
.
.
.
Andra membawa Ular Kobranya sambil mendengus ke arah Alex yang menatap datar dirinya, mereka memang bermusuhan tapi karna Cinta bukan dendam lain, sekarang Alex sudah menemukan gadis yang Ia cari-cari dan Andra juga telah kembali dengan Viola walau banyak sekali drama yang harus mereka lalui.
Andra bukan Pria baik tapi Ia juga punya perasaan dan belajar menerima kekurangan seseorang, tak disangka olehnya ternyata Viola sudah sembuh total dan rahimnya juga sudah pulih.
"daaa??". lambaian tangan Crystal ke si Ular, Viola berbalik sesekali karna Ia benar-benar suka dengan mata Crystal yang Violet.
mata Ciptaan Tuhan itu yang paling indah apalagi kalau spesial seperti Crystal, sudah pasti sangat indah karna terlalu spesial (Limited).
"sayang? apa kamu akan terbang-terbang begitu hmm?". tanya Alex mengomel.
"kamu melarangku terbang keluar Mansion ini tapi disekitar Mansion ini tidak masalah kan? kalau kamu masih melarang biar aku ke Pulau Nethal saja". Crystal malah melototi sang suami seperti marah padahal Alex mengomeli Crystal karna khawatir.
"Ehh? maaf sayang..? maaf ya? aku tidak bermaksud melukai hatimu hmm? jangan tinggalkan aku ya?". bujuk Alex menggenggam tangan Crystal.
Crystal melepaskan tangan Alex lalu menghilang dari hadapan Alex yang seketika panik, Ia sungguh kerepotan mengurus 1 Istri yang Istimewa yaitu punya kekuatan super.
Crystal yang hamil tapi Alex yang jantungan nyaris copot dengan segala tingkah Crystal, Ia dibuat ketar-ketir tapi tidak bisa memarahi Crystal, Alex yang mengerti satu hal bahwa inilah yang dirasakan Rey saat mengurus Crystal sebelumnya tidak kenal dunia luar.
.
hari pernikahan Andra pun tiba, mereka berdua datang ke Acara pernikahan Andra dan Viola yang hanya mengundang mengadakan pesta kecil saja.
kedatangan Crystal membuat heboh para bawahan Andra, mereka ada yang sampai mimisan melihat wajah cantik Crystal mengalahkan sang pengantin malam ini.
"selamat ya?". ucap Crystal memberikan kado nya ke Viola.
"terimakasih". ucap Viola dengan bahagia.
"boleh aku buka?". tanya Viola begitu berhati-hati dibalas anggukan oleh Crystal.
Viola membukanya dan hanya melihat 1 permen bulat berwarna hitam, "i.. ini apa?". tanya Viola.
"itu adalah kekuatan kecil untukmu supaya rahimmu semakin kuat dan langsung punya keturunan cepat saat sekali berhubungan dengan Andra". jelas Crystal.
Viola pun tersenyum lebar karna punya hadiah yang tidak ternilai harganya, Ia langsung mengunyah permen itu yang begitu lembut, ajaibnya perut Viola terasa dingin setelah menelan hadiah dari Crystal.
__ADS_1
"selamat". kata Alex dengan wajah datarnya memandang malas ke Andra.
"hu..? aku sudah menyimpan ularku, aku tidak mau peliharaanku bertemu dengan Istrimu". Ketus Andra.
"hmm". jawab Alex cuek.
mereka tidak ada manisnya sama sekali seperti masih dendam satu sama lain tapi terikat janji ingin bahagia, jika dendam dituruti maka kebahagiaan itu tidak akan ada, Andra tidak mau kehilangan Ularnya jika Ia mencari masalah dengan Alex terlebih lagi punya Crystal yang sakti karna punya kekuatan super bisa menyelamatkan Alex lagi, Andra cari aman saja supaya tetap hidup.
Viola mengajak Crystal makan, Ia benar-benar suka memandang mata Crystal yang alami buatan Tuhan.
"kenapa kamu suka sekali dengan mataku?". tanya Crystal dengan heran.
"matamu sangat indah". jawab Viola jujur.
Crystal tertawa kecil, "aku tau".
Viola terkekeh sebab tidak menyangka Crystal juga punya sikap percaya diri, mungkin karna efek anak dalam kandungan Crystal.
kecantikan Crystal benar-benar sangat pantas disebut Dewi, Alex yang cemburu hanya mengumpat serapahi didalam hati lalu Crystal izin pulang cepat karna sangat lelah padahal Ia tidak mau berlama-lama sebab mendengar celotehan pikiran semua manusia yang ada disana.
