Gadis Kekuatan Super

Gadis Kekuatan Super
menakuti


__ADS_3

.


.


.


"kenapa kamu tidak bilang kalau Tuan Putra pergi?". tanya Butet dengan kesal masih mengelus bok*ng dan menghembus lengannya yang tergores.


"bukankah Pak Pimpinan pergi menyusul atasannya? katanya dia akan kembali beberapa minggu lagi, malah Pak pimpinan menanyakan apakah aku mau mau libur panjang". Crystal duduk sambil memainkan kain lap kaca nya.


"apaaa? dia menanyakanmu mau libur? apa gajimu tetap tidak terpotong kan?". tanya Butet tak percaya betapa istimewa nya Crystal.


"iya, dia tidak bilang gajiku dipotong kenapa memangnya?". tanya Crystal dengan polos.


"kamu ditawarkan libur, gaji tetap tapi kamu tidak mau libur?". tebak Butet sebab Ia tau Crystal sangat suka bekerja dari pada libur.


"isshh.. iya aku bosan kalau libur mau ngapain? aku tidak mau". jawab Crystal.


Butet memijit pelipisnya seketika, rasa sakit di bok*ng dan lengannya hilang entah kemana saking geramnya dengan tingkah Crystal yang sangat keterlaluan baginya, zaman sekarang semua perempuan ingin hidup enak. jika Butet ditawarkan libur panjang dengan gaji tetap berjalan lancar tanpa ada potongan sudah pasti Ia akan memilih libur.


"sudahlah..! aku mau lanjut kerja lagi". Crystal berdiri dan melanjutkan pekerjaannya.


"Crys terkadang aku bingung kamu ini pura-pura bodoh atau memang bodoh". gerutu Butet sangat pelan.


"kepalaku sakit memikirkannya". gumam Butet pun bangkit lalu meninggalkan Crystal yang sibuk dengan pekerjaannya.


percuma saja menasehati Crys yang pasti hanya memikirkan kerja saja dari pada bermalas-malasan, padahal jika Butet lebih baik bermalas-malasan sesekali. orang yang biasa bekerja keras akan ada saatnya ingin beristirahat panjang berbeda dengan Crystal yang tidak pernah bekerja keras malah begitu bersemangat dan tidak senang saat tidak ada kesibukan.


.


"Crys?". panggil seseorang.


Crystal menoleh dan menautkan kedua alisnya melihat Andra yang tengah membawa Ular Kobra kesayangannya.


"ada apa?". tanya Crystal dengan cuek.


"terimakasih ya kau sudah membuat hari-hariku berwarna dengan mengerti bahasa binatang". ucap Andra dengan senyuman tipis.


Crystal melirik Ular itu dan mengangguk, "ya sudah..! jika kamu bisa membuat Ular sombong itu mematuhimu berarti kamu Pria yang baik".


Andra tertawa pelan dengan pujian Crystal.


"kenapa kamu ketawa?". tanya Crystal dengan galak.

__ADS_1


"bukan..! aku tertawa karna baru pertama kali mendengar ada manusia yang memujiku baik". jawab Andra.


Crystal memicingkan matanya, "aku tau kau jahat tapi manusia yang menyayangi binatang itu sebenarnya Pria baik dan aku yakin hal itu, pasti ada alasan yang membuatmu menjadi jahat".


Andra tersenyum tipis mendengarnya, "apa kamu sedang menggodaku?".


Crystal melebarkan matanya, "aku tidak menggodamu, jangan terlalu percaya diri". bentak Crystal dengan mata melotot.


"aku dengar dari perkataan banyak para pekerja hotel tadi bilang kalau kamu sudah punya kekasih, apa itu benar?". tanya Andra.


"hmm". jawab Cystal mengangguk saja, Ia tidak mau mengatakan yang sebenarnya akan membuat Crystal kacau saja nanti.


"tapi aku bukan baby sugar, tidak ada pelayanan aneh-aneh". jelas Crystal dengan serius.


Andra tertawa pelan, "aku terlambat". gumam Andra sedikit merasa menyesal.


Crystal menatap heran Andra, "terlambat apa? kalau kau terlambat ya sudah pulang saja sana, urus saja Feny mu itu, dia mencoba melukaiku karna dia pasti berpikir aku membuatmu putus dengannya".


Andra terdiam, "dia melukaimu?". tanya Andra serius.


"hmm". jawab Crystal dengan raut wajah kesal.


"aku tidak mencari masalah dengannya tapi kenapa dia mengutus orang jahat padaku? aku hanya ingin hidup tenang". sambung Crystal lagi.


