Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
terlalu banyak celah


__ADS_3

.


.


.


"Sayang? ". panggil Dewi Par memasuki kamar Crystal yang sudah berantakan dengan banyaknya baju-baju.


"aah.. Mommy? apa semua pakaiannya seperti ini? aku tidak suka". tanya Crystal dengan kesal melihat semua pakaian dilemari ganti.


"coba pakai yang ini sayang". Dewi Par menunjukkan gaun cantik.


"tidak bisa Mommy..! aku tidak suka memakai gaun karna aku suka terbang nanti gaunnya terangkat itu sangat menyebalkan kalau menutupi wajahku". tolak Crystal.


Dewi Par pun mengerti, memang saat mengenakan gaun kalau roknya terangkat ke atas memang sangat menyebalkan apalagi Crystal yang bisa terbang dan teleportasi.


"tunggu sayang". Dewi Par berlari keluar kamar Crystal pergi ke kamarnya lalu mengambil satu set baju dan celana untuk Crystal, ia tersenyum kembali ke kamar Crystal.


Crystal masih sibuk melempar gaun-gaun nya yang tidak di suka olehnya, apapun berbahan rok Crystal tidak terlalu menyukainya.


"Crystal sayang? lihat Mommy bawa apa? ". Dewi Par menunjukkan pakaian yang ia ambilkan untuk Crystal.


Crystal menoleh dan tersenyum cerah, model pakaian seperti apapun jika sudah celana maka Crystal sangat menyukainya.


Dewi Par belum terbiasa dengan kekuatan super Crystal yang bisa mengganti pakaian dalam 1 detik, tapi Ia senang Crystal menyukai baju yang Ia beli di Mal, padahal Dewi Par suka pakaian itu tanpa diduga Ia menyerahkan pakaian itu pada Crystal saking sayangnya pada sosok yang bisa menenangkan jiwanya itu.


"terimakasih Mommy". ucap Crystal lalu melayang ke kamar Alex.


"aah". Alex kaget saat Ia membuka baju ada Crystal muncul di hadapannya.


"naik benda aneh itu lagi, hmm..? Alex". pinta Crystal dengan puple eyesnya yang terlihat menggemaskan.


Alex melihat tubuhnya yang tidak memakai baju, Ia heran mengapa Crystal tidak sama seperti perempuan lainnya akan menggila melihat tubuhnya yang sangat atletis tapi Crystal malah suka naik mobil.


"tapi aku mau ganti pakaian Crystal, keluarlah! ". titah Alex mengacak rambut perak Crystal.


"aku disini saja". jawab Crystal seketika berpindah tempat dan duduk manis di ranjang Alex.


Alex menggeleng kepalanya pelan lalu terpaksa Ia berganti pakaian di Ruangan ganti sebab ada Crystal di kamarnya.

__ADS_1


"kamar ini jelek sekali". Crystal tidak menyukai kamar Alex yang warnanya hitam dan tidak ada pepohonan didalamnya.


jika Alex membuat tanaman di kamarnya mungkin akan lebih hidup tapi Alex jarang ke Rumah dan Ia suka kamarnya yang kosong, gelap, sangat menenangkan diri jika Alex ingin mengurung diri.


Crystal berdiri dari duduknya mendengar Jessica memanggilnya, "haiss..! aku belum puas naik benda aneh itu". kesal Crystal terpaksa menghilang kembali ke pulau Nethal.


Alex keluar dari Ruangan ganti dan mengajak Crystal, "Crystal?". panggil Alex mengerutkan keningnya tidak menemukan Crystal di kamarnya.


"dia pasti sudah pulang". kekeh Alex.


"dia bisa menghilang dengan kekuatan supernya itu tapi suka naik mobil? apa dia tidak tau kekuatannya itu sangat di inginkan oleh para manusia?". gemas Alex terpaksa dirinya berangkat sendiri.


.


Alex ingin pergi ke Markasnya yang baru Ia bangun ditengah hutan dengan bantuan teknologi canggih, Ia membuat sandi yang cukup rumit untuk bisa masuk ke Markas itu dengan detak jantung, retina mata dan sidik jari.


"bagaimana? apa geng naga hitam sudah terlihat?". tanya Alex saat sudah duduk di bangku kebesarannya.


"belum Tuan, mereka akan terus menggunakan cara curang untuk membalas dendam pada kita Tuan sebelum kita menghancurkan Leadernya". jawab Botak.