.
"kenapa minta pulang cepat sayang? apa kamu memang lelah?". tanya Alex.
"mereka sangat berisik Lex...! aku tidak bisa berpura-pura tidak dengar". jawab Crystal mengetuk pelipisnya sebagai isyarat kemampuannya bisa mendengar pikiran orang lain.
"lalu bagaimana jika aku nanti mengadakan pesta besar untukmu sayang?". tanya Alex.
"aku tidak mau, aku bisa pingsan mendengar pikiran mereka karna benar-benar merepotkan Lex". tolak Crystal cepat sambil menekuk alisnya.
"lalu bagaimana caraku membahagiakanmu sayang?". tanya Alex.
"berlaku baik saja pada adikku, aku berhutang nyawa padanya Lex...! ah.. iya aku mau kamu habisi Ibu Tiri dan Saudara tirinya, aku meramal masa depan Dinda yang berakhir Koma karna rencana jahat itu". pinta Crystal serius.
Alex terdiam, "hanya itu?". tanya Alex.
"iya Alex...! sebenarnya aku bisa menghabisinya tapi karna kamu bertanya apa yang bisa membuatku bahagia, maka nya aku minta hal itu". senyum manis Crystal.
Alex mendekati Crystal lalu memeluk Crystal dengan penuh kasih, "mudah bagiku menghabisi mereka berdua sayang, aku akan habisi mereka seperti aku menghabisi Baskoro dan antek-anteknya". bisik Alex.
Crystal mengangguk senang, "aku mengantuk". rengek Crystal.
__ADS_1
"iya sayang". jawab Alex menggendong Crystal.
.
Ke esokan harinya,
Alex tanpa mengulur waktu langsung menghabisi Ibu Tiri dan Saudara Tiri Dinda, apapun permintaan sang Istri akan Alex turuti sekalipun menghabisi orang demi melindungi seseorang yang Crystal sayangi.
Alex bahkan membantai semua musuh-musuhnya, tak ada lagi mata-mata diantara mereka, Alex masih menduduki posisi Raja di dunia Mafia begitu juga dalam hal bisnis sebab utama nya karna Crystal sangat terkenal melebihi artis.
sesekali Alex dan Crystal ke Ruangan Keramatnya, Crystal tidak mengatakan siapa Kakak cantiknya itu dimasa lalu bagi Alex, yang penting Dewi Keramat itu sangat menyayangi Alex sehingga melindungi Alex sampai bertemu dengan Crystal.
.
.
tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, segala kekacauan pun terjadi dalam diri Alex menjadi mangsa Crystal membalas dendam, terkadang Alex harus digantung terbalik atas permintaan Crystal, demi Crystal mau makan pun Alex mau digantung terbalik, anak di dalam kandungan Crystal benar-benar sering mengerjai Papanya hingga Keluarga Alex tak bisa menahan tawa setiap kali melihat Alex.
"sayang..? apa lagi yang harus aku lakukan hmm?". tanya Alex mengelus perut buncit Crystal yang sudah genap 7 bulan.
"aku merasa waktuku melahirkan sudah tiba Lex". jawab Crystal.
"hah? tapi masih 7 bulanan". jawab Alex.
"aaah...? Alexxx". pekik Crystal memegang perutnya.
Alex yang gelagapan segera bersiap menggendong Crystal tapi Crystal memohon untuk membawa dokter saja ke Kamar mereka.
Alex berlari ketar-ketir keluar Kamar berteriak memanggil Keluarganya, mereka pun panik saat tau Crystal melahirkan padahal waktunya belum tiba, sungguh punya menantu ajaib memang tidak bisa di tebak, alhasil sebelum Dokter datang Endang dan Dewi Par lah membantu persalinan dadakan Crystal.
Crystal bisa melahirkan seorang diri bahkan Jessica saja bisa melahirkan sendiri tanpa bantuan siapapun, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya itulah perumpamaan yang pantas untuk Crystal yang mengikuti jejak Jessica.
"benarkah Daddy? lalu untuk apa aku memanggil Dokter?". Alex begitu frustasi tidak ada disisi Crystal saat melahirkan.
Crystal melahirkan begitu mudah, dokter yang didatangkan pun hanya bisa terkagum-kagum dengan Crystal yang sangat istimewa.
.
.
.
__ADS_1