Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 138 Menyiapkan Perlengkapan Penelitian Lalu Bertengkar


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu, tibalah saatnya Andre, Emir, Alex, dan Najwa, untuk melaksanakan penelitian, tetapi sebelum mereka berempat pergi ke daerah tempat penelitian masing-masing, alangkah baiknya Emir dan teman-teman, menyiapkan perlengkapan dan bekal untuk kebutuhan menginap di tempat penelitian.


"Krrriiing" HP Emir berbunyi


"Assalamualaikum" ucap Emir memberikan salam kepada Andre, setelah mengangkat telepon dari Andre


"Waalaikumsalam, Mir, Lo lagi di mana ?" jawab Andre membalas salam dari Emir, sembari ia menanya posisi Emir lagi di mana


"Gue lagi di rumah, Ndre" jawab Emir kepada Andre, sembari ia sedang duduk di meja makan sambil minum teh hangat


"Lo udah siap apa belum ?" tanya Andre kepada Emir


"Gue udah siap, Ndre, nih lagi nungguin Lo jemput gue" jawab Emir kepada Andre dengan santai


"Oke, kalau gitu, gue jemput Lo ke sana ya, kebetulan Alex udah tiba di rumah gue nih, langsung aja selanjutnya kita berdua jemput Lo sama Najwa" ucap Andre kepada Emir, sembari ia bergegas untuk menjemput ember dan Najwa


"Oke, sip, gue tunggu Lo di rumah* jawab Emir kepada Andre dengan santai


"Gue tutup dulu ya telepon nya, Assalamualaikum" ucap Andre kepada Emir memberikan salam, setelah menutup teleponnya


"Waalaikumsalam" jawab Emir membalas salam dari Andre


Setelah 1 jam kemudian, Andre sampai di rumah Emir, kebetulan Emir sudah berdiri di depan rumahnya, lalu kemudian Emir disuruh oleh Andre untuk memasuki mobilnya.


"Ayo, Mir, buruan" ucap Andre kepada Emir, untuk menyuruh Emir masuk ke dalam mobilnya, sembari iya tidak turun dari mobil

__ADS_1


Tak Berapa lama kemudian Emir, Andre, dan Alex, tiba di rumah Najwa, kebetulan Najwa sudah berdiri di depan rumahnya, lalu Andre langsung menyuruh Najwa untuk memasuki mobilnya.


"Ayo, Naj, buruan" ucap Andre kepada Najwa, untuk menyuruh Najwa masuk ke dalam mobilnya, sembari ia tidak turun dari mobil


Setelah 1 jam kemudian Emir, Najwa, Andre, dan Alex, sudah tiba di mall, lalu mereka berkeliling di mall untuk membeli perlengkapan dan kebutuhan, untuk meneliti di tempat penelitian mereka masing-masing.


"Kayaknya yang ini bagus deh" ucap Najwa kepada Emir, sembari ia sedang memperlihatkan alat tulis yang unik kepada Emir


"Iya, warnanya lucu banget" jawab Emir kepada Najwa, dengan tersenyum manis


Tiba-tiba Andre dan Alex menghampiri Emir dan Najwa.


"Gimana, kalian berdua udah siap apa belum beli perlengkapan untuk penelitian ?" tanya Andre kepada Emir dan Najwa dengan serius


"Sudah, Ndre" jawab Emir kepada Andre dengan santai


"Jangan lupa buat beli snack, lalu beli makanan yang lainnya" jawab Najwa kepada Andre, Alex, dan Emir, dengan serius


"Terus jangan lupa juga beli untuk Rebus air panas yang dicolokin ke listrik itu, terus jangan lupa juga bawa gula, teh, sama kopi, secara gitu, tempat penelitian kita jauh, mana tahu nanti kita kelaparan, tapi yang jual makanan jauh, hehehe" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa, dengan serius


"Iya, Lo bener besti, itu sangat penting" jawab Najwa kepada Emir, dengan menyetujui pendapat Emir


"Untung aja ya Lex, kita bawa Emir dan Najwa kalau nggak bawa mereka berdua, pasti udah banyak yang ketinggalan, buat kebutuhan kita di sana" ucap Andre kepada Alex, dengan tersenyum manis


