
Tiba-tiba Emir berteriak kepada warga yang sudah datang di depan rumahnya.
"Bapak, Ibu, tolong saya dan adik-adik saya, mereka berempat ini orang jahat, lihat tangan saya ada luka karena perbuatan mereka berempat, tadi mereka hampir mencelakai saya, tetapi saya beruntung bisa melarikan diri dari mereka" ucap Emir kepada keluarga yang datang ke rumahnya
"Mereka semua bohong !!! jangan percaya Bapak Ibu !!!" ucap Riris kepada warga yang datang ke rumah Emin
"Buat apa kita berbohong !!! Gak ada untungnya !!!" ucap Pinkan kepada Riris dengan tegas
"Nggak usah percaya Bapak, Ibu, Emir dan adik-adiknya bohong, lihat saya juga merasa kesakitan setelah ditendang dan ditampar sama Emir, nih bekas tamparan dari Emir" ucap Beno kepada warga yang datang ke rumah Emir
"Kita nggak bohong bapak ibu, wajar aja Beno ditendang dan ditampar sama kak Emir, karna sebelum itu Beno duluan yang mulai, Beno tampar Pinkan sampe Pinkan jatuh, saya ada buktinya kok kalau orang-orang ini benar-benar mau mencelakai kita bertiga" ucap Chika kepada warga yang datang ke rumahnya
"Tunggu sebentar bapak ibu" ucap Chika kepada warga yang datang ke rumahnya, dengan mengambil ponselnya di tempat tersembunyi
Tak lama kkemudian, Chika masuk ke dalam rumah, lalu ia memanjat dan mengambil ponselnya ditempat lubang yang tersembunyi.
"Ini buktinya bapak ibu" ucap Chika dengan membuka ponselnya, lalu memperlihatkan semua bukti kejahatan Beno, Riris, Erik, dan Yudi, kepada warga Bapak Ibu yang datang ke rumah mereka
"Di sana terbukti kan Bapak Ibu, kalau hasil rekaman video tersebut menunjukkan videonya baru saja aktif pada jam dan hari ini, dan bukan di rekayasa" ucap Chika kepada warga tersebut dengan jelas
"Wah, ini nggak bisa dibiarkan, bapak ibu untuk sementara mari kita tahan mereka berempat" ucap salah satu bapak-bapak, kepada warga yang hadir di rumah Emir
"Setuju" ucap seluruh warga yang hadir di rumah Emir
Tak lama kemudian, warga menahan secara paksa Riris, Beno, Erik, dan Yudi, lalu mengikat tangan mereka berempat dengan tali.
"Lepaskan saya !!! saya tidak bersalah !!!" teriak Riris kepada salah satu warga, dengan mengikat tangan Riris secara paksa
__ADS_1
"Diam kamu !!! sudah tahu salah masih aja ngeyel !!!" teriak salah satu ibu-ibu kepada Riris dengan keras
"Ayo ke sini kalian !!! dan duduk di sini !!! awas kalau kabur, kita gebukin kalian berempat !!!" ucap salah satu bapak-bapak kepada Beno, Erik, Yudi, dan Riris dengan keras
Tak lama kemudian, Emir menelpon polisi dan melaporkan Riris, Beno, Erik, dan Yudi kepada polisi.
"Chika, Pinkan, kakak minta tolong ya, kalian bantu jagain Beno, Erik, Yudi, dan tante Riris, kakak mau telepon polisi dulu" ucap Emir kepada adik-adiknya
"Siap, Kakak" ucap Pinkan dan Chika kepada Emir
Setelah beberapa menit kemudian, Emir telah memberikan laporan kepada polisi, tak lama kemudian, Polisi datang lalu kemudian menghampiri Emir, Chika, dan Pinkan
"Selamat malam, saya mendapat laporan dari saudari Emir, untuk menangkap saudari Riris, Beno, Erik, dan Yudi" ucap polisi kepada Chika
"Selamat malam Pak, saya Chika adiknya Emir, Baiklah Pak saya akan antar Bapak kepada Kak Emir, dan di sana juga ada Riris, Beno, Yudi, dan Erik, sudah ditahan oleh warga" ucap jika kepada polisi dengan jelas
Tak lama kemudian, Polisi dan Chika menghampiri Emir, Erik, Beno, Yudi, dan Riris, di depan seluruh warga yang hadir.
