Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 109 Bertengkar Dan Membawa Pengacara


__ADS_3

Sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing, Najwa, Emir, Chika, Pinkan, Andre, dan Alex, berkumpul dulu di rumah Najwa, untuk minum teh bersama.


"Guys, sebelum pulang ke rumah masing-masing, ngumpul dulu yuk di rumah gue, minum teh dan nanti kita makan bersama, soalnya tadi gue dapat chat dari mama, buat ngajak kalian ke rumah" ucap Najwa kepada Emir, Chika, Pinkan, Andre, dan Alex


"Serius, Naj, tante masak ?" tanya Emir kepada Najwa


"Iya, Mir" jawab Najwa kepada Emir


"Kalau gitu, kebetulan nih, gue kangen sama masakan tante, gue juga lagi laper, hehehe" ucap Emir kepada Najwa, dengan perut yang lapar


"Iya, Kak, Kebetulan juga nih, kita lapar, hahaha" ucap Pinkan kepada Najwa, dengan bercanda


"Kalau gitu, ayo kita gas kan, guys" jawab Alex kepada Andre, Emir, Najwa, Chika, dan Pinkan, dengan bergegas menuju ke rumah Najwa


Setelah beberapa jam kemudian, Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, sudah tiba di rumah Najwa, sembari mereka sedang minum teh bersama, tiba-tiba Riris dan Farah datang ke rumah Najwa, mereka membawa seorang pengacara.


"Kebetulan Kalian sedang bersantai di luar" ucap Riris kepada Andre, Alex, Emir, Najwa, Chika, dan Pinkan dengan emosi


"Dasar !!! anak tidak tahu malu kalian semua !!! sudah membuat anak saya di penjara, tetapi kalian malah enak-enak di sini !!! kalian pikir saya akan tinggal diam saja, setelah apa yang kalian lakukan kepada anak saya !!! saya akan tuntut balik kalian !!! dengan membawa pengacara !!!" ucap Farah kepada Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, dengan emosi

__ADS_1


"Oh, ternyata kita kedatangan tamu, tamu yang tidak tahu etitut !!! yang tidak tahu sopan santun, bertamu ke rumah orang !!! yang tidak tahu malu dan sebagainya !!! pokoknya paket komplit deh !!!" jawab Najwa kepada Farah, dan Riris dengan tegas


"Cukup !!! jika anda terlalu banyak bicara kepada klien saya !!! saya tidak akan segan-segan untuk memperkarakan anda !!!" ucap pengacara kepada Najwa, dengan tegas


"Bapak pengacara yang terhormat !!! saya tahu Anda adalah ahli hukum !!! dan kuasa hukum, justru Anda yang sebaliknya akan saya perkarakan !!! karena anda tidak mendidik klien anda dengan baik !!! karena dia bertamu ke rumah saya tidak sopan di hadapan anda sendiri !!!" ucap Najwa kepada pengacara tersebut dengan tegas


Sembari Najwa, Riris, Farah, dan pengacara, tersebut sedang berdebat, Chika dan Pinkan tidak lupa untuk menyiapkan ponselnya, lalu merekam kejadian tersebut, untuk dijadikan sebuah bukti.


"Anda memang penguasa hukum, tetapi tidak semua orang bisa anda kuasai !!! saya tahu politik anda, jika seandainya sekarang saya perlihatkan bukti-bukti yang jelas tentang kejahatan yang dilakukan oleh klien Anda, beserta dengan anak-anaknya, Anda pasti akan memutar balikan fakta, supaya saya dan teman-teman saya bersalah !!! lalu Anda membuat Fani, Siska, Eli, Qhira, beserta orang tuanya tidak bersalah !!! tetapi apapun yang anda lakukan, ingatlah satu hal Pak, jika anda membela kejahatan yang benar-benar fakta terjadi !!! maka kejahatan tersebut akan berbalas kepada diri bapak sendiri !!! atau jangan-jangan baju bapak bisa lepas, diganti juga dengan baju tahanan !!!" ucap Alex kepada pengacara tersebut, sambil berdiri di depan Najwa, untuk membelah Najwa


"Hei, kamu berani menantang saya !!! dan pengacara saya !!!" teriak Farah kepada Alex, sambil menunjuk ke arah Alex


