Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
serangan


__ADS_3

.


.


.


Aric yang mengawasi Mansion Asiantama tidak melihat tanda-tanda mencurigakan bahwa Crystal ada di dalam sana dengan Alex, saat ia serius memperhatikan kamar Alex berdasarkan peta mata-mata Pelayan yang pernah bekerja dengan Alex tapi dipecat massal, Aric tetap tidak menemukan Crystal keluar dari balkon.


"apa Nona itu memang disini? aku tidak melihat siapapun, malah tadi aku melihat pelayannya". batin Aric yang melihat lewat alat canggih sejak tadi hanya ada gadis imut saja (Crys), mana Aric tau kalau Crys adalah wujud lain Crystal.


.


tengah malam Crystal menghilang dari kamar Alex, Alex sedang ada di markas dan sudah meminta izin pada sang Istri pergi ke markas lalu memperingati Crystal untuk tidak pergi kemana-mana sementara Alex berjanji akan pulang pagi-pagi.


Crystal muncul di kamar yang sangat gelap dan Ia melihat Pria yang Ia benci menjadi tembok tertinggi alasan perpisahannya dengan Alex di masa lalu tengah tertidur pulas, Crystal menutup raganya sehingga tidak terlihat oleh orang lain.


"maaf Alex, aku tidak bisa membiarkan takdir buruk menimpamu lagi". batin Crystal.


Crystal mengeluarkan kekuatan dewanya menekan serta mengikat kekuatan raja kegelapan dalam diri Erlan, "kuat juga dia melekat di tubuh si Gila ini". batin Crystal.


Crystal membantu kekuatan dewa yang Alex miliki dimasa lalu dengan kekuatan sang Ibunda sebagai calon penguasa kerajaan dunia lain, Crystal sampai berkeringat mengeluarkan kekuatan jahat itu bangkit dengan gumpalan hitam keluar dari tubuh Erlan.


"kau akan mati...! tidak akan aku biarkan kau menang seperti dulu". batin Crystal tersenyum sinis mencekik kekuatan jahat itu.


Crystal mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menghancurkan raja kegelapan itu, berkat kekuatan dewa dan kekuatan sang Ibunda membuat Crystal sangat kuat sehingga mengalahkan Raja kegelapan yang saat ini kuat berkat banyak memakan tumbal bisa kalah, namun Crystal memakan waktu selama 3 jam penuh sampai gumpalan hitam itu benar-benar lenyap.


Crystal ambruk di lantai, rambut peraknya basah dengan keringat, tubuhnya juga bercucur keringat, mata violetnya juga sayu, Ia benar-benar sangat lelah menghancurkan raja kegelapan yang sangat kuat tapi Crystal bisa membinasakannya.


"tidak apa Crystal..! jika Alex manusia biasa maka Pria gila ini juga harus manusia biasa supaya peperangan diantara mereka imbang, aku yakin Alex lah pemenangnya". batin Crystal terengah-engah.


Crystal merasakan hawa jahat di Ruangan Erlando sudah menghilang yang artinya Raja kegelapan itu benar-benar musnah tapi menguras energi Crystal, Crystal tidak kehilangan kekuatannya hanya terlalu lelah saja seperti sebuah ponsel yang dimainkan sampai kehabisan baterai.


Crystal menghilang dan muncul di ranjang kamarnya yaitu di kamar Alex, "a.. aku harus beristirahat". gumam Crystal segera merebahkan diri dan menyelimuti tubuhnya.

__ADS_1


.


ke esokan paginya,


Alex masuk ke kamarnya dan melihat Crystal tengah tertidur, Alex mendengar perkataan Dewi Par yang tidak bisa membangunkan Crystal seolah gadis itu seperti putri tidur saja.


"sayang?". panggil Alex mengelus kepala Crystal yang masih tertidur seperti butuh istirahat yang panjang.


"tidurlah yang nyenyak sayang..! aku sudah menemukan markas besar Erlando, aku akan menyerangnya hari ini aku mohon tetap tidur seperti ini ya? jika aku tiada, jangan datang dan lagi-lagi mengorbankan dirimu". pinta Alex dengan lemah.


Alex tidak tau mengapa Crystal tertidur selama itu, Ia akan menyerang Markas besar Erlando tidak peduli si Raja kegelapan itu ada dalam diri Erlando yang jelas kematian Erlando harus terjadi demi keselamatan Crystal dimasa depan.


