
Malam pun sudah datang, tibalah waktunya Emir, Najwa, Andre, dan Alex, beristirahat tetapi sebelum itu mereka tidak lupa untuk melaksanakan salat Isya.
Malam pun sudah berganti dengan pagi hari, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB, sebelum berangkat melaksanakan penelitian Emir, Najwa, Andre, dan Alex, sarapan bersama terlebih dahulu, kebetulan di depan penginapan ada orang yang jualan untuk sarapan pagi.
"Guys, sarapan dulu yuk" ucap Andre kepada Emir, Najwa, Andre, dan Alex, sembari mereka sudah bersiap-siap berdiri di depan kamar masing-masing, untuk melangkah keluar penginapan
"Oke, yuk guys, sarapan dulu yuk, kebetulan di depan penginapan ada yang jual nasi goreng dan bubur ayam" ucap Emir kepada teman-temannya
"Oke, yuk" jawab Najwa dan Alex kepada Emir secara serentak
Setelah beberapa menit kemudian Emir, Najwa, Andre, dan Alex, sudah selesai sarapan pagi, tibalah saatnya Emir dan Najwa melaksanakan penelitian, tetapi mereka berdua selalu didampingi oleh Andre dan Alex, kemudian setelah itu Emir, Najwa, Andre, dan Alex, menghampiri rumah warga yang ada di desa tersebut secara door to door.
"Waktunya kita penelitian" ucap Emir kepada Najwa, sembari ia sedang mengangkat tasnya yang berisi tentang angket penelitian, dan beberapa produk kecantikan
Tiba-tiba Emir mengeluarkan brosur lalu ditanya oleh Najwa.
"Ini apaan Mir ?" tanya Najwa kepada Emir dengan serius
"Ini brosur kecantikan, sekalian sambil gue penelitian, nanti gue akan kasih brosur ini sama ibu-ibu atau mbak-mbak yang akan gue teliti, jawab Emir kepada Najwa sembari ia sedang memegang brosur
"Oh, jadi Lo mau menjalankan bisnis sambil penelitian ?" ucap Najwa kepada Emir sambil bertanya balik kepada Emir
"Iya, Naj" ucap Emir kepada Najwa
"Kok gue nggak kepikiran kayak Lo, gue pikir Lo hanya live di tik tok setelah penelitian, untuk menyebarkan bisnis kecantikan" ucap Najwa kepada Emir dengan serius
"Gue juga lupa bilang sama Lo, hehehe, ya udah gini aja, separuh brosur ini gue kasih sama Lo, nggak apa-apa kok kita sekalian aja sama-sama menjalankan bisnis kita" ucap Emir kepada Najwa, dengan memberikan brosur kepada Najwa, sambil tersenyum manis
__ADS_1
"Nggak usah Mir, lanjut aja" jawab Najwa kepada Emir dengan santai
"Ngak apa-apa Mir, Lo nggak usah merasa nggak enak sama gue, nih ambil aja brosurnya sebagian, habis itu yuk kita capcus penelitian sambil menjalankan bisnis kita" ucap Emir kepada Najwa dengan ikhlas, memberikan sebagian Rasul kepada Najwa
"Lihat tuh, Emir sayang sama sahabatnya, giliran Lo ke gue, tidur aja gue ditendang, sakit tahu" ucap Alex kepada Andre sembari ia sambil bercanda
"Ya maaf, gue nggak sengaja kok, Oo jadi Lo ingin disayang, ayo sayang, sini, sini" ucap Andre kepada Alex dengan bercanda
"Apaan sih, geli gue" jawab Alex kepada Andre dengan santai
"Hahaha" Emir, Andre, Najwa, dan Alex, tertawa bersama
Tak lama kemudian setelah itu Emir, Najwa, Andre, dan Alex, menghampiri salah satu rumah warga yang ada di desa tersebut, kebetulan seorang ibu-ibu duduk di luar rumahnya.
