Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 157 Balas Dendam Dengan Menghancurkan Bisnis


__ADS_3

Waktu pun terus berjalan dan berputar, tibalah saatnya Arman dan Riris, yaitu kedua orang tua Siska, bersiap-siap untuk menghancurkan bisnis kedua orang tua Andre, Arman dan Riris menyuruh beberapa orang anak buahnya, untuk menyusup masuk ke dalam perusahaan kedua orang tua Andre, yang biasa dipanggil Indra dan Reva.


Pada hari ini Riris dan Arman sudah tiba di perusahaan mereka, ia memanggil beberapa orang anak buahnya untuk melaksanakan perintah dari mereka berdua.


"Kalian saya perintahkan untuk masuk ke dalam perusahaan Indra dan Reva, jangan sampai ketahuan, saya tidak peduli kalian mau memakai rencana seperti apa, mau kalian menyusup masuk ke sana, atau menyamar sebagai karyawan di sana, terserah, yang penting kalian berhasil menyabotase data file properti, lalu berhasil menukar surat-surat properti asli dengan yang ppalsu"ucap Arman kepada anak buahnya dengan jelas, sembari ia mengirimkan foto Indra dan Reva, melalui WhatsApp ketiga anak buahnya


"Saya nggak mau terima alasan, kalau kalian semua gagal, Pokoknya saya nggak mau tahu, kalian harus berhasil menghancurkan Indra dan Reva, paham !!!" ucap Riris kepada anak buah Arman dengan tegas


"Siap bos, kita akan melaksanakan perintah dari bos" ucap salah satu anak buah Arman kepada Arman, dengan menuruti perintah Arman


"Oke, saya tunggu kabar baik dari kalian, dan kalian bisa keluar dari ruangan saya sekarang juga" ucap Arman kepada anak buahnya


Seiring berjalannya waktu, tibalah saatnya ketika anak buah Arman melaksanakan misinya, untuk menyusup di perusahaan kedua orang tua Andre, mereka menyamar sebagai Office Boy di perusahaan kedua orang tua Andre, lalu mereka berpura-pura menjadi Office Boy baru, dan bertanya kepada karyawan Office Boy yang lama di perusahaan kedua orang tua Andre.


"Permisi, Mas, saya mau bertanya" ucap salah satu anak buah Arman, kepada salah satu pegawai Office Boy yang ada di perusahaan kedua orang tua Andre


"Iya, Mas, ada apa ?" jawab salah satu pegawai Office Boy tersebut, kepada anak buah Arman


"Maaf, saya di sini OB baru, jadi saya belum hafal seluk-beluk perusahaan ini, barusan saya diperintahkan sama Pak Indra untuk membuat kopi, tapi saya nggak tahu ruangan Pak Indra dimana, kebetulan tadi saya bertemu Pak Indra lagi di luar ruangannya" ucap salah satu anak buah Arman, dengan mengarang cerita kepada salah satu pegawai Office Boy, yang ada di perusahaan kedua orang tua Andre

__ADS_1


"Oh begitu, ruangan Pak Indra di sana" ucap salah satu pegawai Office Boy, dengan menunjuk ruangan Indra kepada salah satu anak buah Arman


"Oke, terima kasih ya Mas" ucap salah satu anak buah Arman, kepada salah satu pegawai Office Boy di perusahaan kedua orang tua Andri


"Oh ya, Mas, kopinya jadi nggak untuk Pak Indra ?" tanya salah satu pegawai Office Boy kepada anak buah Arman, dengan menawarkan kopi untuk Indra


"Iya, Mas, kopinya nggak sekarang, tapi nanti, kalau begitu saya pergi ke toilet dulu ya Mas" ucap salah satu anak buah Arman, kepada salah satu pegawai Office Boy yang ada di perusahaan tersebut


Kemudian setelah itu, salah satu anak buah Arman ia menyelinap masuk ke dalam ruangan Indra, tetapi sebelum masuk, anak buah Arman ia melihat situasi terlebih dahulu, setelah beberapa menit kemudian, Indra pergi keluar, lalu anak buah Arman tersebut ia bersembunyi, supaya tidak ketahuan dengan Indra, kemudian ia menyelinap masuk ke dalam ruangan Indra, dan memasukkan obat tidur ke dalam minuman kopi hangat Indra.


