
"Lo sekarang ada di rumah nggak, Mir ?" tanya Andre kepada Emir dengan serius
"Iya, Ndre, sekarang gue di rumah, emang kenapa ?" Emir balik bertanya kepada Andre
"Gue mau ke rumah Lo, Mir, ada yang mau gue bicarakan, bisa nggak ?" tanya Andre kepada Emir dengan basa-basi
"Bisa, Ndre, oke kalau begitu gue tunggu di rumah ya" jawab Emir kepada Andre dengan teman
Setelah 1 jam kemudian, Andre tiba di rumah Emir, lalu ia duduk di kursi yang sudah disediakan di ruang tamu, sembari Andre bercerita kepada Emir, tanpa disengaja Chika dan Pinkan mendengar obrolan antara Andre dengan Emir.
"Astaghfirullahaladzim, kok bisa ya, Ndre, ini terjadi ?" tanya Emir kepada Andre dengan serius
"Gue juga nggak tahu, Mir, dan gue yakin banget kalau mereka adalah orang suruhan, tapi gue nggak tahu ini orang suruhan siapa" jawab Andre kepada Emir dengan mengeluh
Tak lama kemudian, tiba-tiba Chika dan Pinkan datang menghampiri Emir dan Andre
"Kak, ini teh hhangatnya, ayo diminum dulu dan dicicipi dulu teh sama kuenya" ucap Chika menghidangkan teh hangat, dan kue kecil untuk Andre dan Emir
"Makasih ya, Chik" jawab Andre kepada Chika, dengan mengucapkan terima kasih
"Sama-sama" jawab Chika kepada Andre dengan santai, sembari ia sedang berdiri di depan Andre dan Emir
__ADS_1
"Kak Andre, Kak Emir, mohon maaf sebelumnya, tanpa disengaja Pinkan sama Kak Chika mendengar obrolan Kak Emir dan Kak Andre, Pinkan boleh kasih saran nggak Kak ?" tanya Pinkan kepada Andre dan Emir dengan serius
"Boleh Pinkan, ya sudah kalian berdua gabung aja duduk di sini, Kakak mau berbagi cerita dengan kalian juga" ucap Andre kepada Pinkan dan Chika, sembari ia ingin berbagi cerita
"Kalau menurut analisa Pinkan, para penyusup yang masuk ke dalam perusahaan kedua orang tua kak Andre, ia terekam kamera tersembunyi, logikanya para penjahat yang lebih dari dua orang pasti mereka menggunakan mobil, lalu mobil tersebut pasti dia Amankan di tempat yang aman, supaya tidak diketahui dan tidak terekam oleh CCTV yang ada di sekitar perusahaan kak Andre, menurut asumsi Pinkan, ketiga orang penjahat tersebut dia pasti menaruh mobil tak jauh dari perusahaan kak Andre, apalagi sekarang di jalan ada kamera CCTV di mana-mana, jadi kita bisa mencari bukti dari nomor plat yang dinaiki oleh penjahat" tersebut jawab Pinkan kepada Andre dan Emir dengan jelas
"Lalu kemudian langkah kita selanjutnya apa Pinkan ? jika kita sudah mendapatkan nomor plat mobil tersebut ?" tanya Andre kepada Pinkan dengan serius
"Kita serahkan kepada polisi bukti plat mobil tersebut, dengan rekaman yang sudah didapatkan oleh kak Andre tentang ketiga penjahat tersebut, secara tidak langsung polisi dengan mudah menelusuri dalang dibalik ini semua, jangankan tiga orang penjahat, bahkan dengan bos yang membayar mereka pun pasti tertangkap dengan sendirinya" jawab Pinkan kepada Andre dengan jelas
"Lalu jika itu mobil rental atau mobil curian, gimana caranya itu Pinkan ?" tanya Chika berasumsi negatif, terhadap mobil yang dipakai oleh para ketiga penjahat tersebut
