Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 101 Bisnis Kecantikan MLM Mengalami Peningkatan


__ADS_3

Tak lama kemudian Yosep dan Najwa sampai di kantor polisi, lalu mereka memberikan keterangan tentang, Siska dan teman-temannya.


"Begitulah kira-kira ceritanya Pak" jawab Yosep kepada polisi


"Iya, Pak, itu adalah semua cerita, dan bukti-bukti yang sudah saya berikan, kepada bapak" ucap Najwa kepada polisi, untuk memberi keterangan kepada polisi


"Nggak Pak !!! mereka bohong !!!" teriak Siska kepada polisi, dengan menuduh Yosep, dan Najwa berbohong


Kemudian setelah itu, komandan polisi menyuruh anggotanya untuk menahan Siska, Siska pun berteriak untuk tidak mau di penjara.


"Lepaskan saya !!! saya ingin bebas !!! saya tidak bersalah !!!" teriak Siska kepada polisi, ketika tangannya digenggam, dan didorong oleh Polisi untuk masuk ke sel tahanan


Tak lama kemudian, Yosep dan Najwa beranjak kaki dari kantor polisi, dan mereka berdua bergegas untuk pulang, setiba di rumah lanjut untuk istirahat.


Malam sudah beranjak dengan pagi hari, waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, seluruh mahasiswa sudah tiba di kampus, setiba di kampus, Emir membuka ponselnya, sembari ia sedang menunggu dosen, lalu kemudian Emir melihat ada pesan masuk di WhatsApp, ternyata itu dari rekan kerja pengusaha Papa Andre, dia memberikan pernyataan bahwa, ada 10 orang karyawan beliau yang ingin menjadi member kecantikan Emir.


"Alhamdulillahirobbilalamin, terima kasih ya Allah" ucap Emir sambil bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, di hadapan Najwa


"Kenapa Besti ?" tanya Najwa kepada Emir


"Alhamdulillah, gue dapat tambahan 10 calon member Naj" ucap Emir kepada Najwa


"Alhamdulillah, syukurlah besti, berarti bisnis yang sedang kita jalankan, mengalami kemajuan, injak kaki gue dong semoga ketularan, hahaha" ucap Najwa kepada Emir, dengan tersenyum dan sambil bercanda


"Ada-ada aja Lo"jawab Emir sambil tersenyum kepada Najwa


"Ya udah, kalau gitu gue kerja dulu ya, mumpung dosen belum datang" ucap Emir kepada Najwa, sembari ia mengeluarkan buku dan pulpennya, untuk mengerjakan bisnis yang sedang ia kelola

__ADS_1


"Oke, semangat ya Besti, tapi gue ngerjain bisnis juga Ah, kan dosen belum datang" jawab Najwa kepada Emir, sembari ya tertular semangatnya Emir, dalam mengerjakan bisnis


"Oh ya, Naj, kira-kira jumlah member Lo sudah berapa ?" tanya Emir kepada Najwa, dengan serius


"Alhamdulillah, gue udah punya 65 member" jawab Najwa kepada Emir, dengan terang


"Kalau Lo Mir ?" Najwa berbalik bertanya kepada Emir


"Alhamdulillah, member gue udah ada 100 orang" jawab Emir kepada Najwa, dengan tenang


"Ya, iyalah suhu" ucap Najwa kepada Emir sambil merayu Emir dengan tersenyum


"Hahaha" Emir dan Najwa tertawa bersama


Emir dan Najwa bekerja dengan tekun dan ulet, walaupun dalam suasana perkuliahan, sedang menunggu dosen, mereka tetap konsentrasi dalam mengembangkan bisnis, yang sedang mereka geluti.