"Semoga aja, Lo tertidur setelah minum kopi ini" ucap salah satu anak buah Indra kepada dirinya sendiri, sembari ia sedang mengaduk minuman kopi hangat Indra, kemudian dicampur dengan obat tidur


Lalu kemudian setelah itu, salah satu anak buah Arman keluar dari ruangan Indra


Kedua anak buah Arman yang lainnya, melakukan hal yang sama, Ia memasukkan obat tidur ke dalam minuman kopi hangat karyawan yang bekerja di ruang CCTV, lalu karyawan tersebut ia tertidur, dan kedua anak buah Arman yang lainnya mereka berhasil merusak rekaman CCTV khusus untuk hari ini saja, supaya misi mereka tidak ketahuan dan tidak ada bukti yang tersimpan.


"Akhirnya kita berhasil merusak rekaman CCTV pada hari ini" ucap salah satu anak buah Arman bernama Regi, kepada temannya bernama Anton


"Iya, Bro, kalau gitu buruan kita keluar dari sini" ucap salah satu anak buah Arman yang bernama Anton kepada Regi

__ADS_1


Anak buah Arman yang bernama Rizo juga berhasil membuat Indra tertidur di ruangannya, kemudian dia berhasil menyabotase file data properti, lalu berhasil menukar surat-surat asli properti menjadi surat palsu.


Tak lama kemudian Rizo, Regi, dan Anton, keluar dari perusahaan Indra dan Reva, lalu mereka bergegas masuk ke dalam mobil, di mana keberadaan mobil tersebut tidak jauh dari perusahaan Indra dan Reva.


"Gimana, kalian berhasil nggak menghancurkan CCTV yang ada di dalam perusahaan tersebut ?" tanya Rizo kepada Regi dan Anton


"Ya jelas dong, udah gue sikat semuanya, bodo amat kapan mereka bangun, tapi yang jelas kita udah berhasil menjalankan perintah dari bos" ucap Regi kepada Rizo dengan nada sombong


"Kalau Lo gimana Jo ?" tanya Anton kepada Rizo dengan serius


"Berhasil dong, gue berhasil menyabotase file data properti yang ada di dalam ruangan Indra, ini data yang asli, dan gue juga berhasil menukar surat yang asli menjadi yang palsu, dan ini yang asli sama gue, berarti yang dipegang oleh Indra itu semua yang palsu, lihat aja, secara perlahan dia akan hancur dan kita mendapatkan bonus yang banyak dari bos, hahaha" jawab Rizo kepada Regi dan Anton, dengan ekspresi wajah yang jahat, sembari ia berada di dalam mobil bersama kedua teman-temannya


"Hahaha, nanti setelah kita dapat bayaran dari bos, kita harus merayakan ini semua" sambung Anton kepada kedua teman-temannya


"HHahaha" Rizo, Regi, dan Anton tertawa bersama


Setelah beberapa jam kemudian Rizo, Regi, Anton, sudah tiba di perusahaan Arman dan Riris, lalu mereka Langsung menemui Arman di ruangannya.


"Ini Bos data yang asli dari perusahaan Indra dan Reva, saya sudah berhasil menyabotase file data property dan menukar surat yang asli menjadi yang palsu, saya sudah laksanakan perintah Bos" ucap Rizo kepada Arman dengan jelas, sembari ia berdiri di depan Arman

__ADS_1


"Lalu ini bukti bahwa saya dan Anton sudah berhasil menghancurkan CCTV yang ada di perusahaan Indra dan Reva" ucap Regi kepada Arman, sambil memperlihatkan bukti yang ada di ponselnya kepada Arman


"Dan saya juga sudah berhasil memberikan obat tidur kepada karyawan yang ada di ruangan CCTV, dan kepada Indra, tapi yang mencampur obat tidur kepada Indra itu tugasnya rizo, dan sudah dilakukan oleh Rizo dengan baik" ucap Anton kepada Arman dengan jelas


__ADS_2