"Iya, sahabat saya berani menentang anda !!!lalu saya berani menunjuk ke arah anda !!!karena kita tidak salah, kita Membenamkan para penjahat ke dalam penjara itu, adalah hal yang sangat tepat !!! dan memang pantas untuk dipenjarakan !!! jangankan satu pengacara, maupun seribu pengacara yang anda datangkan untuk menantang kita !!! kita tidak takut !!! karena kita memang tidak bersalah, justru yang bersalah adalah anak-anak anda !!!" ucap Andre kepada Riris dan Farah, dengan tegas dengan membela Alex dan Najwa


"Dan Bapak juga tidak tahu berhadapan dengan siapa, kita pantang untuk diancam !!!" ucap Ch, ika kepada pengacara tersebut dengan tegas, sembari ia berdiri dan mengamankan ponselnya


"Seberapa tinggi karir yang bapak gapai !!!sehingga bapak bisa sombong seperti ini !!!ingat Pak, jika bapak menjadi pengacara, tidak pakai otak dan tidak pakai hati, hati-hati dimakan sama kasus sendiri !!!" ucap Pinkan kepada bapak pengacara tersebut, dengan tegas, sambil berdiri dan mengamankan ponselnya


"Dasar, anak ingusan !!! Awas kalian !!!" ucap Riris kepada Emir, Najwa, Chika, Pinkan, Andre, dan Alex, sambil menunjuk ke arah mereka semua

__ADS_1


"Hei, Anda harus hati-hati juga !!! nanti senjata makan tuan !!! Anda yang membuat kasus, nanti anda juga yang tertangkap sama pengacara anda, ingat saya dan Najwa adalah korban dari perbuatan anak-anak kalian !!! Najwa diracuni, dan saya didorong dari tangga !!!" jawab Emir kepada Riris, dan Farah, dengan tegas


"Diam kamu !!!" teriak Farah dengan Mengayunkan tangannya, untuk menampar Emir


"Hei, stop !!! saya tidak akan biarkan kamu untuk menyakiti kakak saya !!!" ucap Chika kepada Farah dengan tegas, dengan menangkis tangan Farah, untuk tidak menampar Emir


"Jika tidak ada yang mau dibicarakan lagi, silakan pergi dari rumah saya !!!" ucap Najwa kepada Riris, Farah, dan pengacaranya, dengan tegas


Tiba-tiba tanpa disengaja, Endah mendengar semua percakapan Riris, Farah, pengacara, Emir, Najwa, Alex, Andre, Chika, dan Pinkan.


"Berani-beraninya kamu mengusir saya !!! dan Klien saya !!!" teriak pengacara tersebut kepada


Tiba-tiba Endah datang Lalu melawan pengacara Riris dan Farah


"Hei, bapak pengacara yang terhormat, ini adalah rumah saya, dan Anda memang pantas dan layak untuk diusir !!! karena rumah saya ini tidak terima tamu perusuh seperti Anda !!! dan klien anda !!! apa anda ingin membuat kasus juga karena sudah saya usir di hadapan rumah saya sendiri !!! jika anda pengacara yang cerdas, berpikirlah dengan bijak dan pergi dari rumah saya !!!" teriak Endah kepada pengacara tersebut, dengan mengusir pengacara Riris dan Farah


"Lihat saja Endah, kamu pasti akan mendapat balasan yang setimpal dari saya !!! dan juga Farah, setelah apa yang udah dilakukan anak kamu kepada anak saya !!!" teriak Riris kepada Farah, dengan mengancam Endah


"Silakan, lakukan apa yang kamu mau !!! saya tidak pernah takut dengan kamu Riris !!! malah sebaliknya, setiap kejahatan yang kamu perbuat dengan anak kamu, justru malah berbalik kepada diri kamu sendiri !!! tapi memang dasar ya, memang betul Apa kata anak saya, memang dasar kamu tidak tahu malu dan gak punya otak !!! selalu merasa kaya, jadi kamu tidak tahu antara yang salah dan yang benar !!! saya kasihan sekali sama kamu Riris, mengaku pintar tapi bodoh !!!" ucap Endah kepada Riris dengan tegas

__ADS_1


"Kurang ajar kamu Endah !!!" teriak Riris kepada Endah, dengan emosi


"Justru Anda yang kurang ajar !!! dan jangan berteriak kepada Mama saya !!! pergi dari sini !!!" teriak Najwa kepada Riris, dengan membela Endah


__ADS_2