Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 84 Bersiap-siap Terbang Untuk Pulang


__ADS_3

"Iya, Ndre, gue juga bahagia kalau Lo bahagia" jawab Emir kepada Andre, dengan penuh cinta


Hal yang sama dilakukan oleh Alex kepada Najwa.


"Naj, ini bunga buat Lo" ucap Alex kepada Najwa, dengan mata yang berkaca-kaca kepada Najwa


"Subhanallah, cantik banget, wangi lagi Lex, Makasih ya, Gue suka banget sama bunganya" ucap Najwa dengan senang hati, menerima bunga dari Alex


"Sama-sama Naj, Makasih ya, Lo udah terima bunga dari gue" ucap Alex kepada Najwa, dengan penuh cinta


"Sama-sama Lex, justru gue yang terima kasih sama Lo" jawab Najwa kepada Alex, dengan bahagia


"Lo cantik banget Naj, ketika lagi senyum, dan gue harap senyum Lo nggak pernah hilang, gue ingin Lo bahagia terus, dan gue juga ingin, bahu gue tempat lo bersandar, ketika suka dan duka" ucap Alex kepada Najwa, dari lubuk hati yang paling dalam


"Sama kok Lex, gue juga bahagia, jika Lo bahagia, tapi kalau Lo sedih, gue juga ikutan sedih" sambung Najwa kepada Alex, dengan mengungkapkan perasaannya kepada Alex


Tiba-tiba Emir datang menghampiri Najwa dan Alex.


"Ingat Lex, Lo bahagia kan Besti gue" ucap Emir kepada Alex, dengan tersenyum


"Oke, siap Mir, Lo ingat juga, bahagiakan juga tuh bestie gue, hehehe" jawab Alex kepada Emir dengan bercanda Dan Tersenyum


"Insya Allah, yang jaga hati dan perasaan besti Lo itu bukan gue aja, ada Allah yang juga ikut menjaga hatinya buat gue, hehehe" jawab Emir kepada Alex, dengan lemah lembut dan sambil tersenyum


Sembari Emir, Najwa, Andre, dan Alex sedang berbincang-bincang, Tak lama kemudian Andre, dan Alex pamit ke kamar mereka, untuk melanjutkan packing barang, lalu kemudian setelah itu, saatnya Emir, dan Najwa, beristirahat.

__ADS_1


"Oh ya, Naj, Emir, kita belum selesai nih packing-packing barang, kita pamit dulu ya ke kamar" ucap Alex kepada Emir dan Najwa, dengan berpamitan pergi ke kamarnya


"Oh ya, lanjut Lex" jawab Emir kepada Alex


"Oke, kita pergi dulu ya, Dah Sayang, mimpi yang indah ya" ucap Andre kepadaEmir, dan Najwa sambil merayu Emir


Malam pun sudah beranjak dengan pagi, waktunya Indra, Reva, Emir, Najwa, Andre, dan Alex, siap-siap untuk pulang pada hari ini, Tak lama kemudian, mereka semua sudah tiba di ruang makan untuk sarapan pagi, tetapi sebelum itu, Emir dan Najwa tidak lupa membawa bunga, lalu memeluk bunga pemberian Andre dan Alex sampai ia bawa pulang ke rumahnya.


"Wow, ada yang kasih bunga nih, cantik banget ya bunganya, lihat tuh Pa masa kita kalah sama anak-anak, Emir sama Najwa dikasih bunga sama Andre Dan Alex, buat Mama mana bunganya Pa ?" ucap Reva kepada Indra, dengan merayu Indra dan tersenyum kepada Indra


"Ya lupa ma, nanti deh udah tiba di Jakarta, sama toko bunganya sekalipun Papa beliin buat mama, hahaha" jawab Indra kepada Reva sambil bercanda


"Ih Papa suka gitu deh" jawab Reva kepada Indra dengan manja


"Papa, ada-ada aja" ucap Andre kepada Indra dengan tersenyum


"Hahaha" Reva, Indra, Andre, Alex, Emir, dan Najwa tertawa bersama


"Yuk lanjut sarapannya, nanti kita keburu telat loh ke bandara" ucap Reva kepada Indra, Alex, Andre, Emir dan Najwa


Tak Berapa lama kemudian, kedua orang tua Andre, beserta dengan Andre dan teman-temannya sudah selesai sarapan, lalu mereka bersiap-siap, dan bergegas masuk ke dalam mobil untuk pergi ke bandara, karena saatnya waktu pulang sudah tiba, sembari sedang di perjalanan ke bandara, mereka berbincang-bincang di atas mobil.


