Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 87 Berbincang-bincang Dan Bertengkar


__ADS_3

"Ini Najwa yang Alex ceritakan sama mama waktu itu" jawab Alex kepada Asih dengan serius


"Oh ya udah, kalau gitu, silakan masuk Najwa" ucap Asih kepada Najwa, dengan mempersilakan masuk ke dalam rumahnya


"Iya, tante" jawab Najwa kepada Asih


Najwa, Asih, dan Alex masuk ke dalam rumah, lalu setelah itu Alex menghidangkan makanan kecil, dan teh hangat kepada Najwa dan Asih.


"Ayo Najwa, Silakan duduk" ucap Asih kepada Najwa


"Iya Tante, terima kasih" jawab Najwa kepada Asih


"Kalau gitu, gue bikin minum dulu ya Naj" ucap Alex kepada Najwa


"Nggak usah repot-repot Lex" jawab Najwa kepada Alex dengan basa-basi


"Nggak repot kok Naj, udah Lo tenang aja, duduk aja dulu" jawab Alex kepada Najwa dengan santai


"Alex sudah banyak bercerita tentang kamu kepada tante, dan Alex sangat mencintai kamu, bagi seorang ibu, ketika melihat anaknya bahagia, dia jauh lebih bahagia" ucap Asih kepada Najwa, dengan lembut dan serius


"Iya, tante, Najwa sangat bersyukur ada pria baik-baik mencintai Najwa, jujur sebenarnya Najwa juga mencintai Alex, tetapi untuk saat sekarang ini, kita fokus untuk menggapai cita-cita bersama, dan fokus untuk meraih kesuksesan, supaya bisa membahagiakan kedua orang tua, tetapi apapun itu, Najwa sama Alex tetap komitmen di dalam menjalani hubungan, dalam menjalani bisnis, dan pendidikan, apapun itu" jawab Najwa kepada Asih, dengan serius dan mengucapkan tutur kata yang lembut


"Iya sayang, makasih ya sudah bikin Alex bahagia, jaga diri kalian masing-masing, dan tetap bertindak dewasa" ucap Asih kepada Najwa sambil menasehati Najwa


"Ngomong-ngomong, Papa Alex di mana tante ?" tanya Najwa kepada Asih

__ADS_1


"Papa Alex lagi di Singapura, ia sedang menjalankan bisnisnya" jawab Asih kepada Najwa dengan lembut


"Oh ya Naj, Makasih ya udah bantuin tante" ucap Asih kepada Najwa, dengan mengucapkan terima kasih


"Sama-sama tante, Najwa senang kok bisa bantu tante" jawab Najwa kepada Asih, dengan penuh semangat


Sembari Najwa dan Asih sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Alex datang menghidangkan teh hangat, dan kue kecil buat Najwa dan Asih.


"Ayo,.silakan dicicipi" ucap Alex kepada Asih dan Najwa, sambil menghidangkan kue kecil dan teh hangat


"Makasih Lex" ucap Najwa berterima kasih kepada Alex


"Sama-sama Naj" jawab Alex kepada Najwa


"Oh ya Naj, tadi Lo belum jawab pertanyaan gue, kok bisa nyokap gue sama Lo ?" tanya Alex kepada Najwa dengan penasaran


"Jadi Kaki mama terkilir ini gara-gara Siska ?" tanya Alex kepada Asih, dengan emosional kepada Siska


"Awas ya dia besok pas kuliah" ucap Alex kepada Najwa dan Asih, dengan emosi kepada Siska


"Tenang Alex, untung aja tadi ada Najwa yang bantuin mama, dan Najwa yang Bella mama, Najwa sudah memberikan pelajaran yang setimpal untuk Siska, jadi kamu nggak usah repot-repot buat membalas perbuatannya" jawab Asih kepada Alex dengan tenang


"Makasih ya Naj, Lo udah lindungi nyokap gue, gue paham dan mengerti betul gimana sikap dan gaya Lo melawan Siska, hahaha" ucap Alex kepada Najwa sambil tertawa dan bercanda


