Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
apa pesona nya?


__ADS_3

.


.


.


"bukankah kau tidak sanggup memberinya makan? ini ular sombong". kata Crystal tanpa beban.


ekor ular kobra itu memukul telinga Crystal hingga meringis, Crystal menatap sengit ke Ular itu.


"heii..? bukannya kau memang Ular sombong ha? jangan sampai aku memanggil Belangku lalu ku minta dia menggigitmu dengan taringnya lalu badan jelekmu ini akan berlubang". ancam Crystal dengan mata melotot membuat ketiga Pria bawahan Andra merinding takut.


Si Ular mendengus melihat arah lain seolah sedang ngambek pada Crystal membuat Andra terkesima, Ia juga ingin bisa berbicara dengan hewan-hewan buas sebab hobbynya memelihara hewan Buas, saat Buaya dan Elangnya mati di bunuh Alex saja membuat Andra berduka selama berminggu-minggu.


"b.. bisakah kau mengajariku belajar mengerti bahasa hewan? aku.. aku akan bayar berapapun yang kau minta". tanya Andra memelas.


Crystal yang asik mengomeli Ular itu pun menoleh ke Andra lalu menyeringai licik tapi tidak ada yang melihatnya sebab Andra sibuk melihat Ular Kobra itu yang tampak berbeda, Andra pasti akan sangat menyayangi Ular itu nanti. Ketiga Pria bawahan Andra mendekat dan saling berpegangan tangan melihat senyum licik gadis super imut itu, mereka melihat tapi tidak berani berbicara sebab Tuan mereka memang penggila memelihara hewan buas, impiannya adalah bisa mengerti bahasa binatang.


"kau pikir belajar bahasa hewan itu mudah? aku tidak menjual kelebihanku itu". dengus Crystal melihat arah lain.


"aduuh". Crystal mengaduh kesakitan saat si Ular sekali lagi menendang telinganya dengan ekornya itu.


Crystal memukul si Ular, mereka seperti layaknya manusia satu sama lain saat si Ular menendang telinga Crystal dan Crystal memukul kepala si Ular Kobra itu sungguh perkelahian yang terlihat lucu .


"ja.. jangan pukul hewanku..! pukul aku saja..! pukul aku saja". pinta Andra memelas.


Crystal melihat ke arah Andra, Ia jadi mengerti mengapa Ular sombong ini masih ingin tinggal dengan Andra walau diperlakukan tidak baik, sebenarnya Andra hanya tidak tau cara merawat Ular Sombong itu saja, Karna Andra tidak mengerti bahasa binatang.


bughh..


Crystal memukul kepala Andra hingga Ular nya Andra melompat ke Andra menunjukkan mulutnya yang besar ke Crystal, Crystal menjulurkan lidahnya juga dengan ekspresi lucu.


"kenapaa?? dia yang minta di pukul..! dasar Ular sombong". ketus Crystal menepis Andra hingga berpindah tempat tapi Crystal tidak menggunakan 1 % pun kekuatannya.


Andra melihat ke Ular Kobra yang tengah bertengger di bahunya, "Ra.. Raja?". gumam Andra berkaca-kaca haru untuk pertama kalinya si Ular dekat dengannya.


Ketiga bawahan Andra pun saling pandang, saat mereka mencari Feny sudah menghilang memasuki Hotel sebab takut terkena Ular itu, sementara yang rencana Andra mau membunuh Crystal malah Crystal sendiri yang berhasil memukul kepala Andra yang merencanakan hal jahat itu.


"T.. Tuan?". cicit bawahan Andra gelagapan tidak berani mendekati Andra.


Andra memberanikan tangannya mengelus kepala Ular nya yang diberi nama Raja olehnya karna Ular ity yang paling angkuh dan tidak mau bergabung dengan Ular lain.

__ADS_1


"ssstttt". Si Ular mengeluarkan lidahnya tapi tidak menyakiti Andra yang seketika menangis seperti bocah bisa mengelus Raja.


"kalian..? cepat cari gadis itu..! aku harus belajar mengerti bahasa hewan..? aku sendiri yang akan merawat Rajaku ini". titah Andra serius ke bawahannya.


"ba.. baik Tuan". jawab mereka bertiga serentak.


