GADIS LELANG

GADIS LELANG
67


__ADS_3

"Sejak kapan bidadari surga bisa keluar dari surga?" Tanya Lexsa sembari mengerutkan keningnya.


"Ahh entahlah aku tidak ingin membahas itu, nona kau tau kau sangat terkenal di La Cosa Nostra Group."


Lagi lagi Lexsa menyatukan alisnya mendengar Louis berbicara dengan topik yang berbeda "kenapa begitu?" Tanya Lexsa.


"Tentu saja karena kau adalah pahlawan La Cosa Nostra Group sehingga kembali ke pemilik aslinya."


Darimana mereka tau itu semua kurasa ini hanya rahasia pikir Lexsa.


Gadis itu tak menanggapi perkataan Louis lagi ia masuk lift setelah melambaikan tangan. Lexsa kembali ke ruangannya untuk menaruh map yang telah ditanda tangani klien.


Entah mengapa Lexsa sangat pintar dalam hal pemasaran, ia selalu mendapat persetujuan dari klien dengan cepat jika memiliki rencana.


Lexsa men-scan berkas terlebih dahulu lalu memberikan Lexter berkas aslinya. Gadis itu berjalan ke arah ruangan Lexter dan hendak mengetuk pintu namun Amalie mencegah pergelangan tangannya terlebih dahulu.


"Nona sedang apa?" Tanya Amalie.


"Memberikan berkas ini pada tuan muda," jawab Lexsa.


"Ahh nona mengenai itu sepertinya tuan muda tidak bisa diganggu karena sedang ada klien di dalam," ucap Amalie.

__ADS_1


Lexsa mengangkat alis terheran dengan perkataan Amalie "nona Amalie kenapa tidak ikut? Sekertaris penting untuk mencatat point point dari pembicaraan tuan muda dengan klien," ujarnya.


"Tuan muda melarang nona jadi saya tidak ada hak untuk memaksa."


Meskipun masih heran kenapa Lexter tiba tiba begitu ia menghargai pendapat pria itu dan kembali ke ruangannya dengan map "baiklah nona Amalie terimakasih."


Lexsa masih belum mengerti dan ia penasaran siapa klien yang datang sebab ia tidak pernah lolos dari informasi klien dan Lexsa sudah memastikan tidak ada klien yang terlewatkan.


Ceklek


Beberapa saat kemudian pintu terdengar terbuka, Lexsa mengintip dari jauh dan tentu saja melihat seorang wanita bahkan Lexter mengantarkannya sampai depan pintu.


Siapa dia, batinnya.


"Siapa dia sebenarnya kenapa terlihat akrab dengan tuan muda," gumamnya.


Lexsa menutup kembali pintu ruangannya sebelum mereka melihat kearah sana, setelah beberapa saat Lexsa menghirup nafas lalu keluar membawa map.


Tok...tok...tok


Lexter yang baru saja menutup pintu kembali membukanya dan melihat Lexsa disana "ada apa Lexsa?" Tanyanya.

__ADS_1


"Klien dari California sudah setuju dengan kontraknya, coba dilihat dulu tuan muda."


"Masuklah."


Lexsa mengangguk lalu masuk dan menutup pintu, ia merasa harus bertanya soal wanita tadi namun ia tidak ingin terlihat posesif karena hubungan mereka faktanya belum jelas dibawa kemana.


"Mereka setuju menurunkan harganya?" Tanya Lexter.


Lexsa mengangguk santai sembari bersandar di kursi "mereka bilang tertarik dengan hal hal baru dan La Cosa Nostra Group salah satu perusahaan yang mereka incar untuk bekerjasama jadi sedikit lebih mudah berbicara soal harga," jawab Lexsa.


Lexter mengangguk sembari membolak balik lembaran berkas, ia puas dengan kerja keras Lexsa selama bekerja disana sebab gadis itu bekerja sambil kuliah dan Lexter selalu melihatnya mengerjakan tugas kuliah dimalam hari.


"Ah ya aku memegang seluruh nama klien dan jadwal pertemuan mu tapi tadi saat aku masuk nona Amalie mengatakan kau sedang ada klien penting," ujar Lexsa sembari memainkan pulpen ditangannya agar tidak terlihat jelas ia sangat peduli mengenai hal itu.


"Namanya Nancy dia adik kelas ku saat sekolah dasar," jawab Lexter.


Lexsa pun mengangguk seolah tak peduli namun nyatanya dalam hati berkelabut dengan sejuta pertanyaan kenapa harus menempelkan kening, kenapa harus sedekat itu, kenapa harus membuat pertemuan spesial dan lain sebagainya.


"Ah ya aku mengerti," kata Lexsa.


"La Cosa Nostra Group akan merilis produk baru yakni perusahaan kecantikan dan aku tidak mengerti soal itu jadi meminta bantuan Nancy karena ia sangat lihai dalam hal kosmetik lagipula perusahaannya berkembang pesat saat ini," tutur Lexter lagi.

__ADS_1


Lexsa kembali mengangguk dan berpikir mungkin wajar saja jika hal tadi terjadi karena mereka tidak pernah bertemu dan Nancy terlihat seperti gadis baik sebab penampilannya yang feminim membuat aura wanitanya terlihat.


__ADS_2