
Pagi pun datang dan waktu sudah menunjukan pukul 07.00 WIB, setelah beberapa menit di perjalanan, Emir telah sampai dikampus, lalu setelah itu langsung memasuki ruang perkuliahan.
Sembari sedang menunggu dosen, Emir membuka katalog Online untuk ia sebarkan di media sosial.
"Bismillahirrahmanirrahim, semoga sukses dan berhasil, amiin" ujar Emir sambil berdoa di dalam hatinya
Emir pun menyebarkan katalog secara Online diseluruh media sosial yang ia punya, dan ia melakukan chat pribadi kepada 1.000 orang yg ada di media sosial.
"Alhamdulillah, akhirnya selesai juga menyebarkan katalog secara online, dan chat pribadi juga udah selesai" ujar Emir kepada dirinya sendiri sambil berkata didalam hatinga
Lalu setelah itu, Emir Pergi ke ruangan sebelah untuk menyebarkan katalog secara offline, tapi Emir selalu waspada terhadap kejahatan yang selalu menimpanya.
"Permisi, dek, maaf kalau kakak ganggu sebentar, kakak ada katalog Kecantikan nih, coba dilihat2 dulu, mana tau ada yang suka, harganya juga terjangkau loh" ujar Emir kepada adik juniornya sembari ia sedang memperlihatkan katalog kecantikan
"Oh iya, kak, boleh kak, kita lihat-lihat dulu ya kak" ujar Celline kepada Emir
"Iya, dek, gak apa-apa" jawab Emir kepada Celline
Setelah itu Emir kembali ke ruangannya, tiba-tiba Najwa datang, dan langsung masuk ke dalam ruang kuliah.
"Hai, besti, udah siap apa belum sama bisnis barunya" tanya Najwa kepada Emir
"Harus siap donk besti" jawab Emir kepada Najwa
"Nah gitu donk" ujar Najwa kepada Emir dengan santai
"Oh ya, Mir, gue mau cerita nih sama Lo" ujar Najwa dengan penuh semangat
__ADS_1
"Sama Naj, gue juga ingin cerita nih sama Lo, tapi Lo duluan aja deh yang cerita" ujar Emir kepada Najwa
"Kemaren Bude Iin bilang sama gue, ada teman gue yang datang ke rumah, marah-marah dan bertindak kasar sama bude Iin, sampe-sampe Bude Iin didorong dan kepala Bude Iin kejedot ke dinding, lalu Bude Iin balas Mereka berdua, disiram pake air kran dan punggung mereka dipukul sama sendal jepit oleh Bude Iin" ucap Najwa kepada Emir dengan antusias bercerita kepada Emir
"Iya, Naj, hal yang sama juga terjadi sama adik-adik gue, mereka bilang ada 2 orang temen-temen gue datang kerumah, lalu mereka marah-marah dan menghina gue dan adik-adik gue, lalu setelah itu adik gue panas dan menjawab perkataan mereka, lalu kemudian adik gue ditampar sama mereka, ya makin panas lah adik gue, jadinya Chika dan Pinkan tampar balik mereka berdua, pokoknya saling balas tamparan gitulah Naj, kemudian pas mereka mau nyerang Chika dan Pinkan, yah adik-adik gue bersiap-siap juga buat serang balik mereka, lalu mereka didorong sama Chika dan Pinkan sampe terjatuh dan kesakitan" ujar Emir kepada Najwa dengan semangat bercerita
"Jangan-jangan ini perbuatan Qhira dan teman-temannya" tanya Najwa kepada Emir
Tiba-tiba Qhira dan teman-temannya datang, lalu menyahut pertanyaan Najwa.
"Betul sekali Najwa, yang dimaksud keluarga kalian adalah kami berempat" jawab Qhira kepada Najwa dengan ketus
"Yaaaahhh, gue dan Qhira datang kerumah Emir untuk balas dendam sama kalian, dan memberikan pelajaran sama keluarga kalian" ucap Siska Kepada Najwa dan Emir sambil melotot
"Dan yang datang kerumah Lo Naj, Gue dan Fani ujar Eli kepada Najwa dan Emir sambil melotot, lalu menunjuk kearah Emir dan Najwa
"Emang dasar orang tua jelek, dan rendahan Bude Lo Naj !!! jijik gue lihat Bude Lo !!! kurang ajar ia juga sama gue dan Eli !!!" ujar Fani dengan kasar kepada Najwa
Lalu setelah itu Emir dan Najwa membalas perkataan Fani dan teman-temannya.