"Sama-sama Lex, ada-ada aja Lo Lex" jawab Najwa kepada Alex, dengan sampai

__ADS_1


"Oh ya tante, kalau gitu Najwa pamit dulu ya" ucap Najwa kepada Asih, dengan berpamitan pulang, dan beranjak dari kursi tempat ia duduki


"Iya Naj, tapi kamu pulang diantar sama Alex ya" ucap Asih kepada Najwa, dengan menyuruh Alex mengantar Najwa ke rumahnya


"Siap Ma, Alex bakal antar Najwa sampai ke tempat tujuan, sampai ke jenjang pernikahan juga boleh, hehehe" ucap Alex kepada Asih, dan sambil merayu Najwa


"Duh, anak mama ini kuliah dulu yang bener, baru nikah sama Najwa" jawab Asih kepada Alex dengan santai


"Yuk, Naj, Lo gue antar pulang ya" ucap Alex kepada Najwa


Tak Berapa lama kemudian, Alex dan Najwa telah sampai di rumah Najwa, tiba-tiba Alex dan Najwa melihat Siska dan mama Siska, datang menemui Najwa dan melabrak Najwa.


"Loh Bukannya itu Siska ?" tanya Alex kepada Najwa, sambil melihat Siska dan Mamanya di depan rumah Najwa


"Ya Lex, betul itu Siska" jawab Najwa kepada Alex


"Kebetulan dia ada di sini, kalau gitu ayo kita keluar" ucap Alex kepada Najwa, dengan mengajak Najwa keluar dari mobilnya, dan langsung berhadapan dengan Siska


"Kebetulan ya Lo ada di sini !!! gue udah tahu Sis, apa yang udah lo lakuin sama nyokap gue, di toko kain bahan dasar tadi !!! gue peringatkan ya sama Lo, jangan macam-macam sama nyokap gue !!! dan gue juga nggak akan segan-segan kasih Lo pelajaran yang berharga !!!" ucap Alex kepada Siska dengan tegas


"Hey, hey !!! siapa kamu, beraninya mengancam anak saya !!! justru kamu yang seharusnya saya kasih peringatan, kepada kamu !!! dan cewek kamu yang kampungan ini !!! dan kasih tahu juga kepada ibu kamu yang penyakitan itu, supaya tidak macam-macam dan tidak berani dengan anak saya !!! seharusnya kalian sadar diri dong dan tahu diri !!!" teriak Riris dengan keras kepada Alex


"Justru Anda yang tidak tahu diri !!! Anda lihat dan berkacalah, betapa rendahnya diri Anda, untuk membela kejahatan, dan perbuatan yang sudah dilakukan oleh anak anda !!! Anda pikir Anda seorang wanita yang terhormat, justru tidak !!! semua orang yang telah mengenal anda, betapa tahu tentang kesombongan anda, kejahatan anda, dan urat malu Anda juga udah putus !!! selalu bangga melakukan kejahatan !!! Anda menghina orang, ternyata diri andalah yang terhina !!! saya heran, terbuat dari apa hati dan urat malu Anda !!! kok nggak pernah merasa malu sih !!! atau jangan-jangan memang urat malu Anda memang udah putus !!! makanya bertindak bodoh dan gegabah kayak ini !!!Dasar bodoh !!!" ucap Najwa dengan membalas Riri secara tegas


"Oh ya, dan satu hal lagi, Anda bilang mama Alex berpenyakitan !!! Justru Anda sendiri yang membuat diri Anda menjadi berpenyakitan, kayak sampah !!! Anda dan anak anda ini selalu dipandang kayak sampah sama orang !!! hahaha" jawab Najwa kepada Riris dengan tegas

__ADS_1


Tiba-tiba Riris Mengayunkan tangannya dan akan menampar Najwa


"Dasar anak kurang ajar !!!" teriak Riris sambil Mengayunkan tangannya kepada Najwa


__ADS_2