"Selamat malam, Pak" jawab Emir kepada polisi, sembari ia sedang berdiri di depan Riris, Beno, Erik, dan Yudi dalam keadaan terikat
"Kedatangan saya ke sini langsung menanggapi laporan dari saudari Emir dan hari ini mereka berempat saya bawa ke Kantor Polisi, berdasarkan keterangan dan bukti video yang sudah dikirimkan kepada anggota saya" ucap polisi kepada Emir dengan jelas
"Iya, Pak, silakan, tetapi saya mau pamit dulu kepada warga sekitar, untuk memberikan keterangan di kantor polisi" ucap Emir kepada polisi, dengan meminta izin untuk berpamitan kepada warga yang hadir di depan rumahnya
"Baiklah, silakan" jawab Polisi kepada Emir
"Bapak, Ibu, terima kasih atas kerjasama dan partisipasinya, dalam membantu saya dan sekarang bapak polisi sudah datang, untuk menindaklanjuti kejahatan mereka berempat, saya mohon izin bapak-bapak ibu-ibu, untuk pergi ke kantor polisi pada hari ini, berhubung untuk memberikan keterangan di kantor polisi" ucap Emir kepada seluruh warga yang hadir di depan rumahnya
__ADS_1
"Baiklah, Emir, itu sudah kewajiban kita untuk saling membantu, nanti jika kamu ada masalah yang sama terjadi, silahkan panggil warga untuk mencari perlindungan terlebih dahulu, tetapi kita doakan semoga kejadian ini tidak terulang lagi, Amin ya robbal alamin" ucap salah satu bapak-bapak perwakilan dari warga yang hadir di depan rumah Emir
"Amin ya robbal alamin" ucap seluruh warga yang hadir mengaminkan Doa bapak tersebut
"Kalau begitu mereka berempat ini kita tahan dulu" ucap polisi kepada Emir, sembari ia menarik Riris, Beno, Erik, dan Yudi, ke dalam mobil tahanan polisi
Tak lama kemudian para warga pun Beranjak Pergi dari hadapan Emir, Chika, dan Pinkan, kemudian setelah itu Emir beserta dengan adik-adiknya ikut ke kantor Polisi untuk memberikan keterangan.
"Kak, Chika dan Pinkan ikut ke kantor polisi ya, temani kakak" ucap Chika kepada Emir dengan penuh rasa khawatir
"Kalian di rumah aja, waktunya besok kamu kuliah dan Pinkan besok sekolah" jawab Emir kepada Chika dan Pinkan
"Nggak, Kak, justru kita nggak tenang biarkan Kakak sendiri" jawab Pinkan dengan penuh rasa khawatir kepada Emir
"Kakak nggak sendiri Dek, di sini banyak Polisi" jawab Emir kepada Pinkan dengan lembut
"Nggak bisa kak, kita nggak bisa tenang, kita ikut kakak ya" ucap Chika kepada Emir, dengan memaksakan dirinya untuk ikut bersama Emir
"Baiklah, kalau begitu yuk kita masuk ke dalam mobil polisi" ucap Emir kepada adik-adiknya, dengan melangkahkan kaki mereka untuk masuk ke dalam mobil polisi
Tak lama kemudian, Emir, Chika, Pinkan, beserta Riris dan ketiga anak buahnya sudah tiba di kantor polisi, lalu Emir dan adik-adiknya memberikan keterangan dan Kesaksian tentang kejahatan Riris, serta ketiga anak buahnya.
Setelah beberapa jam kemudian, Emir dan adik-adiknya sudah selesai memberikan keterangan kepada polisi, tak lama kemudian, Emir, Chika, dan Pinkan, keluar dari kantor Polisi, lalu mereka bergegas pulang ke rumahnya, karena hari sudah malam, waktu pun berjalan, tibalah saatnya Emir, Chika, dan Pinkan, tiba di depan rumah mereka.
"Alhamdulillahirobbilalamin, akhirnya Riris dan ketiga anak buah yang jahat itu tertangkap juga ya Kak" ucap Chika kepada Emir dengan menghela nafas
"Iya, Kak, Tapi sebelum warga datang, Kak Emir jago juga ya melawan Beno, sampai Beno berteriak keras, hahaha" ucap Pinkan kepada Emir, sambil ia tertawa untuk menghangatkan suasana yang panas
__ADS_1
"Biasa aja kali dek, jika ada yang mau menyakiti kalian, pasti kakak jago melawan para penjahat itu, bukan kakak aja, kalian juga jago kok melawan para penjahat tadi buat belain kakak" jawab Emir kepada Chika dan Pinkan dengan santai
"Hahaha" Chika, Pinkan, dan Emir, tertawa bersama