"Fan, Fan, emang dasar Lo gak ada kapoknya ya !!! Mending gue sama Bude, Emir dan Adik-adiknya, walaupun rakyat jelata dimata kalian, tapi kita mandiri dan gak nyusahin orang tua, dari pada Lo dan teman-teman Lo manja, nanti jatuh miskin baru tau rasa, karna kalian berempat gak bisa apa-apa, dan satu hal lagi kalian bilang bude gue kurang ajar, justru yang kurang ajar itu kalian sendiri, makanya bude gue ngebalas kalian dua kali lipat, syukurin Lo berdua, emang enak !!!" Jawab Najwa kepada Fani dan Eli, dengan tegas, sambil menunjuk ke arah mereka berdua
"Iya, bener kata Najwa, dan Lo bilang kalau adik-adik gue kurang ajar, justru kalian berdua lah yang mengajarkan adik gue kurang ajar sama kalian, dan Lo bilang adik gue kampungan, justru Lo dan teman-teman Lo pake cara yang murahan dalam bertindak, dan juga bersikap kayak kampungan, heran gue sama kalian bberempat, iskin banget sama moral !!!" ujar Emir kepada Qhira dan teman-temannya dengan tegas
"Kita pasti akan balas kalian berdua !!!" jawab Eli kepada Emir dan Najwa
"Terserah Lo deh Li, tapi yang jelas kita gak pernah takut sama kalian !!!" camkan itu" ujar Najwa kepada Eli
__ADS_1
"Lo dan para Besti Lo harus ingat satu hal, jika kalian ingin berbuat jahat, tuhan gak bakalan tidur, kejahatan itu akan berbalik kepada diri kalian sendiri, dan tidak semua orang kecil seperti kami, gampang kalian injak dengan seenaknya, Paham !!!" Ucap Emir kepada Qhira dan Teman-temannya dengan tegas
"Ayo, Naj, menjelang perkuliahan dimulai kita pindah duduk diluar" ujar Emir kepada Najwa
"Ayo, Mir" ujar Najwa kepada Emir dengan beranjak pergi dari hadapan Fani dan teman-temannya
Sambil duduk diluar, tiba-tiba Celline menghampiri Emir untuk mengembalikan katalog Kecantikan.
"Maaf ya kak, untuk sekarang saya gak pesan dulu" ujar Celline kepada Emir dengan menolak tawaran produk Emir
"Iya, dek, gak apa-apa, makasi ya" jawab Emir kepada Celline
"Oh ya, Naj, Lo mau gak jadi member Kecantikan" tanya Emir kepada Najwa dengan serius
"Sorry, besti, untuk sekarang ini gue lagi sibuk bantuin mama ngerjain usaha jahitan kedua orang tua gue, dan bantu bude juga ngurus laundry" jawab Najwa Kepada Emir dengan menolak tawaran Emir
"Iya, besti, gak apa-apa" jawab Emir kepada Najwa
Najwa membuka salah satu media sosial di Handphone nya.
"Waaahhh, bagus banget nih Mir, konten Bisnis Lo, salut banget deh gue, sama sahabat gue yang satu ini" ujar Najwa sambil menyemangati Emir
"Biasa aja keleeess, gue masih banyak belajar" jawab Emir kepada Najwa dengan rendah diri
"Oh ya, Mir, udah ada yang order belum" tanya Najwa kepada Emir dengan serius
"Belum, Naj, kan gue baru nyebarin, apa pun itu, mau sedikit mau banyak yang beli, gue gak peduli, yang jelas gue promosi tiap hari, gue percaya dan yakin sama kebesaran Allah SWT, karena dia maha kaya, InsyaAllah Allah pasti memberikan rezeki dari hasil usaha gue" Ujar Emir kepada Najwa dengan percaya dengan kekuasaan Allah
__ADS_1
"Iya, Lo Betul Mir" ujar Najwa kepada Emir
20 Menit kemudian perkuliahan segera dimulai, Emir dan Najwa masuk menuju kedalam ruang perkuliahan.