
Tiba-tiba Ibu Endah atau Mama Najwa, video call dengan Najwa.
"Assalamualaikum, halo sayang, tunggu Mama sama Papa di rumah ya, Mama Papa rindu banget sama Najwa" ucap Mama Najwa kepada Najwa
"Waalaikumsalam, iya Ma, Najwa tunggu di rumah ya Ma" jawab Najwa kepada mamanya
"Loh, kok lesu gitu sayang ? apa kamu sakit di rumah ?" tanya Endah kepada Najwa
"Najwa baik-baik saja kok Ma, ya udah, Najwa istirahat dulu ya Ma, sambil nunggu mama pulang" jawab Najwa kepada Endah
"Iya, nak, tunggu mama dan papa ya nak, Mama tutup teleponnya dulu , Assalamualaikum" ucap Endah kepada Najwa
"Waalaikumsalam" jawab Najwa kepada mamanya
Tiba-tiba Papa Najwa atau Pak Yosep bertanya kepada Mama Najwa.
"Kenapa, Ma ? Apa yang terjadi sama Najwa ?" tanya kepada Endah
"Mama juga nggak tahu pa, sepertinya anak kita sakit" jawab Endah kepada Yosep
"Ya sudah kalau gitu, Yuk kita buruan pulang" kata Yosep kepada Endah
"Yuk, Pa" jawab Endah kepada Yosep
Setelah 1 jam kemudian Mama dan Papa Najwa sampai di rumah.
"Assalamualaikum" ucap Endah sambil mengetuk pintu rumah
"Waalaikumsalam" jawab Bude Iin sambil membuka pintu rumah
"Eh, Endah sama Yosep udah pulang toh, Ayo silahkan masuk, biar Mbak Yu bantu bawa barang-barangnya, ya" ucap Bude Iin kepada Endah dan Yosep
"Iya, mbak yu, Makasih ya Mbak" ucap Endah kepada Bude Iin
"Najwa mana Mbak Yu ?" tanya Yosep kepada Bude Iin
"Najwa lagi istirahat di dalam kamar" jawab Bude Iin kepada Yosep
Tak lama kemudian Yosep dan Endah beserta Bude Iin menuju ke kamar Najwa, Lalu setelah itu, Najwa dan bude Iin menceritakan kejadian yang dialami Najwa, karena keracunan obat kadaluarsa dan memperlihatkan bukti CCTV serta rekaman pembicaraan Siska dan Eli.
Tiba-tiba Endah atau Mama Najwa marah besar.
"Ini nggak bisa dibiarkan Pa !!! Mama tidak terima Najwa diperlakukan seperti ini !!! kita harus berikan mereka pelajaran, dan melaporkan mereka kepada polisi !!!" ucap Endah dengan emosi
"Mama tenang dulu" ujar Najwa kepada Mamanya
"Gimana kita bisa tenang sayang, ini sudah keterlaluan" jawab Papa Najwa kepada Najwa
"Iya betul toh dek, Mbak Yu mengerti dengan kemarahan kalian, tapi kalian tenangkan diri kalian dulu, dan dengarkan Mbak Yu bicara" ucap Bude Iin kepada Mama dan Papa Najwa
__ADS_1
"Sebentar lagi, Emir akan datang ke rumah ini, Emir juga ikut dalam menyelesaikan masalah ini, karena yang menemukan bukti-bukti ini adalah Emir" ucap Bude Iin kepada Mama dan Papa Najwa
"Maksud Mbak Yu, Emir Sahabat Najwa ?" tanya Endah kepada Bu De Iin
"Iya betul toh Nduk" jawab Bude Iin kepada Endah atau Mama Najwa
Dalam waktu yang bersamaan, Emir mau menuju ke rumah Najwa dan Emir segera keluar dari ruang perkuliahan, setiba di luar, lalu tak sengaja Emir bertemu dengan Siska dan teman-temannya.
Siska dan teman-temannya sedang membeli minuman Pop Ice, lalu Emir menatap mereka berempat dengan tajam dan dengan amarah serta rasa kesal, tapi Emir berusaha meredam kemarahannya untuk tidak banyak bicara dengan mereka berempat.
"Gue harus tenang, tujuan gue selanjutnya adalah ke rumah Najwa dan bicara kepada orang tua Najwa, lalu melaporkan mereka kepada polisi" ujar Emir kepada dirinyasendiri
Lalu tiba-tiba Siska menyapa Emir dengan ketus.
Hai, Mir, kok bengong gitu ?" ucap Siska kepada Emir dengan mencemooh dan mata yang tajam
Lalu Emir tidak menjawab perkataan Siska, dan tiba-tiba Emir berjalan dengan emosi serta menabrak Siska dengan emosi, sehingga minuman Siska tumpah ke baju Siska, lalu setelah itu Emir bergegas pergi ke rumah Najwa dan memanggil ojek.
"Aw !!! kurang ajar !!!" teriak Siska kepada Emir
Emir pun tidak memperdulikan Siska, iya terus berjalan dan bergegas naik ojek.
"Ojek, bang" ujar Emir kepada Abang tukang ojek
"Cepetan jalan bang" ujar Emir kepada Abang tukang ojek
"Iya, mbak, kita mau ke mana nih mbak ?" tanya abang tukang ojek kepada Emir
"Oke, mbak, siap" jawab abang tukang ojek kepada Emir
Beberapa menit kemudian Emir telah sampai di rumah Najwa dan bertemu dengan orang tua Najwa.