"Mir, gimana nanti kalau Lo mengadakan acara pertemuan gitu, sama member baru, dan downline Lo yang lainnya, sekalian juga gue ingin dapat ilmu baru juga dari Lo, hehehe" ucap Najwa kepada Emir, dengan semangat


"Terus lo adakan acara tersebut Kapan ?" tanya Najwa kepada Emir


"Gimana kita mengadakan acara tersebut hari Minggu aja, secara gitu hari Minggu kan kita free dari pekerjaan, dan dari kuliah" jawab Emir kepada Najwa, dengan jelas


"Oke, setuju, nanti gue kasih tahu Alex" ucap Najwa kepada Emir


"Oke, sip, nanti gue juga kasih tahu Andre" ucap Emir kepada Najwa


tak berapa lama kemudian, setelah itu dosen menuju ke dalam ruang perkuliahan, kemudian setelah itu perkuliahan dimulai dengan saksama, setelah beberapa jam kemudian, perkuliahan selesai, saatnya seluruh mahasiswa, termasuk Emir, Najwa, Andre, dan Alex, mereka beristirahat dan makan ke kantin

__ADS_1


Sembari Alex memesan makanan, untuk Najwa, Andre, dan Emir, sambil menunggu makanan, Najwa, Emir, Andre, dan Alex, berbincang-bincang untuk acara pada hari Minggu, yang akan diadakan di gedung pabrik gula.


"Oh ya Ndre, gue mau kasih tahu, rencananya gue pada hari Minggu, mau adakan acara pertemuan member kecantikan, di gedung pabrik gula, sekalian gue mau ajak Lo" ucap Emir kepada Andre, dengan mengajak Andre, dalam mengadakan acara tersebut


"Iya, Lex, kebetulan gue juga mau ajak Lo, dalam acara yang diadakan Emir, pada hari Minggu, Lo bisa ikut kan ?" tanya Najwa kepada Alex


"Iya, Naj, Insya Allah gue bisa, nanti gue bakal jemput Lo" ucap Alex kepada Najwa


"Oke, sayang, nanti gue pasti jemput Lo Mir" ucap Andre kepada Emir, dengan merayu Emir


"Sekalian juga nanti, gue bawa Chika dan Pinkan, mereka juga mau belajar bisnis katanya" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa, dengan mengajak Chika dan Pinkan untuk belajar bisnis


"Wah, bagus kalau gitu, berarti kita tambah rame" ucap Najwa dengan senang hati, dengan kehadiran Chika dan Pinkan, dalam pertemuan tersebut


"Gue yakin Mir, tidak mudah buat Lo untuk mendapatkan member sebanyak ini, tetapi karena Lo giat, dan yakin, dengan usaha Lo, dan selalu berdoa, makanya Lo bisa sampai di titik ini" ucap Andre kepada Emir


"Iya, Andre, Lo Bener Ndre, Asal lo tahu ya ndre, Emir ini ia menyarankan gue mengkikuti bisnis ini, makanya gue bisa mendapatkan member secara perlahan-lahan" ucap Najwa kepada Andre, dengan tersenyum sambil memuji Emir


"Ah, biasa aja kali Naj, itu udah tugas gue, buat bantuin sahabat gue, hehehe" ucap Emir kepada Najwa, dengan tersenyum kepada Najwa


"Ngomong-ngomong, masalah Eli dan Qhira gimana ya ? Mereka ada di mana sekarang ?" tanya Alex kepada Emir, Najwa, dan Andre


"Gue juga nggak tahu Lex, tetapi untuk sementara ini, gue break dulu deh, sebentar mikirin mereka berdua, yang belum tertangkap, gue fokus dulu sama acara hari minggu" ucap Emir kepada Alex, dengan tenang


"Kalau menurut gue Mir, nanti Lo harus minta pengamanan dari beberapa security, tinggal Lo kasih aja foto mereka berdua, dan ditandai oleh beberapa security, supaya acara Lo aman, tanpa ada pengganggu, di sana juga ada CCTV juga bukan" ucap Andre, kepada Emir dengan jelas


"Iya, Ndre, Terima kasih ya sarannya, Insya Allah CCTV tersembunyi juga ada kok di dalam gedung tersebut, nanti pas kerja di pabrik, gue menghadap sama atasan, dan juga mengajak para security untuk kerjasama" ucap Emir kepada Andre, dengan jelas dan tenang

__ADS_1


"Ntar, jika acara Lo udah selesai, saatnya kita menghadap lagi sama polisi, untuk mencari Eli dan Qhira" ucap Alex kepada Emir, dengan tenang


"Iya, Lex, jujur sebenarnya gue juga khawatir, sama orang-orang yang gue sayang, yaitu adik-adik gue, kalian bertiga, gue takut terjadi sesuatu sama kalian, karena kejahatan mereka" ucap Emir kepada Alex, dengan rasa khawatir kepada adik-adiknya, dan para sahabatnya


__ADS_2