"Iya, Ndre" jawab Alex kepada Andre dengan santai

__ADS_1


"Kita makan dulu yuk, gue laper banget nih" ucap Andre kepada Emir, Najwa, dan Alex, dengan mengelus perutnya yang keroncongan


"Oke, yuk, guys" jawab Alex kepada Andre, Emir, dan Najwa, sembari mereka berbalik arah untuk makan bersama


Sembari Emir, Andre, dan Alex, sedang berbincang-bincang,tak lama kemudian, Riris dan Farah menghampiri Emir, Najwa, Andre, dan Alex, kebetulan Riris dan Farah melihat Emir dan teman-temannya, berkumpul di resto yang ada didalam mall.


"Hai, ternyata kalian di sini rupanya !!!" ucap Riris kepada Emir, Najwa, Andre, dan Alex, dengan ketus dan mata yang melotot


"Aduh, kayaknya nafsu makan gue nggak ada lagi nih Ndre, kemarin ketemu sama anak-anak mereka, dan sekarang ketemu sama ibu mereka, Apes banget sih selera makan gue, dihantui nenek lampir melulu" jawab Alex kepada Andre, dengan menyinggung Riris dan Farah, dengan suara keras


"Diam kamu !!! dasar anak kurang ajar, nggak sopan sama orang tua !!!" teriak Farah kepada Alex, sambil menunjuk ke arah Alex


"Sudahlah, tante !!! mau apa sih, to the point aja !!!" ucap Najwa kepada Riris dan Farah dengan tegas


"Heh, diam kamu !!! gara-gara kamu dan teman-teman kamu, anak saya di keluarkan dari kampus !!! sekarang kamu dan teman-teman kamu lagi enak-enakan di sini !!! dasar nggak tahu malu !!!" teriak Riris kepada Najwa dengan keras


"Anak tante keluar dari kampus itu karena tindakan kriminal mereka sendiri !!! yang membuat dirinya dikeluarkan dari kampus itu, bukan gara-gara Najwa, bukan gara-gara saya !!! dan bukan juga gara-gara Andre dan Alex !!! mengerti !!!" ucap Emir kepada Riri dengan tegas


"Diam kamu !!! dan jangan seenaknya menyalahkan anak saya !!! Eh, emang kamu siapa berani-beraninya menyalahkan anak saya, jadi pebisnis kecil aja udah sombong kamu !!!" teriak Riris kepada Emir dengan emosi


"Saya bukan siapa-siapa kok tante, dan saya juga nggak perlu membuktikan kepada semua orang, kalau saya ini siapa dan bagaimana !!!" tetapi saya bertindak kepada orang yang tepat, seperti kepada tante dan anak-anak tante !!!" ucap Emir kepada Riris dan Farah dengan tegas


"Iya, nggak perlu lah, kamu menunjukkan siapa diri kamu !!! karena kamu nggak selevel dengan kita, sekali rendahan ya akan tetap menjadi rendah, tidak akan pernah menaiki level dari kita !!!" ucap Farah kepada Emir dengan merendahkan Emir


"Tante nggak malu apa, cari perlawanan terus dengan anak-anak kayak kita, barusan tante bilang, kalau Emir bukan levelnya tante, tapi kok tante malah hobi banget ya nyerang yang di bawah level tante, nggak malu apa, dari cara tante bicara dan dari cara tante bersikap, itu udah menunjukkan kalau yang rendahan itu sebenarnya adalah tante, ingat loh tante, jangan kemakan sama omongan sendiri !!!" ucap Andre kepada Riris dan Farah dengan tegas

__ADS_1


"Diam kamu !!! dan nggak usah ikut-ikutan, nggak usah mengajari saya, kedua orang tua kamu punya bisnis abal-abalan aja bangga !!! bisnis suami saya jauh lebih maju dari pada bisnis kedua orang tua kamu !!!" teriak Riris kepada Andre, dengan menghina bisnis kedua orang tua Andre


"Tante ggaca dulu dong kalau ngomong !!!tante ngerasa kalau bisnis suami tante sukses, tapi omongannya nggak didengar sama pengusaha dan pebisnis lainnya, nah siapa yang abal-abalan, suami tante dan tante dong !!!" teriak Andre kepada Riris dengan tegas


__ADS_2