Andra terlalu senang bersama Ularnya sampai melupakan kekasihnya yang sudah hilang entah kemana, sepertinya Andra hanya akan menikah dengan hewan sebab Ia begitu tergila-gila dengan peliharaan buasnya apalagi jika pandai membunuh lawannya, itu akan membuatnya semakin menyayangi Peliharaannya seperti belahan jiwanya.


.


.


ke esokan harinya,


Crystal bekerja seperti biasa,


"Hei.. gadis mungil?". panggil Andra.


anehnya Crystal tidak merasa mungil jadi tidak menoleh malah asik bersenandung dan mengepel lantai nya sampai Ia memasuki kamar Hotel untuk merapikan tempat tidur dan mengepel kamar penginapan.


"apa perlu saya masuk Tuan?". tanya bawahan Andra menjaga jarak dari Andra sebab Ular Kobra mematikan milik Andra kini ada di bahu Andra sedang tidur.


"biarkan saja..! aku akan menunggu nya Istirahat". jawab Andra serius.


"apa ada seseorang disana?". gumam Putra perlahan mendekati Andra dengan raut wajah tenang nya yang seolah tidak memiliki masalah dengan Andra.


"ada apa Tuan Andra yang terhormat melihat suatu kamar penginapan hotelku? apa mau menginap disana?". tanya Putra memasukkan kedua tangannya ke kantong celana nya.


"bukan.. kami sedang menunggu seseorang Tuan". jawab bawahan Andra.


"kami permisi, oh ya? Restaurant di lantai berapa?". tanya Andra basa-basi.


"lantai 3". jawab Putra dengan wajah datarnya.


Andra dan bawahannya pun berbalik pergi menuju Lift, Putra menaikkan sebelah alisnya lalu matanya melihat ke arah kamar yang di tatap oleh Andra.


"siapa dikamar itu?". gumam Putra.


Putra yang penasaran pun memasuki kamar itu dengan kartu Diamond miliknya bisa masuk ke kamar mana saja yang Ia inginkan, Putra tak sengaja mendengar senandung khas seseorang yang membuatnya melebarkan matanya.


"Crys?". gumam Putra menebak.

__ADS_1


"Crys? itu kau?". tanya Putra sedikit berteriak.


"Ehh? Pak Pimpinan?". teriak Crystal berlari keluar dari kamar mandi dan menyapa Putra dengan wajahnya yang basah.


"kenapa wajahmu?". tanya Putra.


"aah..? Kran nya bermasalah Pak Pimpinan". jawab Crystal dengan polos.


"panggil petugas lain, itu bukan tugasmu". titah Putra.


"tapi petugas lain sedang diare masal Pak". jawab Crystal.


Putra terpaksa masuk melihat keadaannya, ternyata memang cukup sulit sampai bajunya basah semua tapi Ia bisa membuat masalah itu selesai.


"apa ada perempuan lain didalam kamar ini?". tanya Putra ke Crystal.


"tidak ada Pak, memangnya kenapa pak?". tanya Crystal dengan polos.


Putra semakin yakin bahwa gadis yang dilihat oleh Andra adalah Crystal, "ya sudah..? lanjutkan pel nya aku akan kembali ke Ruanganku untuk berganti pakaian, kau juga ya? jangan sampai sakit nanti Tuan marah".


Crystal mengangguk lalu menunduk hormat mengucapkan terimakasih pada Pimpinannya itu,


.


Putra berganti pakaian di Ruangan kerja nya sambil melihat ke arah dinding seolah Crystal ada dibalik itu.


"sebenarnya apa pesona gadis itu? kenapa Tuan Alex, Rohan dan Andra melihatnya? dia terlihat menarik tapi banyak yang lebih menarik dari Gadis itu kan?". gumam Putra tidak mengerti.


Putra jadi penasaran bagaimana wujud Asli Crystal yang membuat Markas Asiantama geger menyebutnya sebagai Nona Hantu, Putra tidak percaya Crys adalah gadis yang dicari Alex tapi ajaibnya hanya Alex yang bisa melihat wajah Asli Crys itu.


.


di kamar Kos, Crystal berganti pakaian yang basah karna bermain air di kamar.


"Crys?". panggil Butet menggedor-gedor kamar Crystal.


Crystal membuka pintu kamarnya hingga Butet masuk bersama Tatan lalu mereka memandang Crystal yang sudah berganti pakaian.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2