Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 128 Menyiapkan Perlengkapan Untuk Sidang Proposal


__ADS_3

"Kurang ajar !!! berani-beraninya kamu Indra menghancurkan rencana saya !!!" ucap Arman di dalam hatinya, sembari ia menaruh dendam kepada Indra


Setelah beberapa jam kemudian, waktu pulang pun sudah tiba, tak lama kemudian, Indra sudah tiba di rumah, kebetulan di rumah ada Andre dan Emir, yang sedang menyiapkan perlengkapan untuk ujian sidang proposal.


"Assalamualaikum" ucap Indra memberikan salam, ketika memasuki rumahnya kebetulan pintu rumah sedang terbuka


"Waalaikumsalam" jawab Andre dan Emir, sembari mereka sedang duduk di kursi ruang tamu, sambil menyiapkan perlengkapan kebutuhan untuk sidang proposal


Tiba-tiba Emir dan Andre mendekati Indra, lalu menyalami tangan Indra.


"Ada Emir di sini" ucap Indra kepada Emir, sembari Emir menyalami tangannya


"Iya, Om, Emir sama Andre lagi mempersiapkan untuk sidang proposal, untuk 3 hari kedepan" ucap Emir kepada Indra, sembari ia berdiri di depan Indra dan Andre


"Oh, berarti proposal kamu udah di-acc sama dosen Mir ?" tanya Indra kepada Emir dengan serius


"Alhamdulillah, sudah Om" jawab Emir kepada Indra dengan lembut


"Lalu gimana dengan kamu Ndre ? apa proposalmu sudah di-acc sama dosen ?" ucap Indra berbalik bertanya kepada Andre


"Alhamdulillah, Andre juga sudah di-acc oleh dosen Pa" jawab Andre kepada Indra, dengan lembut sembari ia berdiri di depan Papanya


"Dua orang lagi mana Ndre, Alex dan Najwa ?" tanya Indra kepada Andre, dengan bertanya kabar Alex dan Najwa


"Kebetulan sekarang Alex dan Najwa lagi konsul sama dosen Pa, kemungkinan hari ini mereka udah di-acc sama dosen" jawab Andre kepada Indra dengan jelas


"Kalian berempat ini memang cocok ya, kayak kamu sama Emir, sama-sama udah selesai dan sama-sama udah di-acc, nah sebaliknya dengan Alex dan Najwa, mereka sama-sama masih konsul dengan dosen, doa yang terbaik aja deh buat kalian berempat" ucap Indra kepada Andre dan Emir dengan tersenyum


"Oh ya Pa, Papa Duduk dulu ya di sini sama Emir, Andre mau bikin minuman dulu buat Papa" ucap Andre kepada Indra, dengan menyuruh duduk di terlebih dahulu selesai pulang bekerja


"Oke, nak, makasih ya Nak" jawab Indra kepada Andre dengan tersenyum

__ADS_1


Tak lama kemudian, Andre sudah selesai membuat minuman teh hangat untuk Indra, lalu menghidangkan teh hangat dan kue kecil untuk Indra.


"Oh ya pa, tadi Andre lihat Papa lagi murung pas mengucapkan salam, apa yang terjadi Pa ?" tanya Andre kepada Indra dengan serius


"Begini Ndre, tadi papa bertemu dengan Arman Papanya Siska, Iya berusaha untuk menghancurkan kerjasama antara bisnis kecantikan, dengan bisnis properti yang sedang kita jalani pada saat sekarang ini, dengan Emir, Najwa, dan Alex, nah di sana ia mencoba untuk menghancurkan karir dan bisnis yang sedang dibangun oleh Emir, dengan menjelek-jelekkan Emir kepada salah satu pengusaha yang lainnya, di hadapan para pebisnis yang lainnya juga, tetapi untung saja waktu itu papa ada menyimpan sebuah klarifikasi dari Najwa, tentang fitnah yang menimpa Emir pada waktu itu, lalu Papa mencoba untuk meluruskan dan menjelaskan kepada pengusaha dan pebisnis yang ada di depan papa, alhamdulillah mereka percaya dengan papa dan tidak percaya dengan hasutan Arman" ucap Indra kepada Emir dan Andre dengan jelas