Alex mencium lama kening Crystal lalu menarik selimut dan menutupi leher Crystal tak lupa ia memberi tau keluarganya untuk tidak membangunkan Crystal.


"hati-hati nak". Dewi Par mengelus rahang Alex dengan mata berkaca-kaca.


"aku akan hadapi mereka Mom! jangan tangisi aku seolah aku pergi untuk bunuh diri tapi doakan aku membawa kemenangan itu". pinta Alex.


"kamu harus kembali dengan Crystal cucuku". kata Endang tegas dengan sorot mata serius.


Indiro pun ikut dengan Alex, mereka tetap menjaga Mansion supaya tetap aman dan mereka bisa pergi dengan tenang.


.


di tempat lain,


"kenapaaaaa?? bagaimana Raja kegelapanku bisa hilanggg???". jerit Erlan menggelegar seketika.


puluhan bawahan Erlan berlari ke arah Erlan dan betapa kagetnya mereka Erlan marah-marah juga berteriak tentang keberadaan raja kegelapannya yang tidak muncul dalam dirinya.


bersamaan dengan kacaunya Erlan di kamarnya, Alex dan para bawahannya menembakkan bom ke Markas besar Erlan bertubi-tubi tanpa memberi jeda, kekacauan besar itu pun terjadi semua bawahan Erlan keluar dari markas tapi para bawahan Alex tidak memberi jeda para musuhnya hanya untuk sekedar bernafas, sebagian dari bawahan Alex menembak hingga puluhan bawahan Erlan mati dengan peluru bersarang di tubuh mereka 3 sampai 4 buah.


"serang....!!". teriak Botak.

__ADS_1


Patung menembak bersama dengan Putra yang memakai masker dan topi hitam, walau Patung hebat di Hacker tapi Ia juga hebat dalam menembak jitu begitu juga dengan Putra, mereka berdua penembak jitu terbaik setelah Alex yang mana peluru mereka tidak pernah terbuang sia-sia selalu tepat sasaran.


para bawahan Alex menyerbu markas itu dan berhasil menghabisi semua bawahan Erlando tanpa tersisa, mereka menyerang membab* buta seperti sangat dendam pada Orang-orang Erlando menjadikan rekan mereka mati sia-sia yaitu dijadikan tumbal.


Erlando yang tidak mau mati berusaha untuk kabur dari pintu belakang diikuti oleh Aric, Putra dan Patung sibuk menghabisi semut nya Erlan tapi Alex ada di markas belakang Erlan hingga Ia menyeringai melihat Erlan memang berniat lari seperti pengecut.


"kau sama sekali tidak berubah..! sama pengecutnya seperti dulu". batin Alex menembak mati Aric.


"Aric???". teriak Erlando lalu mengedarkan pandangannya dengan raut wajah panik.


Alex melompat dan muncul di hadapan Erlando, Erlan melangkah mundur melihat Alex.


"apa kau berubah menjadi pengecut Erlan?". tanya Alex menyeringai.


"k.. kau? ba. bagaimana bisa menemukan markasku?". tanya Erlan tergagap.


Alex tertawa, "sepertinya yang dikatakan bawahanmu itu omong kosong ya? aku sudah mempersiapkan nyawaku akan hilang untuk menyerangmu karna kau memiliki Raja kegelapan itu, lalu dimana nyalimu?".


"bagaimana bisa dia tau kalau aku sedang lemah saat ini? si*l...! kalau begini aku bisa kalah, raja kegelapan sudah menghilang entah kemana". batin Erlan.


Alex menjatuhkan pistolnya lalu berlari melangkahi may*t Aric dan menyerang Erlan, Erlan terpaksa membalas serangan Alex dengan kekuatan seadanya tanpa kekuatan Raja kegelapan yang ia banggakan itu.


Alex merasa mudah sekali menjatuhkan Erlan bahkan berhasil melayangkan tinjunya ke Erlan berkali-kali.


"Alex tunggu". teriak Erlan dengan panik.


Alex tidak mau memberi Kesempatan untuk Erlan yang terus memohon ampun padanya.


Alex menendang Erlan hingga terpelanting dan Alex menindih Erlan dengan sebelah lututnya menekan dada Erlan sambil mengeluarkan belati dari dalam saku celananya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2