antara dirinya dengan geng Mafia Erlando.


Nendra membelalak, lalu segera Ia menyandera Crystal dan dengan gerakan cepat meletakkan ujung pistol di pelipis Crystal, Crystal yang polos melihat benda itu dengan bingung.


"aah..? Nendraaa?? kau penghianat??". teriak Botak dengan berang.


"Crystal bahaya..? kemari! ". teriak Alex.


Crystal pun menghilang dari sandera Nendra yang melototkan mata Crystal hilang di dekatnya, Crystal muncul dibelakang Alex yang langsung menggenggam tangan Crystal dengan erat.


Patung menembak lengan Nendra sampai pistol nya terjatuh, dan Nendra berteriak memegang lengannya yang tertembak.


"jangan tembak dia..! siksa dia sampai lebih memilih mati dari pada hidup". geram Alex dengan tatapan nyalang.


"baik Tuan". jawab mereka serentak.


Nendra ditangkap oleh semua bawahan Alex dan menyeret Nendra ke penjara bawah tanah, sebenarnya bawahan Alex penasaran bagaimana Crystal bisa tau kalau Nendra Penghianat, bahkan mereka terdiam cukup lama jika bukan karna Alex yang memerintah mungkin mereka tidak akan percaya.

__ADS_1


"Crystal? kamu tidak apa-apa". tanya Alex dengan khawatir memegang pipi Crystal yang berkedip-kedip lucu.


"tidak apa, itu tadi suara apa?". tanya Crystal sempat terkejut mendengar suara tembakan yang mengenai tangan Nendra.


"apa kamu takut?". tanya Alex dengan lembut.


Crystal mengangguk, "sedikit takut".


Alex mencium lama kening Crystal yang mengerjab-ngerjab, tidak tau saja perbuatan Alex yang sedang mencium kening Crystal itu tengah di tonton oleh para bawahan Alex.


"terimakasih sudah menemukan tikus itu untukku". ucap Alex dengan serius dan tulus.


"tikus?". beo Crystal dengan raut wajah tidak mengerti.


Alex mengibaskan tangannya, seketika bawahan Alex membubarkan diri dengan raut wajah syok, mereka baru pertama kali melihat sisi lembut Alex seperti itu bahkan Alex lebih percaya gadis bermata Violet itu dibanding Nendra yang sudah 5 tahun bekerja dengan Alex.


"kamu tadi sebut ikan kecil kan?". tanya Alex.


Crystal mengangguk,


"itu bagi kami Tikus kecil". jawab Alex dan Crystal tersenyum pertanda Ia mengerti lalu tangan Alex mengelus rambut perak Crystal dengan lembut.


.


Alex memperlakukan Crystal seperti Tuan Putri, tanpa ragu Ia memasak untuk Crystal yang tersenyum cerah menunggu Alex memasakkannya makanan enak.


.


Botak, Cepak, Cupu dan Patung berkumpul. mereka berempat adalah orang setia Alex sejak awal.


"kalian percaya Nendra Penghianat?". tanya Botak tak percaya.


"aku percaya pada tatapan Tuan Alex". jawab Patung.


"awalnya aku tidak percaya tapi dia langsung panik gitu dan langsung menyandera Nona hantu itu". sahut Cepak.


"gila..! rasa takutku pada Nona hantu itu langsung lenyap malah ngeri pada Nendra, aku tidak menyangka dia penghianat". Cupu.


"bagaimana Nona Hantu itu bisa tau tentang Erlando itu? bukankah dia sudah lama menghilang?". Patung.


mereka berempat bercerita tentang Penghianat Nendra, awalnya mereka takut karna Crystal tapi tak diduga dari sekian banyaknya bawahan Alex sebagai rekan kerja mereka semua ternyata Nendra lah pelakunya.


"jadi yang membuat 15 rekan kita mati di tangan geng naga hitam malam itu karna perbuatannya?". pekik Botak tiba-tiba.


DeG!!


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2