"Permisi, Bu" ucap Najwa kepada salah satu ibu-ibu tersebut
"Mohon maaf sebelumnya, Bu, bisa minta waktunya sebentar ?" tanya Najwa kepada Ibu tersebut dengan serius
"Boleh, ada apa ya dek ?" ibu tersebut bertanya kepada Najwa dengan penasaran
"Perkenalkan Bu, saya Najwa, kebetulan saya dan teman-teman saya seorang mahasiswa dari kota Jakarta, kedatangan kita ke desa ini untuk melaksanakan penelitian tentang produk kecantikan, kira-kira kita boleh nggak Bu, kita memperlihatkan produk kita, lalu bertanya kepada ibu produk apa saja yang sudah ibu pakai ?" ucap Najwa kepada Ibu tersebut dengan jelas
"Oh begitu, dek, boleh silakan duduk" jawab Ibu tersebut kepada Najwa dengan ramah
Kehadiran Emir, Najwa, Andre, dan Alex, disambut baik oleh ibu tersebut, Najwa dan Emir melaksanakan penelitian dengan baik, sesuai dengan petunjuk yang diarahkan oleh dosen pembimbing mereka masing-masing.
Tak Berapa lama kemudian Emir dan Najwa sudah selesai berbincang-bincang dengan ibu tersebut, lalu kemudian Emir, Najwa, Andre, dan Alex, lanjut untuk meneliti ke rumah warga yang ada di desa tersebut.
__ADS_1
"Oke, guys, kita lanjut ke tempat warga yang lainnya ya" ucap Emir kepada Najwa Andre dan Alex dengan semangat
"Oke, yuk capcus, kita masih semangat kok" jawab Najwa kepada Emir dengan semangat
Kemudian setelah itu Emir dan Najwa melakukan penelitian ke rumah warga yang lainnya, yang ada di desa tersebut secara door to door didampingi oleh Andre dan Alex.
Seiring berjalannya waktu, Emir dan Najwa sudah berhasil mencapai 10 rumah warga untuk penelitian di hari pertama, tetapi Emir dan Najwa tidak lupa untuk memberikan brosur produk kecantikan, sekalian untuk menjalankan bisnisnya di desa ini, tak lama kemudian adzan maghrib pun sudah berkumandang, waktunya Emir, Najwa, Andre, dan Alex, salat berjamaah di masjid yang ada di desa tersebut.
"Alhamdulillah, waktu maghrib pun sudah tiba, yuk guys, alangkah baiknya kita salat berjamaah dulu di masjid, baru habis itu kita pulang ke penginapan" ucap Andre kepada teman-temannya
"Oke, yuk guys" sambung Alex kepada Andre, dengan menyuruh teman-temannya salat magrib berjamaah di Masjid
Tak Berapa lama kemudian Andre, Alex, Emir, dan Najwa, sudah usai melaksanakan salat magrib berjamaah, kemudian setelah itu mereka bergegas untuk pulang ke penginapan, setiba di penginapan mereka langsung melepaskan lelahnya, dengan meminum teh hangat dan makan malam di depan penginapan.
"Alhamdulillah, akhirnya kita tiba juga di kantin di depan penginapan kita, yuk guys, langsung aja kita makan ya, gue laper banget" ucap Najwa kepada Emir, Najwa, dan Alex, sambil mengelus perutnya
"Ayo, sayang" ucap Alex kepada Najwa, sembari ia sedang merayu Najwa dengan tersenyum manis
"Ayo, juga sayang" ucap Andre kepada Emir, sembari ia sedang merayu Emir, dengan tersenyum manis
Kemudian setelah itu Emir, Najwa, Andre, dan Alex, duduk di kursi yang sudah disediakan, lalu mereka berempat berbincang-bincang tentang bisnis yang dijalankan sambil penelitian.
"Mir, ide Lo gokil banget" ucap Najwa kepada Emir, dengan memuji Emir dari lubuk hatinya yang paling dalam
"Gokil Kenapa Naj ?" tanya Emir kepada Najwa dengan tersenyum manis
"Bisa-bisanya Lo berpikiran sampai seteliti itu, penelitian sambil menjalankan bisnis, kagum gue sama Lo" ucap Najwa kepada Emir, sambil tersenyum kepada Emir
__ADS_1
"Biasa aja kali, Naj, secara gitu bisnis yang kita jalankan udah menjadi keseharian kita dalam kehidupan sehari-hari, jadi kalau gue nggak promosi dan gak menjalankan bisnis dalam sehari aja, kayaknya ada yang kurang gimana gitu, dan sepertinya udah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari juga buat gue" ucap Emir kepada Najwa, dengan santai dan tersenyum manis