GADIS LELANG

GADIS LELANG
bab 12


__ADS_3

Sepertinya ini hari pertama Lexsa bekerja sebagai mata mata, dia di berikan fasilitas sangat lengkap oleh Lexter mulai dari pakaian aksesoris hingga mobil.


"Tuan muda aku berangkat bekerja dengan mobil?" Tanya Lexsa.


"Helikopter tidak bisa mendarat di perusahaan tuan Pandev," jawab Lexter datar.


"Astaga."


Lexsa menepuk keningnya dengan wajah datar Arkan dan Lexter, keduanya seperti sedang memperlihatkan kekuasaan dan kekayaan.


"Tuan muda mana ada karyawan biasa pergi interview menggunakan mobil, biarkan aku mengaturnya sendiri."


Sejenak Lexter menatap Arkan, gadis itu seperti mengatur dirinya bahkan beberapa diantara pemberian Lexter ia tolak.


"Tuan muda kau meletakkan perekam di tubuhku tidak mungkin macam macam," ujar Lexsa.


"Baiklah tapi ingat jika kau macam macam kau akan mendapat akibatnya."


"Pagi ini kau mengatakannya 3 kali apa tidak bosan," gerutu Lexsa namun Arkan mendengarnya hingga membuat pria itu tersenyum tipis.


Keduanya menyaksikan kepergian Lexsa yang sedang berjalan kaki keluar dari gerbang dengan pakaian super simpel tadi, gadis itu terlihat seperti orang yang benar benar membutuhkan pekerjaan dengan segera.


Lexsa menaiki bus dari halte terdekat lalu turun di depan halte La Cosa Nostra group yang di pimpin oleh Pandev William.

__ADS_1


"Selamat pagi nona dimana ruang interview?" Tanya Lexsa pada receptionis.


"Ruang interview berada di ujung lantai lima sebelah kanan nona silahkan masuk."


"Baik terimakasih."


Lexsa membalas dengan senyum tipis lalu pergi ke menuju tempat yang di tunjukkan tadi, sepertinya ada banyak calon karyawan baru sebab ia melihat mereka membawa map yang sama.


"Hei kau sedang interview?"


Lexsa menoleh ke sebelah dan seorang pria ternyata sedang menyapanya.


"Ah ya."


"Perkenalkan namaku Louis."


"Rosa."


Lexsa kembali menyambut dengan senyum tipis dengan membalas uluran tangan pria itu. Tak lama kemudian mereka sampai di lantai lima dan menunggu antrian.


"Rosa Beltrame silahkan masuk."


"Baik."

__ADS_1


Lexsa berjalan kedalam ruang interview dan duduk diantara 4 orang penyeleksi.


"Baiklah Rosa Beltrame kenapa kau ingin bekerja disini?"


"Siapa yang tidak ingin bekerja di perusahaan besar seperti ini tuan, bagi lulusan mahasiswa seperti saya perusahaan La Cosa Nostra group menjadi incaran pertama kami."


"Baiklah bisa jelaskan kau ingin berada di posisi mana dan alasannya?"


"Saya lulusan dari universitas terbaik dengan predikat tertinggi tuan dan saya percaya bisa memegang posisi sekertaris tuan besar La Cosa Nostra yang sedang kosong."


Keempat penyeleksi saling menatap satu sama lain dan tidak memiliki jawaban apapun.


Sekedar informasi seluruh identitas Alexandra Larossa telah di ubah oleh Lexter, mulai dari usianya yang semula 19 tahun berubah menjadi 25 tahun lengkap dengan gelar yang ia dapat dari universitas.


Mulai hari ini Lexsa memiliki dua identitas diri dan tentu saja yang palsu adalah nama untuk perusahaan sekarang.


"Baiklah cukup sampai disini terimakasih Rosa Beltrame kami akan mempertimbangkan posisi mu di sekertaris tuan besar Pandev William."


Lexsa mengangguk lalu keluar dengan senyum tipis, gadis itu tak ingin berlama lama di perusahaan dia langsung kembali ke rumah dengan senyum merekah.


##


hai hai semuanya

__ADS_1


aku bakalan update ceritanya setiap hari jadi jangan lupa pantengin terus Lexsa sama Lexter ya☺️jangan lupa dukungannya dengan like komen and vote thank you ❤️


__ADS_2