Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 99 Bertengkar Dan Masuk Penjara


__ADS_3

Sembari, Andre, dan Chika, sedang memberi keterangan kepada polisi, Najwa, dan Alex bertengkar dengan Farah.


"Awas, kamu Najwa !!! Saya pasti akan balas perbuatan kamu !!!" ucap Farah kepada Najwa, dengan mengancam Najwa


"Jika Anda berani menyakiti Najwa, Saya tidak akan segan-segan memberikan pelajaran yang berharga kepada anda !!! Justru Anda akan berhadapan dengan saya !!!" ucap Alex kepada Farah dengan tegas


"Apa yang bakal kamu lakukan kepada saya !!!" tanya Farah kepada Alex, dengan tegas


"Anda tidak perlu tahu, apa yang bakal saya lakukan !!! tapi yang jelas saya tidak akan membiarkan anda untuk menyakiti Najwa !!!camkan itu, perempuan jahat !!!" jawab Alex kepada Farah, dengan tegas


"Apa yang kamu tahu dalam menyelesaikan masalah !!! Dasar anak ingusan !!! baru lahir kemarin aja udah belagu, udah sombong kamu !!!" ucap Reva kepada Alex dengan emosi


"Heh, wanita jahat !!! apa yang anda tahu tentang hal-hal baik !!! nggak ada kan !!! yang anda tahu cuma memposisikan diri anda sebagai sampah !!! sama seperti anak Anda Fani, selalu jadi sampah di mana-mana !!!" jawab Najwa kepada Farah, dengan emosi


"Kamu bilang saya sampah !!! eh gadis kampung, hidup pas-pasan aja udah sombong kamu !!! saya bisa mengeluarkan biaya berapa saja, untuk membeli kebahagiaan kalian !!! dan menghancurkan kebahagiaan kalian !!! kalian nggak tahu berhadapan dengan siapa !!!" ucap Reva kepada Najwa, dan sambil menunjuk ke arah Najwa


"Eh wanita sampah !!! walaupun saya gadis kampung, hidup pas-pasan !!! tapi saya tidak pernah dipandang sampah oleh orang !!! Saya kasihan sama anda, mengaku menjadi wanita terhormat, tetapi masyarakat memandang Anda seperti sampah !!! sampah aja Ada tempatnya !!! tetapi anda tidak ada tempatnya di hati semua orang !!! Anda jangankan diterima oleh orang !!! untuk dibuang kayak sampah aja nggak ada tempat !!! begitu terhinanya diri Anda !!!" jawab Najwa kepada Farah, dengan membalas para


"Dan satu hal lagi !!! Kenapa Anda saya bilang sampah !!! karena anda mau merendahkan diri anda sendiri, untuk membeli kebahagiaan orang, saking hausnya dengan kebahagiaan, Anda merelakan diri, untuk menjatuhkan martabat anda sendiri !!! yang awalnya anda menjadi wanita terhormat !!! langsung jatuh terjun ke bawah menjadi sampah !!!" teriak Najwa kepada Farah dengan tegas


"Dasar kurang ajar !!!" teriak Farah kepada Najwa dengan emosi


"Jika anda tidak mau, orang kurang ajar sama anda, hargai orang terlebih dahulu !!! dan berbuat baik kepada orang terlebih dahulu !!!jika anda menemukan pribadi Najwa kurang ajar !!! berarti anda menghadapi Najwa jauh lebih kurang ajar sebelumnya !!! camkan itu wanita jahat !!!" teriak Alex kepada Farah, dengan emosi


Tiba-tiba Farah Mengayunkan tangannya, dan akan menampar Alex, tetapi di tangkis oleh Alex.

__ADS_1


"Jangan sampai saya melakukan hal yang sama, yang dilakukan oleh Andre dan Najwa, kepada anak anda !!! dan jangan paksa saya untuk menampar anda !!! ingat satu hal, tamparan saya bisa membuat anda pingsan !!! mengerti !!!" ucap Alex kepada Farah, dengan tegas


"Pergi Kalian dari sini !!!" teriak Farah, kepada Najwa dengan emosi


"Oke kita akan pergi dari sini !!! lagian kita nggak betah juga kok, lama-lama di depan sampah kayak anda !!! sampah itu busuk, jadi baunya nggak enak, hahaha !!!" teriak Najwa kepada Farah, sambil menutup hidungnya, dan tertawa kepada Farah, dengan meluapkan emosinya


"Ayo, Najwa, kita pergi dari sini" ucap Alex kepada Najwa, sambil mengajak Najwa, untuk pergi dari hadapan Farah


"Ayo, Lex" jawab Najwa kepada Alex, dengan melangkahkan kaki mereka berdua, pergi dari hadapan Farah


Sembari Najwa, dan Alex, sedang di perjalanan, tiba-tiba Andre menelpon Najwa dan Alex, secara video call, Andre memberitahu bahwa Ia mendapat laporan dari polisi, kalau Eli, Qhira, dan Siska, melarikan diri dari rumah mereka masing-masing, karena mereka bertiga takut ditangkap oleh Polisi.


