GADIS LELANG

GADIS LELANG
73


__ADS_3

Keesokan harinya Lexsa menghubungi Choon Hee untuk pergi ke rumah La Cosa Nostra, wanita itu bergegas ke kamar Lexsa setelah mendapat izin langsung dari Lexter.


Ceklek


"Nona."


Choon Hee langsung memeluk gadis itu saat melihat Lexsa sedang menyiapkan barang barangnya dengan wajah sedih.


"Apa yang terjadi nona kenapa bisa begini," ucap Choon Hee.


"Tidak madam ini memang pilihan ku untuk pergi."


"Nona tinggal ditempat ku saja lagipula Arkan tidak kekurangan kamar."


Lexsa menggelengkan kepala dan berhenti memegang pakaiannya "aku ingin hidup dengan tenang di rumahku sendiri madam jadi aku akan tinggal ditempat yang sederhana."


Choon Hee kembali memeluk gadis itu, ia merasa gagal menjadi pengasuh Lexsa sebab tidak bisa menemani atau membantu gadis itu.

__ADS_1


"Aku akan datang setiap minggu nona aku berjanji."


"Hei madam aku sudah besar aku bisa menjaga diriku lagipula kau memiliki tugas lain sekarang, kau sudah memiliki suami pasti tuan Arkan membutuhkanmu."


"Dia pasti mengerti nona intinya aku akan datang setiap ada waktu."


Lexsa akhirnya mengangguk setuju dan kembali merapikan pakaiannya kedalam koper dibantu oleh Choon Hee.


Satu jam kemudian semuanya sudah selesai dan sekarang kamar yang ditempati Lexsa kembali seperti semula bahkan vas bunga tertata sesuai tempatnya.


Lexsa menatap beberapa sudut ruangan yang sering ia tempati untuk mengeluh terutama balkon, ia mengingat betapa banyaknya cerita dari kamar itu.


Lexsa mengangguk tanpa menatap Lexter, gadis itu selalu menghindari tatapan Lexter beberapa kali "sudah."


Lexter memerintahkan security membawa koper turun lalu Lexsa berpamitan pada semua orang disana terutama tuan Louiston termasuk para pelayan.


"Tuan besar Lexsa janji akan menemui mu setiap ada waktu luang, jaga dirimu baik-baik semoga cepat sembuh dan bisa berjalan dengan lancar."

__ADS_1


Tuan Louiston memegang kedua tangan gadis itu lalu menatap manik hitamnya sedalam mungkin "kau sudah ku anggap putriku nak jangan sungkan untuk datang, aku akan berkunjung ke tempat tinggal mu saat lebih baik."


Lexsa mengangguk diiringi senyum manis di bibirnya "aku akan membuatkan masakan yang lezat untukmu tuan besar."


Lexsa melepas pegangan tangan tuan Louiston dan berpamitan pada para pelayan setelah selesai mereka mengantar Lexsa sampai masuk mobil. Terasa sepi rumah La Cosa Nostra tanpa kehadiran gadis itu sebab para pelayan selalu dibuat terkagum dengan keaktifannya saat pulang bekerja.


Choon Hee mengikuti mobil Lexter dari belakang agar ia bisa membantu Lexsa merapikan tempat tinggal nya.


30 menit kemudian mereka sampai di depan apartemen, lokasinya cukup nyaman karena dipinggir jalan dan bersih Lexter pun setuju sebab tempat itu tidak jauh dari rumahnya.


Mereka keluar dari mobil lalu mengeluarkan barang barang Lexsa. Gadis itu tidak membiarkan Lexter mengangkat koper, apa kata orang jika melihat president La Cosa Nostra Group mengangkat koper namun Lexter menepis tangan Lexsa dan tidak membiarkannya mengangkat beban terlalu banyak.


"Hai tetangga," sapa Luis.


"Dia tidak boleh masuk ke apartemen mu kapanpun," Lexter menunjuk Luis dengan matanya.


Mereka masuk kedalam apartment dan tempat itu cukup luas untuk ditempati satu orang saja, hanya ada satu kamar disana lalu dapur disampingnya dan ruang tamu.

__ADS_1


"Kau kembalilah bekerja untuk hari ini aku meminta libur karena harus merapikan apartment," ucap Lexsa pada Lexter.


Pria itu mengangguk sebab pekerjaan penting menunggunya di kantor, ia tidak bisa berbuat banyak tapi Lexter pastikan Lexsa aman ditempat itu.


__ADS_2