"Makasih ya Om, Om udah bela Emir" ucap Emir kepada Indra dengan penuh hari


"sama-sama Emir, kamu itu sudah Om anggap seperti anak perempuan om sendiri, Om yakin kamu adalah anak yang baik, dan jika ada anak perempuan dijelek-jelekkan sama orang lain, pasti seorang ayah tidak akan terima nak" ucap Indra kepada Emir dengan penuh haru


"Makasih ya Pa, Papa udah lindungi Emir" ucap Andre kepada Indra dengan berterima kasih


"Sama-sama nak" jawab Indra kepada Andre dengan penuh haru


"Kita jadi saudaranya nggak selamanya Mir, ntar kalau selamanya jadi saudara, nggak bisa jadi suami istri dong, hehehe" ucap Andre, sembari ia juga bercanda dan mencairkan suasana


"Selesaikan dulu kuliahmu dengan benar, baru mau meminang Emir" ucap Indra kepada Andre dengan tersenyum


"Iya, Pa" jawab Andre kepada Indra


Kemudian setelah itu, Andre dan Emir lanjut untuk mempersiapkan perlengkapan sidang proposal penelitian.


"Ndre, jurnal penelitian Lo udah lengkap apa belum ?" tanya Emir kepada Andre dengan serius


"Ntar dulu Mir, gue cek dulu" ucap Andre kepada Emir, sembari ia sedang mengecek jurnal penelitian untuk sidang proposal penelitian


Sembari Andre sedang mengecek jurnal penelitian, hal yang sama dilakukan oleh Emir, Ia juga mengecek jurnal penelitian untuk perlengkapan proposal penelitiannya.


"Jurnal penelitian gue udah lengkap kok Mir" jawab Andre kepada Emir dengan serius


"Sama, gue juga udah lengkap" jawab Emir kepada Andre dengan jelas

__ADS_1


Tiba-tiba Najwa menelpon Emir secara video call.


"Assalamualaikum, Besti" ucap Emir memberikan salam kepada Najwa


"Waalaikumsalam, Mir" jawab Najwa dengan membalas salam dari Emir


"Gimana Naj, udah acc apa belum ?" tanya Emir kepada Najwa dengan serius


"Alhamdulillah gue sama Alex udah di acc sama dosen Mir, tinggal kita menyiapkan perlengkapan untuk ujian proposal ke depannya" jawab Najwa kepada Emir dengan santai


Tiba-tiba Andre mendekati Emir, lalu menanya kabar Alex kepada Najwa.


"Alhamdulillah, syukurlah Naj, mana sahabat gue Naj, gue mau ngomong sama dia bentar" ucap Andre kepada Najwa dengan santai


"Hello, Bro, gue udah di acc sama dosen" ucap Alex kepada Andre, dengan penuh kegirangan


"Kalian berdua emang cocok ya, sama-sama belum di-acc, dan sama-sama udah di-acc, hahaha" ucap Andre kepada Alex, sembari iya sambil bercanda dan mencairkan suasana


"Lo sama Emir kan juga cocok, sama sama udah di-acc, dan sama-sama udah menyediakan kebutuhan untuk perlengkapan ujian proposal" jawab Alex kepada Andre dengan bercanda


"Kalau urusan Lo udah selesai, buruan ke sini, Ntar deh gue siapin makanan sama Emir, dan Ngopi Bareng kita di sini" ucap Andre kepada Alex, dengan mengajak Alex dan Najwa untuk rumahnya


"Oke, Ndre, kebetulan nih, gue juga udah laper banget" jawab Alex kepada Andre dengan tersenyum


"Oke, hati-hati di jalan, Gue tunggu di rumah ya" jawab Andre kepada Alex dengan santai


"Oke, Guys, Gue tutup dulu ya teleponnya" ucap Najwa kepada Andre dan Emir


"Assalamualaikum" ucap Najwa kepada Andre dan Emir, memberikan salam sebelum menutup teleponnya


"Waalaikumsalam" jawab Andre dan Emir menjawab salam dari Najwa, sebelum menutup telepon dari Najwa

__ADS_1


Sembari Alex dan Najwa sedang di perjalanan, Emir dan Andre menyiapkan makanan untuk Alex dan Najwa, dan mereka berempat saling berbincang-bincang satu sama lain.


__ADS_2