"Gimana, anak-anak liburannya ?" tanya Indra kepada Andre Emir Alex dan Najwa


"Alhamdulillah asik Om, diberikan hadiah yang berharga lagi sama om dan tante, untuk terjun dalam mengelola dunia bisnis, Makasih ya om, tante, atas hadiah berharganya buat Emir, dan buat kita semua" ucap Emir kepada Indra dan Reva, dengan mengucapkan terima kasih

__ADS_1


"Sama-sama Mir" jawab Reva kepada Emir dengan santai


"Iya, om, tante, Najwa merasa senang sekali, apalagi waktu itu pendapat dan saran Najwa, diterima lalu disetujui waktu di dalam meeting, serasa menjadi orang yang berharga sekali waktu itu, Makasih ya Om, Tante, sudah memberikan kesempatan kepada Najwa, untuk bergelut di dunia bisnis" ucap Najwa kepada Indra dan Reva, dengan mengucapkan terima kasih


"Sama-sama Najwa" jawab Indra kepada Najwa dengan senang hati


*Apalagi Alex, diberi kepercayaan buat jadi notulen, lalu setelah itu diberikan kepercayaan juga untuk memberikan solusi, dalam menyelesaikan masalah, dan didengar sama para pengusaha sukses lainnya, Alex bersyukur sekali atas pengalaman yang sudah om dan tante berikan" ucap Alex kepada Reva dan Indra, sambil mengucapkan terima kasih


"Iya, Ma, Pa, Andre juga dapat pengalaman berharga di sini, dan diberikan kepercayaan juga untuk melobi pengusaha pengusaha sukses, dan rekan kerja yang ada di dalam ruang meeting kemarin" ucap Andre kepada Reva dan Indra, dengan mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuanya


"Iya, anak-anak, Tante dan Om juga sangat berterima kasih kepada kalian, karena kalau nggak ada kalian belum tentu kita berhasil seperti saat sekarang ini, dan kembali lagi ini ide dari siapa dan berawal dari siapa ?" Tanya Reva kepada Andre, Emir, Alex, dan Najwa dengan bahagia


"Idenya, Emir" ucap Andre, Alex, dan Najwa, secara serempak Memanggil nama Emir


"Mir, kalau ada apa-apa, jangan sungkan-sungkan ya sama tante dan om, Anggap saja tante sama om orang tua Emir, Begitu juga dengan Alex dan Najwa, kalian sudah kita anggap seperti anak kita sendiri" ucap Reva kepada Emir, Alex, dan Najwa, dengan penuh haru


"Iya, tante makasih ya tante, tante dan om sudah Emir anggap seperti orang tua kandung Emir sendiri" ucap Emir kepada Reva dengan penuh haru


"Iya tante, berarti kita satu keluarga, Apapun yang terjadi, kita satu keluarga, kita bersaudara" ucap Najwa kepada Reva, dengan memberikan salam persaudaraan


"Iya anak-anak" jawab Indra kepada Emir, Najwa, Andre, dan Alex.


Sembari mereka berbincang-bincang di atas mobil, tak lama kemudian, Indra, Reva, Emir, Najwa, Andre, dan Alex, sudah tiba di bandara, lalu mereka langsung check in di dalam bandara, dan menunggu himbauan pesawat terbang untuk pulang ke kampung halaman mereka, namun Apapun yang terjadi Emir dan Najwa selalu merangkul dan memeluk bunga pemberian dari Andre dan Alex.


"Cie, cie, bunganya selalu dipegang" ucap Indra kepada Emir dan Najwa, dengan merayu Emir dan Najwa untuk tersenyum

__ADS_1


"Hmm, Papa ingat loh janjinya, belikan mama toko bunga, hahaha" ucap Reva kepada Indra sambil bercanda


__ADS_2