"Benar apa yang dikatakan Pinkan, apa salahnya kita coba dulu, Ndre, besok gue akan temani Lo untuk bertanya kepada warga sekitar, atau kepada pemilik Cafe dan pemilik toko yang berdekatan di sekitar perusahaan Lo, mana tahu nanti di sana kita dapat petunjuk" ucap Emir kepada AAndre, engan tenang untuk membantu Andre
"Iya, Kak, kita doakan semoga urusan Kak Emir dan kak Andre dipermudahkan oleh Allah, untuk mencari bukti kejahatan ketiga para penjahat itu" ucap Chika kepada Andre dan Emir, sembari memberikan doa yang terbaik untuk Andre dan Emir
"Iya, Kak, semoga aja setelah pelakunya tertangkap, rekan kerja pengusaha yang lainnya bersedia untuk bekerja sama dengan perusahaan kedua orang tua ke Andre" sambung Pinkan kepada Andre, sembari ia memberikan doa yang terbaik untuk perusahaan Andre
"Amin ya Allah" jawab Andre dan Emir secara serentak, mengaminkan doa dari Pinkan dan Chika
"Makasih atas support dan doanya ya adik-adik" ucap Andre kepada Chika dan Pinkan dengan penuh haru
__ADS_1
"Sama-sama, Kak" jawab Chika dan Pinkan secara serentak
"Kalau begitu, nanti kita ajak Alex dan Najwa ya, Mir, kalau mereka bisa, habis pulang dari rumah Lo, gue akan ceritakan semuanya kepada Alex" ucap Andre kepada Emir, dengan meminta tolong kepada Alex dan Najwa
"Pasti, Ndre, Alex dan Najwa adalah sahabat kita" jawab Emir kepada Andre dengan tenang
"Kalau bisa untuk besok, kita fokuskan untuk mencari bukti kejahatan, untuk ketiga penjahat tersebut, kita kelilingi saja sebuah Cafe, toko-toko, atau bahkan tempat parkiran yang tak jauh dari perusahaan, seperti yang dikatakan Pinkan walaupun mereka tidak parkir di tempat area perusahaan Lo, yang pastinya mereka mengamankan di tempat yang aman" ucap Emir kepada Andre dengan memberikan saran yang tepat
"Iya, Mir, Lo benar, Insya Allah gue yakin setelah penjahat dan bosnya tertangkap, semoga aja para rekan kerja pengusaha yang lainnya bersedia untuk bekerja sama di perusahaan kedua orang tua gue" ucap Andre kepada Emir, sambil mencicipi teh hangat
"Untuk saat sekarang ini kita fokus dulu mencari dalang di balik ini semua, kemudian setelah itu baru kita pikirkan bagaimana caranya, supaya rekan kerja pengusaha yang lainnya mau bekerja sama dengan perusahaan kedua orang tua Lo" ucap Emir kepada Andre dengan membantu Andre, sembari ia juga memberikan support untuk Andre
"Iya, Mir, makasih banget atas dukungan Lo yang mau bantuin gue, jujur gue pusing gak tau lagi mau ngomong sama siapa" ucap Andre kepada Emir dengan penuh haru
"Andre, Lo nggak boleh ngomong begitu, anggap saja gue, Chika, dan Pinkan, keluarga Lo, kita sudah satu keluarga, Lo nggak usah sungkan-sungkan" ucap Emir kepada Andre dengan penuh haru
"Walaupun Lo ada masalah, ingat, harus profesional, apalagi kita mau wisuda sebentar lagi" ucap Emir kepada Andre dengan memberikan semangat, untuk menenangkan pikiran Andre
"Iya, Kak, betul apa yang dikatakan Kak Emir, anggap saja Chika dan Pinkan adik perempuan kak Andre, Insya Allah selagi kita bisa bantu, kita pasti bantu kak Andre, dan support kak Andre" jawab Chika kepada Andre dengan rendah hati dan sopan santun
"Terima kasih ya semuanya, alhamdulillah ternyata gue punya dua adik perempuan yang cantik-cantik, hehehe" ucap Andre kepada Emir, sembari ia menganggap Chika dan Pinkan sebagai adik perempuannya
__ADS_1