"Assalamualaikum, Naj"ucap Emir memberikan salam di rumah Najwa
"Waalaikumsalam" ucap Endah atau Mama Najwa menjawab salam dari Emir
Tiba-tiba Mama Najwa menghampiri Emir sambil mencium tangan Endah.
"Emir" ucap Mama Najwa menyapa Emir
"Ya, Tante" jawab Emir sambil mencium tangan mama dan papa Najwa
"Mir, Makasih ya selama ini Emir selalu siap bantuin Najwa" ucap Mama Najwa kepada Emir
"Nggak apa-apa kok tante, itu udah kewajiban Emir sebagai sahabatnya Najwa" jawab Emir kepada Mama Najwa
"Mir, Tante mau minta tolong sama kamu, tolong temani tante dan om melapor kepada polisi, dan menyerang Siska ke rumahnya" ucap Mama Najwa kepada Emir
"Ya, Tante, tapi sebelum itu, Emir mau ngumpulin pakaian laundry dari Bude Iin dulu ya, dan mau pergi kerja juga ke pabrik gula, nanti setelah pulang dari pabrik, Emir pasti bantuin tante" jawab Emir kepada Endah atau mamanya Najwa
__ADS_1
"Iya, Mir, Makasih ya nak atas bantuannya" ucap Papa Najwa kepada Emir
"Sama-sama, om"jawab Emir kepada Papa Najwa
"Pokoknya untuk sementara ini om dan tante tenang dulu, kita selesaikan masalah ini dengan tenang dan kepala dingin, Insya Allah kejahatan bisa kita tumpas" jawab Emir kepada Mama dan Papa Najwa
"Iya, Mir kamu benar" jawab papa Najwa kepada Emir
"Kalau begitu, Emir kerja dulu ya om,.tante" ucap Emir kepada Mama Papa Najwa
"Iya, Mir, hati-hati di jalan ya" ucap Mama Papa Najwa kepada Emir
Kemudian Emir mengumpulkan pakaian laundry untuk dibawa pulang, setelah pakaian laundry diantar pulang oleh Emir, seperti biasanya Chika dan Pinkan selalu membantu pekerjaan laundry, lalu setelah itu Emir tidak lupa makan siang dan salat, kemudian bergegas pergi ke pabrik gula untuk bekerja.
Satu jam kemudian, Emir sampai di pabrik gula, seperti biasanya Emir bekerja dengan tekun, ulet serta rajin, beberapa jam kemudian istirahat pun telah tiba, Emir melanjutkan perjuangannya untuk menjalankan bisnis Kecantikan.
"Lanjut lagi ah, nyebarin katalog di media sosial" ucap Emir kepada dirinya sendiri
5 menit kemudian Emir melanjutkan untuk menyebarkan katalog Kecantikan secara Offline, dengan memperlihatkan katalog Kecantikan kepada rekan-rekan kerjanya di pabrik gula.
Tak lama kemudian, Emir bertemu dengan Ena, Tiba-tiba Ena memanggil EmirEmir.
"Emiiirrr" sahut Ena kepada Emir
"Iya, mbak" jawab Emir kepada Ena
"Mir, gue mau daftar jadi member Kecantikan, setelah gue lihat-lihat asyik juga nih, bisnisnya" ucap Ena kepada Emir dengan semangat
"Serius, Mbak" jawab Emir dengan penuh gembira kepada Ena
"Nggak, bercanda, Ya iyalah serius ada-ada aja Lo" jawab Ena bercanda kepada Emir
"Oke, siap, mbakku" jawab Emir kepada Ena
"Apa-apa aja nih Mir, yang perlu gue persiapkan untuk daftar jadi member Kecantikan" tanya Ena kepada Emir
"Nggak, banyak kok Mbak, Mbak kirimin aja foto KTP melalui WhatsApp Emir nanti" ujar Emir kepada Ena
"Oh gitu, Ya udah gue kirim sekarang ya" ucap Ena kepada Emir.
"Iya, Mbak" jawab Emir kepada Ena
"Kemudian setelah itu, Emir mendaftarkan Ena jadi member Kecantikan.
"Oh ya, Mbak, nanti Emir kirim ya tutorial lengkapnya ya, dan konten-konten yang udah Emir bikin untuk disebarkan ke media sosial, ntar kalau Emir jelasin di sini nggak enak sama yang lain kan, di sini pabrik bukan tempat bisnis, hahaha" ucap Emir kepada Ena
"Oke, sip deh Mir, Lo bener juga sih Mir, hahaha" jawab Ena kepada Emir
Waktu sudah berlalu, beberapa jam saatnya Emir ke rumah Najwa, kemudian menemui Mama Papa Najwa, untuk melaporkan Siska kepada polisi.
__ADS_1
Tak lama setelah 1 jam kemudian, Emir beserta Mama dan Papa Najwa tiba di kantor polisi, mereks sedang berhadapan dengan polisi, lalu mereka bertiga menjelaskan kejadian yang terjadi dengan memperlihatkan bukti yang tepat, setelah itu kemudian polisi menyiapkan perangkatnya, lalu bersiap-siap berangkat ke rumah Siska dengan Emir, beserta Mama dan Papa Najwa.