Andra mengepalkan tangannya lalu mengulas senyum, "aku akan selesaikan masalah Feny, kalau kamu sudah putus dengan Pacarmu aku mau menjadi Pacarmu".


"urus saja Fenymu itu". rajuk Crystal berbalik pergi meninggalkan Andra yang tertawa lepas.


"imutnya". gumam Andra pelan,


"kenapa nasib cinta ku tidak pernah mulus? dulu Viola terlibat cinta segitiga dengan Alex, sekarang aku juga tertarik dengan gadis aneh itu tapi kesialan itu datang lagi, Cinta segitiga". decak Andra.


Andra merasa hanya jatuh cinta dengan Viola tapi Ia meninggalkan Viola karna berpikir Ia harus menikah dengan perempuan normal yang bisa melahirkan keturunan untuknya, bukan wanita mand*l.


Andra bergerak cepat membuat Feny yang sedang mabuk-mabukan di Kelab malam pun tiba-tiba ditangkap polisi atas penyalah gunaan nark*b*. jujur Andra ingin mencintai seseorang dengan tulus tapi memang tidak ada yang tulus padanya selain hewan ganas yang dipelihara, itu sebabnya Andra lebih sayang binatang buas dari pada gadis baik yang bisa berubah menjadi wanita yang lebih kejam dari binatang buas.


.


ke esokan harinya,


Crystal melihat layar ponselnya berita tentang Feny yang ditangkap oleh polisi.


"aha..? aku punya ide...! hehehe.. aku kerjain entar". senyum usil Crystal terbit seketika.

__ADS_1


Crystal memang baik dan polos tapi jangan lupakan bahwa Crystal adalah gadis yang usil, Ia bahkan mengusili Ayahnya sendiri saat di pulau Nethal, dan sekarang Ia berniat mengerjai Fenny. Crystal langsung ke supermarket membeli gaun putih dan lipstik merah.


Crystal berlari riang melewati lorong hotel di hadang oleh Butet dan Tatan, mereka bertanya benda yang Crystal beli dan Crystal menjawab dengan enteng bahwa itu adalah gaun putih dan lipstik, Tatan dan Butet hanya saling pandang lalu Crystal melanjutkan perjalanannya meninggalkan kedua teman nya itu.


"apa dia tidak tau Feny masuk penjara karna kasus nark*b*?". tanya Tatan ke Butet.


"aku rasa dia sedang bahagia". jawab Butet.


"apa dia baru saja bertemu dengan pacarnya?". tanya Tatan.


"pacarnya sedang diluar negeri, kan Pak Pimpinan kita menemui Pacarnya". jawab Butet memutar bola matanya dengan malas.


"aaaa.. iya aku lupa kalau pacarnya diluar negeri, mungkin dapat Lotre kali". tebak Tatan.


mereka terus menebak-nebak kebahagiaam Crystal, sementara Crystal sudah tidak sabar menunggu tengah malam, Ia akan melancarkan aksi usilnya yang akan mengerjai Feny habis-habisan.


"dia pasti sedang berpikir aku sudah mati, haha". Crystal tertawa kecil.


.


di penjara, tepatnya di tengah malam


Feny merosot lemas, "kenapa aku bisa tertangkap? aku jelas tidak melakukan kesalahan, hasilnya negatif tapi mereka sepertinya sengaja menahanku, apa ada yang memerintahkan mereka?". gumam Feny dengan lemas.


Feny baru saja bahagia setelah kematian sosok Crys tapi masalah lain muncul, Ia ditangkap saat ada penggerebekan besar-besaran di Kelab malam, Feny tidak tau mengapa ada obat-obatan terlarang di dalam tasnya.


"Fenyyyyyy,, hihihihihihihi".


Feny membelalak mendengar suara itu, "s... siapa kau?". tanya Feny ketakutan.


"kau sudah membunuhku..! ikut aku Fenny..! aku sangat kedinginan".


Feny menggeleng-geleng kepalanya dengan tubuh kian gemetar, "a.. aku salah dengar..! tidak ada siapapun disini".


Wuusssh...


angin tiba-tiba menerpa wajah Feny padahal jelas tidak ada jendela didalam tahanan nya itu apalagi celah sekecil lubang semut pun untuk masuknya angin luar, jadi dari mana datangnya angin itu? sungguh membuat Feny kian ketakutan.


"ini aku Fenny". Crys muncul tiba-tiba dengan gaun putih bersimbah darah, Ia menggantung di udara dengan wajah yang dipenuhi warna merah seperti darah.


"aaaaaaaaaaaaaaa". jerit Feny membahana langsung pingsan membuat para polisi yang berjaga berdatangan.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2