"benar Tuan, saya hampir ditabrak truk saat perjalanan Tuan, pasti ulah mereka". keluh Cupu.


"bagaimana dengan pencarianmu?". tanya Alex ke Patung yang seorang peretas.


"maaf Tuan saya sudah berusaha mencari jejak mereka, sejak 15 anggota mereka yang kita bantai saat keluar kandang saya merasa mereka menjadi lebih berhati-hati saat keluar kandang Tuan". jawab Patung.


"saya rasa mereka akan mengintai Tuan juga, apalagi saya juga dapat pesan kalau Leader mereka juga menginginkan gadis mata violet anda Tuan". si Cepak pun menyahut.


"tidak masalah, jika mereka mengincarku itu tidak masalah tapi Crystal? huh..! aku tidak akan membiarkan lawanku mengusik ketenangannya". senyum miring Alex meremas tangannya dengan tenang lalu memejamkan matanya dan bersandar di kursi raja nya.


"berhati-hatilah Tuan, Nona itu juga harus berhati-hati karna jika ditemukan oleh mereka yang jahat maka mereka akan menggunakan Nona itu sebagai kelemahan Tuan". kata si Botak serius.


"tenang saja Crystal tidak mudah di tangkap oleh mereka". jawab Alex dengan tenang.


bawahan Alex saling pandang di tempat tapi tidak berani mengeluarkan suara seolah Alex percaya Crystal sangat hebat, mereka tidak tau gadis yang dimaksud Alex adalah gadis yang berambut perak yang dikenal hantu oleh orang Kota, kecuali jika Alex membawa Crystal menemui mereka sehingga mereka semua biss melihat dengan jelas mata Crystal yang Violet.


Alex memilih bermalam di Markas barunya yang jauh lebih aman dan tidak akan mudah ditemukan oleh pihak musuh, sejak Alex pernah di khianati oleh Viola dan kedua orangtua Viola membuat Alex membangun Markasnya sendiri untuk menjauhkan dirinya dari pihak mata-mata.


ke esokan harinya,

__ADS_1


Alex kembali ke Mansion, entah mengapa Alex merasa Crystal akan mencarinya demi memintanya membawa Crystal jalan dengan mobil.


di tengah jalan,


Alex merasa ada orang yang tengah mengawasinya, Ia menurunkan kecepatan mobilnya dan matanya mengedar memperhatikan sekeliling dengan tatapan waspada.


dor..! dor.. dor..


"Sial..! ". Alex terpaksa menghentikan mobilnya saat pihak musuh menembak ban mobilnya sampai pecah.


Alex punya mobil elit yang didesain khusus untuknya, anti peluru dan banyak pengaman saat terjadi kecelakaan tapi mobilnya itu rusak karna menabrak bus yang di kacaukan oleh Crystal yang tidak pernah naik bus, jika saat itu Alex tidak membawa mobil itu, mungkin sudah pasti Alex sudah tidak bernyawa lagi saat itu.


"cara pengecut ini benar-benar akan aku musnahkan". geram Alex mengeluarkan pistol kesayangannya.


Alex keluar dari mobilnya, "pengecut kalian..! cepat muncul..!". teriak Alex menggelegar.


10 Pria berpakaian hitam keluar dari semak-semak, mereka perlahan mengepung Alex.


"oh.. Kalian peneror dari naga hitam?". ledek Alex.


"bukan, tapi dari Raja kami yang ingin menangkapmu supaya gadis itu muncul". jawab salah satu dari mereka dengan lantang.


"berani sekali kalian menjadikanku sebagai sandera". seringai Alex memainkan pistolnya.


"Raja kami sangat menyukai gadis itu, katanya jika dia memilikinya maka dunia akan berada di genggamannya". jawab yang lainnya dengan bangga.


mereka tertawa keras satu sama lain, Alex tak terima mendengar perkataan mereka yang akan memanfaatkan Crystal menguasai dunia, Crystal yang punya kekuatan pasti diketahui beberapa orang sebab gadis itu selalu membuat kekacauan.


Dorr..! dor.. dor.. clek...dor.. dor..


Alex menembak kepala Pria yang tertawa lalu menembak jantung rekannya, dan menembak leher 2 Pria lainnya, dari 10 Pria kini tersisa 5 orang saja.


"kalian terlalu banyak celah". senyum sinis Alex meremehkan kemampuan orang-orang yang mengepungnya saat ini.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2