"Apaaaa, Eli, Qhira, dan Siska, melarikan diri" ucap Najwa kepada Andre, dengan terkejut mendengar kabar, bahwa Eli, Qhira, dan Siska melarikan diri


"Serius Ndre ?" tanya Alex kepada Andre dengan serius


"Iya, Lo Bener Ndre, di balik kita waspada, jangan lupa juga buat cari mereka" ucap Najwa kepada Andre


"Lalu kita mau cari mereka ke mana Naj ?" tanya Alex kepada Najwa


"Untuk sekarang ini, gue juga tidak tahu, tetapi nanti malam, mari kita coba untuk salat malam, dan minta bantuan kepada Allah, untuk menemukan tiga penjahat itu" ucap Najwa kepada Andre dan Alex, dan sambil menenangkan Andre dan Alex


"Kalau gitu, Lo sama Chika hati-hati di jalan ya Ndre, kalau urusan Lo udah selesai di kantor polisi, lebih baik Lo cepat antar Chika pulang, supaya ada dua orang yang jagain Emir di rumah" ucap Alex kepada Andre, sambil memperingatkan Andre, untuk segera mengantarkan Chika pulang ke rumah


"Yuk Lex, kalau gitu gue tutup dulu ya telepon nya, Assalamualaikum" ucap Andre kepada Alex, dengan memberikan salam, sebelum menutup teleponnya

__ADS_1


"Waalaikumsalam" jawab Najwa dan Alex, secara serentak menjawab salam dari Andre


Tak Berapa lama kemudian, Andre bergegas mengantarkan Chika untuk pulang ke rumah, hal yang sama dilakukan oleh Alex, Ia juga bergegas untuk mengantarkan Najwa pulang ke rumah, sembari Andre, dan Alex, mengantarkan Najwa, dan Chika, ke rumah mereka masing-masing, Fani berteriak dan menangis di penjara.


"Pak, keluarkan saya dari sini !!! saya tidak bersalah !!!" teriak Fani kepada polisi, dan ingin keluar dari penjara


"Mama, Papa !!! keluarkan Fani dari sini, Ma, Pa !!!" teriak Fani memanggil kedua orang tuanya, untuk membebaskannya dari penjara


Tiba-tiba, salah satu tahanan berteriak kepada Fani, karena Fani membuat keributan, sehingga tidurnya terganggu.


"Heh !!! berisik !!! Bisa diam gak Lo !!!" teriak salah satu tahanan kepada Fani


"Apaan sih Lo !!! gue mau teriak !!! gue mau apa, terserah gue !!! ngapain Lo atur-atur gue !!! gue ingin keluar dari penjara ini !!! nggak enak di sini !!!" teriak Fani, kepada salah satu tahanan, yang ada di penjara tersebut


"Wah, Lo minta dikasih pelajaran nih, Lo bisa diam gak !!!" teriak salah satu tahanan, kepada Fani dengan emosi


"Enggak, kenapa !!! jawab Fani, dengan menantang salah satu tahanan dengan berteriak


Tiba-tiba, salah satu tahanan tersebut menampar Fani, dengan emosi


"Aduh, aw, teriak Fani memegang pipinya, setelah ditampar, oleh tahanan yang ada di penjara tersebut


"Rasain Lo !!! dari tadi gue udah nyuruh Lo diam !!! tapi Lo malah makin berisik !!! kalau Lo nggak bisa diam, gue tampar lagi lebih keras dari pada ini !!!" teriak salah satu tahanan, kepada Fani dengan emosi


"Gue juga bisa ya, Balas Lo !!!" teriak Fani, dengan Mengayunkan tangannya, dan akan menampar salah satu tahanan tersebut

__ADS_1


Tiba-tiba tangan Fani ditangkis oleh salah satu tahanan tersebut, Lalu rambut Fani dijambak oleh salah satu tahanan tersebut.


__ADS_2